Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Kesedihan Dika...


__ADS_3

Sudah dua hari sejak Kiara di operasi, Kiara belum juga sadarkan diri, keadaan Kiara yang seperti itu justru membuat Dika takut karna menurut dokter jika dalam waktu dua kali dua puluh empat jam jika Kiara belum sadarkan diri kemungkinan Kiara akan mengalami amnesia, tapi dokter juga tak bisa memastikan jika amnesia itu akan lama atau cuma sebentar.


Kesedihan Dika semakin dalam saat mendapat telpon dari ketiga anaknya menanyakan kondisi ibunya karna mengaku sangat merindukan ibunya, bahkan si cantik sempat tidak mau makan tadi karna merindukan masakan ibunya, dengan terpaksa Dika meninggalkan Kiara di rumah sakit dan di titipkan sama Kevin yang saat itu tengah berada di sampingnya karna dia akan pulang untuk membujuk anak perempuannya yang sedang merajuk kangen bundanya.


Saat sampai di rumah Dika bertanya pada asisten rumah tangganya menanyakan keberadaan anak-anaknya dan bibik pun bilang jika ketiga anaknya berada di kamarnya, dengan segera Dika berjalan ke kamarnya, tapi saat baru sampai pintu dan memegang gagang pintu, dia mendengar ketiga anaknya menangis dan berbicara yang Dika yakin kalo anak-anaknya tengah berdoa.


Sakit banget hati Dika saat mendengar isi hati anaknya yang meminta agar ibunya segera sadar dan sehat, mereka berjanji tidak akan meminta macam-macam lagi sama Kiara, dan juga tidak akan lagi menolak jika di suruh makan karna saat ini mereka lagi sangat merindukan suara dan juga masakan Kiara.


Dengan sekuat tenaga Dika menahan rasa sedihnya demi melihat tegar dan kuat di depan anak-anaknya, dengan perlahan Dika membuka pintu kamarnya dan Dika langsung di serbu oleh ketiga anaknya yang tengah menangis.


"Ayah...." ucap ketiganya saat melihat pintu yang terbuka dan muncullah Dika di sana dan langsung berlari sambil menangis.


"Kok semuanya pada nangis, ada apa hem..?" tanya Dika pura-pura tidak mendengar doa anak-anaknya tadi.


"Tadi kami habis berdoa ayah, kami mendoakan bunda agar cepat sadar dan bisa sehat lagi, kami janji akan menuruti semua ucapan bunda." ucap Abang Elo.

__ADS_1


"Bagus! kalian harus sering-sering solat dan berdoa, agar bunda segera sadar. Tapi ngomong-ngomong anak- anak ayah sudah pada makan belum?" tanya Dika sambil mengusap air mata di ketiga wajah buah hatinya itu.


"Belum ayah." jawab si cantik sambil menundukkan kepalanya takut di marahi ayahnya.


"Kenapa belum makan hem?" tanya Dika lembut.


"Kangen masakan bunda." ucap kakak Elio.


"Gimana kalo ayah saja yang masak mau gak? ayah juga belum makan?" tanya Dika, Dika sengaja bicara begitu agar anak-anaknya mau makan, karna Dika tidak mau jika anak-anaknya sakit juga.


"Emang ayah bisa masak?" tanya Abang Elo.


"Mau yah, tapi aku mau makan ayam kecap yah." ucap kakak Elio.


"Aku juga yah.!" ucap si cantik dan juga Abang Elo berbarengan.

__ADS_1


"Ya sudah, kalo gitu sekarang kita ke dapur yuk, buat masak ayam kecap, tapi juga harus makan sayur ya, nanti ayah bikinin sayur sop ya, dan harus di malan!" ucap Dika dan di jawab serempak oleh anak-anaknya.


"Iya ayah.." ucap ketiganya..


Dan mereka ber empat pun berjalan ke dapur untuk masak bersama.


.


.


Bersambung...


Hay.... kakak-kakak..., mohon maaf ya jika author lambat up nya, dan juga buat kalian kecewa.


Apa mungkin karya author ini sudah tidak menarik ya? makanya tidak ada yang like? komen pun juga sedikit?

__ADS_1


Like dan komen dong... biar author semangat untuk nulisnya,


salam sayang dari author...


__ADS_2