
Jujur Nina sangat bahagia di lamar sama Kevin, tak bisa di pungkiri jika saat ini ia sangat bahagia atas kejujuran Kevin padanya tentang perasaan Kevin yang ternyata juga mencintainya, Nina yang awalnya menginginkan sebuah seratus pacaran, tapi tak di sangka jika Kevin ternyata langsung melamarnya, sungguh bahagia yang tak terkira yang Nina rasakan saat ini, dengan memejamkan mata Nina akhirnya menjawab lamaran Kevin dengan menganggukkan kepalanya.
Kevin yang melihat Nina menganggukkan kepalanya menjadi senang tapi jawaban itu tentunya belum puas untuk Kevin sebelum dia mendengar langsung dari suara Nina.
"Bisa di ulang lagi jawabannya Nin? kakak pingin dengan dari suara kamu." pinta Kevin.
"Iya kak, aku mau." jawab Nina yang masih menundukkan kepalanya karna malu.
Mendengar jawaban Nina, hati Kevin sungguh sangat gembira, dengan segera Kevin memasangkan cincin yang ia bawa di jari manis Nina, dan tanpa ba bi Bu, Kevin langsung menarik tangan Nina yang tadi ia pegang itu sehingga membuat Nina menubruk dadanya dan segera Kevin memeluk Nina erat, saking bahagianya karna sudah mengikat Nina dan selangkah lagi ia bisa menikah dengan orang yang ia cintai itu.
.
Setelah cukup lama berpelukan, akhirnya pelukan itu terlepas karna dering telpon dari handphone Nina yang berada di kamarnya membuat keduanya harus melepaskan pelukan itu.
__ADS_1
"Kaka, aku angkat telpon dulu ya." pamit Nina pada Kevin.
Meski tak rela pelukannya terlepas, Kevin pun mengijinkan Nina mengangkat telpon itu dengan menganggukkan kepalanya.
Dengan berlari lari kecil Nina menuju kamarnya yang kebetulan letaknya tak jauh dari tempat dia dan Kevin duduk tadi, dengan cepat Nina menjawab telpon itu yang ternyata dari Diki.
.
tak berapa lama Nina pun keluar dari kamarnya dengan sudah berpakaian rapih, dan Kevin pun di buat kaget karna Nina berjalan cepat ke arahnya dan langsung menarik tangannya tanpa bicara dan itu sukses buat Kevin tersentak.
"Nin kenapa kamu tarik tarik kakak seperti ini? dan ini kita mau kemana?" tanya Kevin bingung.
"Kak, kita harus segera kerumah sakit, karna Bu Kiara sudah melahirkan, dan dari tadi semua orang sudah menghubungi kakak, tapi kakak tidak menjawab telpon dari mereka." ucap Nina memberi tahu tanpa menghentikan langkahnya.
__ADS_1
Kevin yang mendengar adiknya sudah melahirkan, dengan cepat dia menyeimbangkan jalannya dengan Nina dan segera merogoh sakunya untuk mengambil kunci mobil.
.
setelah beberapa saat akhirnya Kevin dan Nina sudah berada di loby rumah sakit, mereka dengan berjalan cepat menuju kamar Kiara yang sudah di beri tahu Diki tadi, dan saat keduanya berada tak jauh dari ruangan Kiara, mereka melihat ada seseorang yang tengah memperhatikan Kiara dan keluarganya dari kaca yang terdapat di pintu ruangan tersebut.
Kevin yang curiga dengan gerak gerik orang itu langsung mengajak Nina bersembunyi di tempat yang lumayan dekat dengan orang itu agar bisa melihat dan mendengar apa yang orang itu tengah lakukan, dan tanpa di sangka Kevin mendengar rencana orang itu dan sungguh membuat otak Kevin mendidih seketika.
.
.
Bersambung.....
__ADS_1