
Mama Nadin berjalan menuju di mana ke empat buah hati Kiara dan Dika itu berada, namun pas sudah mendekati tempat cucunya mama Nadin terharu saat melihat Abang Elo yang tengah duduk sambil tidur di gazebo sambil memeluk Gio yang juga tengah tertidur pulas di pangkuan abangnya. Sedangkan Elio dan si cantik juga berada di sisi Elo juga dalam ke adaan tidur pulas, mama Nadin membatalkan niatnya untuk memanggil cucu cucunya itu, dan langsung mengabadikan moments tersebut karna sangat lucu melihat semua cucunya saling memeluk untuk menenangkan si bungsu sampai akhirnya tertidur seperti itu.
Setelah selesai mengabadikan moments tersebut, mama Nadin meminta salah satu pembantunya untuk mengawasi cucu cucunya yang tengah tertidur itu, dan langsung menuju ruang keluarga untuk memberi tahu Kiara dan juga yang lainnya.
Saat baru sampai di ruang keluarga Kiara langsung menanyakan semua anak anaknya pada mama Nadin, dan dengan senyuman mama Nadin menghampiri Kiara dan langsung duduk di sampingnya sebelum menjawab pertanyaan Kiara.
"Mah, anak anak Kiara mana mah?" tanya Kiara lagi dengan suara serak karna masih menangis.
"Anak anak lagi di belakang sayang, semuanya lagi tidur, mama gak tega bangunin mereka." ucap mama Nadin dan langsung mengeluarkan handphone nya untuk memperlihatkan foto cucunya yang tengah tertidur dengan pulas dan saling memeluk.
"Mama gak tega bangunin mereka, makanya mama meminta sama mba Ani untuk menjaga mereka." ucap mama Nadin lagi.
Kiara yang melihat foto ke empat buah hatinya yang tengah tidur dengan saling memeluk itu, membuat hatinya sedikit tenang dan di pun membiarkan ke empat anaknya berada di taman dulu, agar tak mendengan pembicaraan orang dewasa.
__ADS_1
Dika yang juga melihat itu segera menarik kepala Kiara ke dalam pelukannya, dan memberikan Kiara rasa nyaman agar Kiara bisa nyaman berada di dekatnya dan tak lagi ketakutan akan kejadian beberapa waktu lalu.
.
Beberapa waktu berlalu, papa Juna, Rey, Diki, dan Kevin keluar dari ruang kerjanya dan berjalan ke ruang tamu untuk menemui Kiara dan juga yang lain.
"Nak, gimana keadaan kamu sekarang?" tanya papa Juna sambil membelai kepala Kiara sayang, karna Kiara sudah dianggap anak sendiri oleh papa Juna dan juga mama Nadin.
"Sudah lebih baik pah, Kiara juga sudah lebih tenang tapi kalo rame rame kaya gini." ucap Kiara.
"Gak pah, Kiara mau ikut, Kiara mau lihat kakak dan juga adik Kiara nikah pah, Kiara sudah tidak apa apa kok." jawab Kiara tapi tangannya menggenggam erat jemari Dika.
Dika yang melihat dan juga merasa pegangan tangan Kiara sangat erat pun sadar kalo Kiara mau dia selalu di sampingnya.
__ADS_1
"Ya sudah kalo begitu kita berangkat sekarang ya, dan mama tolong panggilkan cucu cucu kita ya, dan minta mba Ani ikut dan juga membawa perlengkapan Gio agar disana bisa menjaga Gio." ucap papa Juna
"Iya pah." jawab mama Nadin dan langsung berjalan ke arah taman untuk memanggil semua cucu cucunya dan juga meminta mba Ani menyiapkan keperluan Gio yang tadi belum selesai di siapkan Kiara karna kejadian itu.
.
.
.
Bersambung....
.
__ADS_1
Maaf yang buat semua pembaca setia novel ini, maaf banget kalo bulan kemarin author jarang up karna author lagi sibuk banget, bahkan untuk megang hp aja author gak sempat.
Author ucapkan banyak terima kasih, dan selamat membaca...