Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Ketemu Lagi...


__ADS_3

Setelah lama termenung, Kiara bangkit dari duduknya dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri,,,


di saat Kiara keluar dari kamar mandi yang sudah berpakaian lengkap, di saat itu juga pintu kamar terbuka, dan nampaklah Dika yang baru pulang dari kerja,


Dika melewati kiara berjalan masuk kekamar mandi begitu saja,


Kiara langsung mengambilkan pakaian santai untuk suaminya kenakan malam ini, baju kaos warna putih, juga celana jens hitam selutut, beserta dalamnya, setelah itu Kiara langsung keluar untuk menghidangkan masakannya di meja makan, meskipun di rumah itu sudah ada banyak pelayan, tapi Kiara tidak tinggal diem, dia langsung menuangkan air minum dalam gelas, di semua kursi yang ada piringnya yang menandakan akan ada orang yang duduk di sana.


semua sudah duduk di meja makan, Kiara pun memulai untuk mengambilkan makanan untuk mertuanya tapi di cegah sama mama Nadin di suruh untuk melayani Dika saja.


"Nak kamu ambilkan makan Dika saja ya,, untuk papa biar mama yang ambilkan,,," Kata mama Nadin lembut..


Kiara pun menurut apa yang di bilang mertuanya dan langsung mengambilkan makanan untuk Dika,


Disaat tengah makan, Dika merasa ada yang beda dari makanan biasanya, dia merasa makanan ini enak banget, Dika dengan lahap menghabiskan makanan yang di ambilkan Kiara sampai habis tak tersisa,,

__ADS_1


Orang tua Dika yang melihat anaknya makan sampe habis tak tersisa pun hanya bisa tersenyum, karena biasanya Dika tak pernah menghabiskan makanannya, paling juga setengah yang habis, dan itu pun juga porsi yang sedikit, tidak seperti porsi yang di berikan Kiara tadi, penuh.


...----------------...


Ke esokkan harinya Kiara sudah berada di butik milik mertuanya itu, tapi tidak dengan mertuanya, karna mertuanya lagi ketemu klayen Kiara sibuk dengan pekerjaannya sampe saat Kiara melihat kedatang mantan mertuanya yaitu ibunya Dito,,


Mereka kesana untuk memamerkan mantu kesayangannya pada Kiara, karna dia tau Kiara bekerja disana, dengan tidak berperasaan nya dia bilang pada salah satu temen Kiara yang kebetulan tidak jauh dari tempat kiara, mengatakan kalau perempuan yang dia bawa itu adalah menantu kesayangan nya.


"Eh kamu... "Panggil ibunya Dito pada temen kiara


"Mba Nadin nya kemana?" Tanya ibu Dito


"Lagi ketemu klayen nyonya" Jawab temen Kiara yang bernama Risa.


"Tolong kamu lihat baik-baik perempuan yang ada di sebelah saya ini! Perempuan ini adalah menantu kesayangan saya, istri dari anak saya yang bernama Dito.

__ADS_1


Jadi jika besok-besok dia kesini kamu layani dengan baik, mengerti!" Kata ibu Dito memberitahu pada Risa yang sangat jelas didengar Kiara,


setelah mengucapkan itu, ibu Dito langsung pergi dari butik itu,


Kiara hanya bisa tersenyum kecut saat mendengar ibunya Dito memperkenalkan menantu barunya itu, Kiara menangis dalam hati walau bibirnya tersenyum, luka yang di berikan ibunya Dito, juga penghianatan yang di lakukan Dito padanya sangat dalam, sampai dia muak untuk melihat wajah orang-orang itu.


Sore harinya disaat Kiara sampai rumah dia langsung pergi kekamar, dia tidak turun lagi untuk masak makan malam, dia hanya duduk dan menangis,, menangis untuk orang yang sudah menghianatinya, menyakitinya, sampai dia bener bener merasa jatuh, sejatuh jatuhnya,


Sampai waktu makan malam pun tiba Kiara masih belum turun, itu yang membuat mama Nadin khawatir, pasalnya dia sudah tau kalo ibunya Dito tadi datang ke butik dan juga kata-kata yang di dengar Kiara tadi siang,


Mama Nadin langsung kekamar Kiara untuk melihat menantunya itu, tapi disaat dia baru membuka pintu dia melihat Kiara tidur disofa, jadi dia urungkan niatnya untuk masuk kedalam kamar itu,


Mama Nadin kembali lagi ke meja makan, disana sudah ada Dika yang baru pulang dari kantor langsung duduk di meja makan, karna dia sudah kelaparan,


disaat memulai makan Dika merasa masakan ini rasanya berbeda dari masakan yang ia makan kemarin, padahal disana juga ada masakan yang sama, dengan kemarin yaitu ayam kecap tapi rasa masakan kemarin sama yang sekarang sangat berbeda, Dika hanya memakan sedikit masakan itu, dan pergi ke kamar karena selera makannya sudah hilang.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2