Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Kehamilan Kiara...


__ADS_3

"Kabar bahagia apa dok..?" Tanya asisten Rey...


"Ibu Kiara hamil, kini usia kandungannya sudah sembilan Minggu.." Jawab Dokter lagi sambil tersenyum ramah..


"Apa Dokter,,? nona Kiara hamil...?" Tanya asisten Rey tak percaya


"Betul pak,, tadi ibu Kiara pingsan akibat mual dan muntahnya yang mengakibatkan ibu Kiara lemas dan kehabisan tenaga,.." Jawab Dokter menjelaskan awal mula kejadian sebelum Kiara pingsan..


Asisten Rey yang mendengar penjelasan Dokter jadi kaget, bagai mana mungkin Kiara bisa hamil, sedangkan Kiara dan tuan Dika nya itu tidak pernah bertegur sapa, atau jangan - jangan..?


Asisten Rey tidak mau berfikiran negatif kepada Kiara karna dia tau sendiri bagai mana Kiara selama ini, sebab dia sendiri yang menyuruh mata-mata untuk mengawasi gerak gerik Kiara setelah kepergian Dika ke Paris bersama Natali,


Meski Dika tak pernah menyuruh untuk mengawasi Kiara, karna Dika sama sekali tidak peduli sama Kiara, asisten Rey melakukan itu semua atas ke inginan ya sendiri, karna dia yakin suatu saat itu akan berguna jika sewaktu - waktu tuan nya itu menanyakan ke adaan Kiara,,

__ADS_1


"Baik Dokter terima kasih penjelasannya" Kata asisten Rey kepada Dokter,


"Baik pak kami permisi dulu, dan untuk ibu Kiara, sebaiknya ibu istirahat saja dulu sampai cairan infusnya habis, nanti saya periksa lagi setelah infusnya habis.." Kata dokter keluar dari ruangan UGD..


Setelah kepergian dokter dan suster dari ruangan Kiara, asisten Rey pun mulai bertanya pada Kiara.


...---------------...


"Nona boleh saya bertanya pada nona?" Tanya asisten Rey pada Kiara


"Maaf nona jika pertanyaan saya ini membuat Anda tersinggung..


Apakan nona dan tuan pernah melakukan hubungan suami istri pada tuan Dika?karna setau saya tuan tidak pernah menganggap nona ada, makanya tuan tidak pernah berkomunikasi dengan nona.. Maaf jika pertanyaan saya menyinggung anda nona,," Tanya asisten Rey hati - hati

__ADS_1


"Saya dan mas Dika pernah melakukannya sama mas Dika saat mas Dika mabuk sepulang mas Dika dari luar kota, tiga bulan yang lalu, dan bukannya asisten Rey yang waktu itu mengantarkannya ke kamar kami?" Kata Kiara,


"Iya saya ingat waktu itu tuan lagi mabuk berat.." Jawab asisten Rey.


"Malam itu mas dik melampiaskan semua perasaan yang dia rasakan selama ini, tentang kekecewaanya terhadap pernikahan kami, tentang penghianatan pacarnya dengan berselingkuh di belakangnya, semua itu mas Dika lampiasin terhadap saya, karna terbawa alkohol jadi mas Dika mungkin tidak sadar telah melakukan itu pada saya,." Jawab Kiara menjelaskan,


Meskipun malu karna sudah membeberkan urusan ranjangnya pada asisten Rey tapi dia harus menjelaskan karna Kiara tidak ingin anak yang dia kandung di anggap bukan darah daging mas Dika.


Asisten Rey yang mendengarkan penjelasan Kiara jadi diam saja, karna dia tau Kiara tidak pernah mengkhianati tuannya itu


"Saya menangis bukan karna saya tidak menginginkan anak yang sedang saya kandung ini, tapi saya menangis karna bapak dari anak yang saya kandung tidak menginginkannya, jangankan anak dari rahim saya, orang saya saja tidak pernah di anggap,," Kata Kiara sedih....


"Tapi saya juga bahagia karna saya sudah lama menginginkan anak, selama ini saya selalu merasa kesepian, sekarang saya merasa senang karna hidup saya akan lebih berwarna dengan adanya si kecil yang masih dalam rahim saya, karna tidak semua wanita bisa merasakan hamil dengan mudah seperti yang saya rasakan saat ini,," kata Kiara tersenyum sambil mengelus perutnya yang masih rata..

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2