Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Kesialan Rey...


__ADS_3

Keesokan paginya, semua berkumpul di ruang makan, kini ruang makan sudah kembali lagi seperti dulu, mama Nadin, ibu Wati dan Kiara tengah sibuk membuat sarapan dan di bantu oleh pelayan rumah dan tentu saja kegiatan pagi ini membuat para pelayan senang karna sudah beberapa hari dapur tidak digunakan masak besar seperti dulu, dan para pelayan pun sangat senang dengan hal itu.


Setelah selesai membuat sarapan, Kiara pun bergegas masuk dalam kamarnya untuk membangunkan sang suami yang masih bergelut dengan selimut.


"Mas, bangun yuk, udah mau siang Lo katanya mau meeting." ucap Kiara sambil menggoyang goyangkan tubuh Dika.


"Lima menit sayang." ucap Dika.


"Bangun sayang,.." ucap Kiara dan langsung mencium bibir Dika sekilas dan seketika mata Dika terbuka lebar karna dapat vitamin dari Kiara.


"Lagi..." rengek Dika.


"Bangun sayang, langsung mandi ya, aku mau lihat anak anak dulu." ucap Kiara dan setelah itu langsung mencium bibir Dika lagi, karna kalo Kiara menolak bakal lama lagi urusannya jika tak di turuti.


"Oke sayang," ucap Dika senang karna keinginannya sudah di penuhi Kiara.


Setelah Dika masuk kamar mandi, Kiara pun bergegas menuju lemari untuk mengambilkan pakaian kantor Dika dan letakkan di atas tempat tidur, dan setelah itu Kiara berjalan keluar kamar menuju kamar anak anaknya dan membantu si cantik mengikat rambut seperti biasa.

__ADS_1


Kenapa anak anaknya itu tidak pisah kamar, jawabannya karna si cantik takut tidur sendiri, jadinya Dika dan Kiara membiarkan mereka tidur bersama sampai si cantik siap tidur sendiri.


"Sudah selesai sayang.." ucap Kiara saat masuk kedalam kamar buah hatinya, dan langsung menuju ketempat tidur si bontot yang masih tertidur lelap sambil memeluk boneka panda nya itu.


"Sudah Bun." jawab ketiganya berbarengan.


Kiara pun berbalik kearah si cantik setelah memberi kecupan pada pipi tembem Gio menuju si cantik yang tengah menunggu dirinya untuk mengepang rambutnya seperti biasanya.


Setelah selesai Kiara langsung mengajak ketiganya turun untuk sarapan karna waktu sudah menunjukan pukul setengah tujuh pagi,


.


"Sayang mas berangkat ya, kalo mau pergi pergi bilang ya, biar nanti di kawal, dan mungkin nanti mas akan lembur soalnya kerjaan kak Kevin mas yang handel dulu." ucap Dika berpamitan pada Kiara.


"Iya mas, hari ini aku gak ada niat keluar kok, dan nanti kalo keluar aku kasih tau, mas hati hati ya, jaga diri, mata dan hati." ucap Kiara dengan tatapan penuh cinta.


"Iya sayang, mas cuma milik kamu, semuanya punya kamu. udah ya mas berangkat nanti anak anak telat." pamit Dika dan langsung mencium kening dan bibir Kiara sekilas, dan Kiara pun mencium tangan Dika setelah itu baru anak anaknya dapat giliran berpamitan pada Kiara seperti biasanya.

__ADS_1


"Jangan nakal nakal ya di sekolah, jagain princess mengerti." ucap Kiara pada ketiga buah hatinya.


"Iya Bun.. dah... bunda.." ucap ketiganya berbarengan setelah itu mencium Kiara giliran.


.


Di tempat lain Rey sedang kesal karna tiba tiba saja mobilnya mogok tengah jalan, padahal sebentar lagi akan ada meeting penting, Rey pun keluar dari mobilnya setelah dia menelpon bengkel langganannya untuk membetulkan mobilnya, baru saja menutup pintu mobil, Rey di kaget kan dengan seorang gadis cantik yang langsung memeluknya sambil memohon untuk membawanya pergi.


.


"Tolong saya mas...." ucap gadis itu dengan nada bergetar.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2