Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Menghindar Demi Kebaikan...


__ADS_3

Setelah selesai menghubungi yang lain, kini ketiga laki-laki dewasa itu tengah berjalan menuju kamar masing masing untuk mengganti pakaian dan segera pergi dari rumah karna ketiga laki laki dewasa itu sangat yakin jika yang lain pasti sudah kelaparan saat ini.


"Mas, ada apa? kenapa tiba tiba ngelarang aku gak boleh keluar kamar untuk makan malam, kasih anak anak mas, mereka pasti sudah kelaparan?" tanya Kiara pada Dika yang baru saja masuk kamar dan langsung di cecar pertanyaan sama Kiara, sebab ketiga anaknya sudah merengek minta makan sedari tadi.


"Kita makan malam di luar sayang, sekalian ada yang mau di bahas dan ini penting, sayang." ucap Dika lembut sambil memegang wajah Kiara yang tampak kesal dengannya.

__ADS_1


"Kenapa mendadak mas?" tanya Kiara curiga, dan Kiara yakin pasti ada sesuatu yang penting.


"Nanti juga kamu tau sayang, sekarang lebih baik, siap siap gih, mas ganti baju dulu, habis itu mas akan ke kamar si kembar dan mas yang akan urus mereka , kamu cukup urus Gio aja ya,." ucap Dika lembut dan mengecup kepala Kiara sebelum meninggalkan Kiara untuk ganti baju.


Kiara yang mendengar jawaban Dika yang terkesan membenarkan filing nya jika memang ada sesuatu yang tak beres, dengan segera Kiara menyusul suaminya ke ruang ganti dan Menganti bajunya secepat mungkin dan berdandan sedikit, karna bagai mana pun Kiara tak ingin suaminya Mali menggandengnya jika dia berpenampilan seperti rumah yang jarang dandan karna kesibukannya sebagai ibu dari ke empat anak membuat Kiara tidak memilik waktu yang banyak untuk berdandan di rumah, tapi sebisa mungkin Kiara berdandan yang simpel saat suaminya mengajaknya dia pergi keluar seperti sekarang ini, karna Kiara tak punya cukup waktu untuk berdandan, sebab disaat dia lagi dandan, pasti saja salah satu dari anak anaknya merengek minta di temani Kiara, apalagi kini ada si kecil Gio yang selalu ingin menempel pada Kiara.

__ADS_1


Setelah mama Nadin memberitahu kepala pelayang, dengan segera rombongan keluarga itu pergi dengan dua mobil, di mobil Dika hanya cukup untuk keluarga kecilnya saja, dan di mobil papa Juna ada Rey yang mengemudi dan kedua ibu ibu kece itu berada di belakang dan tentunya mama nadi. masih penasaran kenapa mendadak begini papa Juna mengajak mereka makan malam, dan papa Juna hanya menjawab sama seperti yang Dika katakan pada Kiara.


.


Di rumah, salah satu pelayan tengah menahan amarahnya juga kebingungan dan ketakutan akan rencananya yang akan terbongkar karna semua makanan itu sudah ia taburi dengan bubuk yang ia sendiri tidak tau itu bubuk apa, karna dia hanya menjalankan perintah dari seseorang yang menyuruh untuk menaburkan ke semua makanan yang akan di makan majikannya itu, dengan tangan bergeta dia membereskan makanan yang sudah tersaji di meja makan, karna tadi dia tidak sengaja mendengar pembicaraan mama Nadin yang menyuruh kepada kepala pelayan sebelum dia berangkat untuk memakan makanan tersebut agar tidak mubasir karna mama Nadin yang tidak tau apa yang terjadi saat ini, makanya mama Nadin menyuruh menghabiskan makanan tersebut karna sudah biasa jika keluarganya akan makan malam di luar mama Nadin atau yang lainya lupa ngasih tau padati akan menyuruh menghabiskan dengan semua para pekerja di rumah ini agar tidak mubasir.

__ADS_1


.


Bersambung.....


__ADS_2