Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Pernyataan...


__ADS_3

Nina dan Risa sangat terkejut begitu mendengar ucapan mama Nadin, Nina dan Risa sangat tidak menyangka akan mendapatkan lamaran dadakan seperti ini, karna kedua gadis itu sedang merasa tidak dekat dengan kedua anak dari kedua wanita paruh baya tersebut.


"Maaf Tante, bukannya saya menolak lamaran Tante, tapi masalahnya saya dan anak-anak Tante tidak dekat sama sekali Tan, lagian masalah lamaran seperti ini tidak bisa saya putuskan sendiri Tante, saya harus bicarakan dulu sama keluarga kami Tante." ucap Nina yang merasa belum siap menolak atau pun menerima lamaran dari kedua wanita paruh baya tersebut, sebab dia merasa tak yakin apakah laki-laki yang ia suka juga memiliki perasaan yang sama dengannya.


"Ya sudah kalo begitu kalian bicarakan dulu sama keluarga kalian, nanti kasih tau Tante kapan Tante akan melamar kalian pada orang tua kalian." ucap mama Nadin.


"Maaf Tante, apakah anak-anak Tante sudah tau tentang lamaran ini? takutnya nanti mereka punya pasangan?." tanya Risa.


"Mereka tau, dan mereka tidak keberatan." ucap mama Nadin.


.


Sehari setelah kejadian melamar dadakan itu, kini Risa, Nina, Diki dan Kevin sedang berada di sebuah cafe karna kemarin malam Diki dan Kevin menghubungi Nina dan Risa untuk datang ke cafe yang sudah di tentukan, dan disini lah mereka sekarang bertemu untuk membicarakan masalah permintaan orang tua dari kedua laki-laki itu.


"Gue minta maaf sama kalian dengan apa yang sedang ibu kita lakukan kemarin.

__ADS_1


Jujur, gue gak nyangka ibu kita bakal ngomong begitu, dan bukannya gue maupun Diki tidak berani untuk bicara secara pribadi sama kalian, tapi kita masih butuh waktu untuk membicarakan masalah ini sama kalian karna ini menyangkut masa depan kita." ucap Kevin dengan jujur dan merasa tidak enak sama kedua gadis di depannya itu.


"Dan karna ini menyangkut masalah pribadi jadi boleh gak kalo Lo Nina ikut gue pindah meja agar kita bisa ngomongin ini secara pribadi?" tanya Kevin lagi.


"Aku..?" tanya Nina kaget yang tak menyangka jika Kevin memintanya untuk ikut pindah meja.


"Iya Lo, ada yang mau gue bicarakan sama Lo." ucap Kevin.


"Ya udah." ucap Nina dan langsung berdiri dari duduknya dan ikut berjalan di belakang Kevin yang sudah berjalan di depannya.


"Em..., sorry.." ucap Diki


"Buat?" tanya Nina bingung dengan kalimat ambigu Diki.


"Maaf dengan apa yang sudah mama gue bicarakan kemarin, gue gak nyangka kalo mama bakal secepat itu melamar Lo, sedangkan gue belum di terima jadi cowok Lo." ucap Diki.

__ADS_1


"Ha...? emang kapan kamu pernah nembak aku?, seingat aku gak pernah deh, lagian juga kita gak pernah dekat, ketemu juga juga baru beberapa kali, ya kan." tanya Risa bingung karna merasa Diki belum pernah menyatakan perasaan padanya.


Diki yang mendengar h


jawaban bingung Risa hanya menanggapi dengan senyuman, karna Diki merasa sangat terhibur dengan wajah bingung dan polos Risa.


"Sekarang!. Risa aku sayang sama kamu, mau gak kamu jadi pacar aku, dan aku ngomong seperti ini bukan karna mama atau siapapun tapi ini murni dari dalam hati aku, aku beneran sayang kamu, jadi mau gak kamu jadi pacar aku, mengisi kekosongan hati ini dan mewarnai hari-hari ku bersama mu?" ucap Diki menyatakan perasaan secara langsung dan to the points dengan perasaannya.


.


.


Bersambung....


Maaf ya semua, author baru up karna kemari author habis kecelakaan dan ini masih dalam tahap penyembuhan, jadi harap di maklumi dan minta doanya ya...🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2