Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Pertemuan Dito dan Kiara.


__ADS_3

Yang memanggil Kiara itu adalah Dito.


Meski Dito datang bersama istri dan juga ibunya, karna sampai saat ini, Dito belum juga memiliki keturunan, karna Dito hanya menginginkan Kiara lah yang akan menjadi ibu dari anak-anaknya, bukan istri yang saat ini ada di sampingnya yang menjadi ibu dari anak-anaknya.


Sampai saat ini, Dito juga belum bisa menerima istrinya itu, bahkan untuk tidur satu kamar pun Dito enggan, maka dari itu sampai saat ini Dito belum memiliki keturunan.


"Kiara...." panggil Dito dengan tidak tau malunya menghampiri Kiara yang tengah berada di antara keluarganya.


Kiara yang merasa di panggil pun langsung saja mencari asal suara yang tadi memanggilnya.


Deg....


Betapa kagetnya Kiara saat tau yang memanggilnya itu adalah Dito sang mantan suami, atau lebih tepatnya mantan pacarnya, karna dulu Kiara sempat mendatangi rumah seorang ustad di dekat rumahnya di jogya, dan kata pak ustad itu bilang kalo pernikahan sirinya dengan Dito itu tidak sah karna tidak ada wali, hanya seorang pak ustad dan saksi yang tak lain salah istri dari pak ustad tersebut saja yang menikahkan mereka.


Dito terus mendekat ke meja Kiara dan keluarga dengan hati berbunga, karna sudah sangat lama dia menantikan saat bertemu dengan Kiara, meski ada istri dan ibunya saat ini tapi dia tak peduli, yang dia pingin adalah bicara dengan Kiara tentang seratus hubungannya Samapi saat ini, karna menurut Dito Kiara itu masih istri sirinya sampai saat ini.


"Selamat malam semua, perkenalkan saya Dito temannya Kiara, bisa saya meminjam Kiara sebentar, ada yang mau saya sampaikan pada Kiara?." tanya Dito pada semua orang tanpa malu dan langsung pada tujuannya.


"Ada urusan apa anda dengan istri saya?." tanya Dika yang mulai memanas dengan kedatangan Dito, karna Dika tau kalo Dito itu adalah mantan Kiara, dan dia sangat cemburu melihat kedatangan Dito saat ini.


"Ada yang mau saya bicarakan dengan Kiara masalah pribadi," jawab Dito.


Mama Nadin yang melihat Dito langsung saja meremas tangan papa Juna, karna mama Nadin dan papa Juna tau kalo Dito itu adalah manatan Kiara, dan karna ulah dirinya juga memisahkan Kiara dengan Dito, meski pada saat itu Dito telah mengkhianati Kiara, tapi hubungan Kiara saat itu masih belum selesai.


Kiara masih diam saja melihat semua orang yang ada di situ, terutama mama Nadin, karna mama Nadin tau kisah dia dan Dito dulu bagai mana.

__ADS_1


"Mas ijinkan aku bicara dengan dia sebentar ya, Kiara janji gak akan lama." ucap Kiara pada Dika, karna Kiara merasa masalah dia dengan Dito harus segera di selesaikan karna Kiara merasa dia harus segera bicara dengan Dito meski terlambat, tapi itu tak masalah yang penting dia bisa membicarakan dari hati ke hati masalah dia dulu.


"Tapi sayang...." ucap Dika tak terima kalo Kiara pergi berdua dengan mantannya itu.


"Mas percaya sama Kiara, Kiara janji hanya sebentar." ucap Kiara sambil menggenggam tangan Dika yang berada di atas meja yang terkepal kuat menahan amarahnya melihat kedatangan Dito.


Mama Nadin akhirnya buka suara dan mendukung Kiara, karna mama Nadin merasa kalo Kiara memang butuh waktu berdua menyelesaikan masalahnya dulu.


"Biarkan saja Kiara pergi berdua dengan Dito, kamu percaya saja sama Kiara, tidak akan terjadi apa-apa dengan Kiara, percaya pada Kiara." ucap mama nadi. dengan lembut.


"Hem..., baiklah, tapi jangan lama dan jauh." ucap Dika tak rela melepas Kiara pergi dengan Dito.


Kiara pun akhirnya berdiri dari duduknya dan mengikuti Dito dari belakang, tapi saat Kiara dan Dito baru keluar dari restoran itu, tiba-tiba istri dan ibu Dito dana dan langsung saja mencekal tangan Dito, dan Dito pun terpaksa berhenti.


"Dito, kamu apa-apaan mau pergi berdua dengan perempuan ini." ucap ibu Dito marah.


"Mas aku gak mau kamu pergi dengan dia." teriak istri Dito. tapi tak di gubris sama Dito dan terus melangkah menggandeng tangan Kiara menjauh dari sana.


.


Dito pun mengajak Kiara kesebuah restoran yang letaknya tak jauh dari restoran tadi.


"Duduk Kiara...." ucap Dito sambil menggeser kursi untuk Kiara.


"Makasih mas." ucap Kiara duduk di kursi yang ditarik Dito hanya untuk menghargai apa yang dilakukan Dito saja,

__ADS_1


Dan Dito pun langsung duduk di kursi depan Kiara karna Dito ingin melihat wajah Kiara dari dekat, karna sudah sangat lama Dito tak melihat wajah Kiara dari jarak sedekat ini, biasanya Dito hanya bisa melihat Kiara dari jauh tanpa berani mendekati Kiara.


"Kamu mau pesan apa?" tanya Dito lagi.


"Aku minum saja mas." ucap Kiara berusaha setenang mungkin. Karna pada saat ini gemuruh dalam dadanya sangat kencang.


"Ya udah, kalo gitu aku pesan dulu ya," ucap Dito dan langsung memanggil pelayan dan memesan minuman untuk dirinya dan juga Kiara.


"Apa kabar Kiara, sudah sangat lama mas tidak mendengan suara kamu?" tanya Dito lembut.


"Kabar aku baik mas, mas sendiri gimana?" tanya Kiara juga basa basi sebelum masuk kedalam inti masalah mereka.


"Kabar mas baik, tapi cuma fisik saja, karna hati mas sudah hancur sejak sembilan tahun yang lalu." ucap Dito sambil tersenyum pada Kiara.


"Mas, cobalah berdamai dengan masa lalu dan cobalah terima apa yang sudah mas pilih saat itu, karna pada kenyataan kita tidak akan bisa bersama lagi." ucap Kiara sambil menatap mata Dito yang menyiratkan ada luka yang sangat dalam di dalam mata itu.


"Mas sudah mencobanya, tapi tak bisa, setiap mas ingin berdamai, wajah kamu selalu menari-nari dalam otak mas, bahkan rasa itu masih sama sampai saat ini." ucap Dito lirih menyentuh dadanya.


"Mas, aku tau ini semua tidak mudah, tapi cobalah mas lupakan aku, ikhlaskan aku, selama mas masih menyimpan Akau di dalam sana, selama itu juga mas tidak akan pernah bahagia." ucap Kiara.


"Dan untuk masalah pernikahan kita dulu, itu tidak sah mas, karna tak ada wali dari pihak kita, apa lagi aku, yang seharusnya menikahkan aku adalah kakak aku atau setidaknya kakak aku memberikan hak pada pak penghulu untuk mewakilkannya, seperti waktu aku nikah dulu dengan suami aku sekarang, dan ada saksi dari pihak keluarga pria." ucap Kiara lagi menjelaskan apa yang harus dia sampaikan pada Dito masalah hubungannya dulu.


Dito hanya diam mendengarkan apa yang di sampaikan Kiara, karna sejujurnya dia sangat sedih, padahal niatnya mengajak Kiara bicara berdua adalah untuk meminta Kiara balik lagi padanya, dan memulai lagi semua dari awal.


.

__ADS_1


.


Bersambung....


__ADS_2