
Setelah selesai makan malam bersama, Kiara duduk di ruang keluarga bersama mama Nadin, papa Juna, dan juga ibu Wati karena ke empat laki laki sedang berada di taman hal yang biasa jika salah satu dari ke empat laki laki itu sedang dalam masalah dan butuh solusi dari yang lain, dan taman belakang rumah adalah tempat favorit para lelaki pada malam hari untuk melepas penat setelah seharian bekerja di kantor berkutat dengan berkas yang tak ada habisnya.
Sedangkan untuk ketiga Angel kesayangan keluarga tersebut tengah belajar bersama di perpustakaan yang sengaja di buat khusus untuk ketiganya belajar, dan di buat seperti perpustakaan sekolah dengan banyak bangku dan kursi serta rak rak buku yang penuh dengan berbagai macam buku dan juga komik serta cerita yang semakin membuat ketiganya betah berlama lama berada di perpustakaan tersebut seperti apa yang di inginkan ayah bundanya.
"Bu, apa tadi ibu lihat wajah kak Kevin, kayaknya lagi ada masalah deh bu?" tanya Kiara pada ibu Wati.
"Iya, tadi juga ibu merasa jika kakak kamu lagi ada masalah, dan juga akhir akhir ini ibu lihat kakak kamu jadi lebih pendiam dan tidak pernah usil lagi dengan si kembar seperti seperti dulu kalo tidak buat si kembar nangis belum selesai kakak kamu ngusilin mereka." ucap Ibu Wati membenarkan ucapan Kiara.
"Pah, apa di kantor lagi ada masalah?" tanya mama Nadin pada papa Juna yang berada di sebelahnya.
__ADS_1
"Setau papah sih tidak ada, bahkan Kevin berhasil memenangkan tender besar dan juga berhasil menarik beberapa investor untuk menanamkan modal pada perusahaan kita." jawab papa Juna apa adanya yang merasa tidak ada masalah di kantor.
"Mungkin lagi ada masalah sama Nina kali, biasa anak muda yang lagi jatuh cinta suka galau gak jelas, sudah biarkan saja pasti itu di taman belakang lagi bahas masalahnya dan nanti juga kembali seperti biasa, kalian tidak usah khawatir dan memikirkan itu, terutama kamu Kiara, sebentar lagi kamu akan melahirkan tidak baik banyak pikiran biarkan saja masalah Kevin itu jadi urusan mereka berempat. OK!" ucap papa Juna menasehati Kiara dan kedua wanita paruh baya tersebut.
"Iya pah."jawab Kiara.
.
Di tempat lain, nina tengah duduk di teras rumahnya menghadap ke taman samping yang berisi bunga bunga mawar dan juga anggrek yang tersusun rapi di taman itu,
__ADS_1
Jujur Nina sangat merindukan Kevin saat ini, rindu akan perhatiannya, rindu akan sikap dewasanya, rindu cerewetnya akan banyak bicara jika Nina telat makam dan juga begadang karna Kevin sangat oper protektif dan takut Nina sakit atau kenapa kenapa, Nina sangat sangat merindukan momen seperti itu lagi bersama Kevin.
.
.
Bersambung......
Maaf ya telat up nya...... jangan lupa tinggalkan jejak ya, dasn terima kasih...
__ADS_1