Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Menemui Nina.....


__ADS_3

Kevin keluar dari cafe tersebut dan langsung berlari menuju mobilnya dan menancap gas penuh menuju rumah Nina, Kevin sudah sangat merindukan Nina bahkan sangat merindukannya, setelah melewati jalan yang lumayan jauh, akhirnyaKevin sampai juga di depan rumah Nina, dengan hati yang berdebar Kevin perlahan mendekati pintu rumah itu dan mengetuk pintu kayu berwarna coklat itu.


Tok..... Tok..... Tok....


Tak lama terbuka lah pintu rumah tersebut dan nampaklah seorang wanita paruh baya yang masih kelihatan cantik walau umurnya tak lagi muda.


"Selamat malam tante." ucap Kevin sopan pada ibu Nina.


"Malam, siapa ya?" tanya ibu Nina.


"Saya Kevin tante, Nina nya ada?" jawab kevin degdegan bertemu calon mertua untuk pertama kalinya.


"Oh...., temannya NIna, mari masuk, NIna ada di kamarnya, duduk dulu biar tanbte panggilkan Ninanya." Ucap ibu Nina dan langsung pergi ke kamar Nina setelah Kevin duduk di ruang tamu.


.

__ADS_1


Tok..., Tok..., Tok...,


"Nin ada teman kamu tuh nyariin" ucap ibu Nina di depan pintu kamar Nin.


"Iya bentar bu," saut Nina dari dalam kamar.


Setalah mendengar jawaban Nina, Ibu Nina pergi dari depan kamar Nina dan menuju dapur untuk membuatkan minum Kevin, dan tak lama Nina pun keluar dari dalam kamarnya menuju ruang tamu sambil mermainkan ponselnya sehingga dia tak sadar jika sedari nina keluar dari kamar, Kevin menatap Nina dengan perasaan yang tak bisa di jelaskan dan dengan mata menatap Nina penuh kerinduan.


Saat sudah mendekati ruang tamu Nina pun mengalihkan pe4rhatiannya dari hendpone ke seorang yang tengah menataponya sambl tersenyum manis itu, dan seketika langkah Nina terhenti saat melihat laki laki yang lagi menunggunya teresebut.


"Kenapa masih berdiri disini, ayo temui teman kamu itu, nih sekalian bawa minumnya ya," ucap Ibu Nina mengagetkan Nina dan langsung memberi nampan yang berisi secangkir teh dan sepiring kue bolu yang tadi sore di buatnya itu.


Setelah memberikan nampan itu pada Nina, ibuinya pun kembali ke kamarnya karnma tak ingin mengganggu kedua remaja tersebut, ibu Nina sangat percaya pada putrinya itu tidak akan mempemalukan kerluarga.


.

__ADS_1


"Ini kak, silahkan di minum." ucap Nina dan langsun duduk di sofa depan Kevin duduk.


"Makasih Nin" jawab Kevin.


"Ada apa kak, tumben datang kesini malam malam?" tanya Nina mengawali pembicaraannya,


"Ada yang ingin aku sampaikan dan juga aku mau minta maaf sama kamu." Ucap Kevin nengantung ucapannya dan seketika membuat Nina terkejut, karna Nina pikir Kevgin kesini mau ngasih undangan pernikahan.


Deg...


"Ma... Maaf Buat apa kak?" tanya Nina gugup dan jujur Nina tak sanggup mendengar jawaban Kevin, tapi dia juga penasaran.


"Maaf sudah membuat kamu terluka dengan sikap kakak belakangan ini, bahkan kakak tak meminta penjelasan sama kamu tentang kejadian saat kita ketemu di depan toilet di restoran waktu itu, kakak hanya berasumsi dengan fikiran kakak tanpa mencari tau yang sebenarnya, dan juga maaf sudah membuat kamu salah faham dengan seseorang yang kakak panggil cinta waktu kakak menerima telpon di hapadan kamu dan langsung pergi gitu aja tanpa menjelaskan sama kamu siapa yang menelpon kakak waktu itu." ucap Kevi mulai menjelaskan kesalash pahamannya.


.

__ADS_1


.


Besambung......


__ADS_2