
setelah melewati perjalanan yang lumayan lama, akhirnya mereka sampai di rumah sakit, dengan cepat Dika keluar dan langsung menggendong Kiara menuju ranjang pasien yang sudah menunggunya di loby rumah sakit.
"Mas, sakiiiittt." ucap Kiara lirih sambil menahan sakit.
"Sabar sayang, sebentar lagi anak kita lahir, kamu yang kuat ya, mas yakin kamu bisa." ucap Dika menyemangati Kiara.
"Mas, temani aku ya, aku gak mau sendiri." pinta Kiara.
"Pasti sayang, pasti mas akan selalu ada di samping kamu, kamu harus kuat ya, sebentar lagi anggota keluarga kita bertambah." ucap Dika sambil sambil menggenggam tangan Kiara.
Setelah sampai di ruang bersalin Kiara langsung di periksa dan ternyata pembukaannya masih tujuh jadinya Kiara di minta untuk jalan jalan dan mengatur pernapasan saja.
.
Di lain tempat Kevin yang sudah berada di depan orang yang tadi menelponnya itu langsung duduk dan menatap tajam orang tersebut.
"Apa yang mau anda bicarakan sama saya?" tanya Kevin.
__ADS_1
"Sudah berapa lama anda mengenal Nina?" tanya Yoga.
"Anda tidak perlu tau berapa lama saya mengenal Nina, karna itu tidak ada urusannya dengan anda." jawab Kevin.
"Jelas ada urusannya dengan saya, karena karna anda adik kesayangan saya jadi tidak mau makan, mengurung diri dan menangis karna anda hanya mempermainkannya." jawab Yoga mengeram menahan amarah sama laki laki yang sudah membuat adiknya menangis dan murung itu.
"Maksud anda, Nina itu adik anda?" tanya Kevin syok.
"Ya, Nina dan Clarisa adalah adik saya, dan anda sudah mempermainkan hati adik saya, kalo anda memang sudah mempunyai pasangan jangan anda berikan harapan pada adik saya." ucap Yoga membuat Kevin mematung karna sudah salah paham pada gadis pujaannya itu.
"Mungkin anda salah pah dengan saya, saya tidak pernah mempermainkan Nina, dan saya menjauhi Nina karna saya pikir anda itu adalah pacarnya Nina, makanya saya menjauh karna saya tidak mau merusak hubungan orang, dan saya tidak pernah sedikit pun berniat hanya mempermainkan dia karna saya punya harapan besar dengannya.
"Tapi kenapa Nina bilang kalo anda sudah punya pacar?" tanya Yoga penasaran karna menurut Nina laki laki di depannya itu sudah punya pacar.
"Saya tidak punya pacar, dan satu satu nya perempuan yang dekat dengan saya hanya Nina saja." jawab Kevin.
"Nina bilang waktu anda ketemu dia anda menerima telpon dari pacar anda dengan panggilan cinta." ucap Yoga dan seketika membuat Kevin tertawa terbahak bahak.
__ADS_1
"Hahahaha...., saya tidak menyangka jika Nina cemburu sama sekertaris saya, dan nama sekertaris saya itu cinta." ucap Kevin menjelaskan ke salah pahaman nya itu.
Setelah mendengar penjelasan Kevin Yoga bernafas lega karna masalah adik kesayangannya itu hanyalah salah paham saja.
"Ok..., karna saya merasa masalah ini hanya salah paham, jadi perkenalkan saya Yoga Abang Nina dan juga Clarisa." ucap Yoga memperkenalkan diri.
"Saya Kevin calon masa depannya Nina." ucap Kevin dengan pede nya.
"Kalo Lo beneran serius sama adik gue, lebih baik Lo segera selesain salah paham kalian, karna gue gak tega lihat dia kaya gitu." ucap Yoga.
"Ok, gue serius sama dia, dan gue sekarang mau ketemu dia, udah kangen banget gue." ucap Kevin dan langsung bangun dari duduknya dan pergi menuju parkiran menuju rumah Nina menjelaskan kesalah pahamannya itu.
.
.
Bersambung......
__ADS_1