
Sebulan setelah asisten Rey mengantarkan nya pulang waktu itu,
kini tubuh Kiara jadi gampang lemas dan pusing, tapi nafsu makanya tambah banyak, bahkan tubuh Kiara terlihat lebih montok karna pipinya kini lebih tembem,
Kiara merasa dirinya tambah gemuk akibat dia lagi seneng-senengnya makan, terutama rujak dan es buah,, entah kenapa, Kiara harus dapat makan rujak dan es buah pada siang hari, kalo tidak, perutnya akan mual dan muntah-muntah,
maka dari itu, setiap siang hari, Kiara selalu rutin memesan rujak dan es buah di aplikasi online, agar dia tak perlu keluar untuk membeli makanan dan minuman itu,
Mama Nadin dan papa Juna juga belum kembali dari London,
karna perusahaan di London masalahnya belum selesai yang membuat belum bisa kembali pulang,
padahal orang tua Dika itu sudah kangen banget sama Kiara, terutama mama Nadin, karna orang tua Dika sudah menganggap Kiara itu sebagai putrinya sendiri..
*
Siang ini rutinitas Kiara lumayan sibuk, Kiara lagi mengerjakan laporan bulanan keuangan butik, yang selama ini dia pegang setelah kepergian mama Nadin ke London, Kiara mau mengirim laporan itu pada mama Nadin, tentang penjualan dan juga pengeluaran di butik,
Karna terlalu fokus mengerjakan laporan itu sampe Kiara lupa untuk memesan rujak dan es buah sebagai menu wajib makan siangnya sebelum makan yang lain di aplikasi online, membuat Kiara mual dan muntah-muntah sampe Kiara pingsan didepan kamar mandi akibat lemas Karna kehabisan tenaga,,
__ADS_1
Untung ada salah satu karyawan di butik itu yang melihat Kiara tergolek di depan pintu kamar mandi dan menjerit memanggil teman-temannya untuk membawa Kiara ke rumah sakit..
Sesampainya Kiara di rumah sakit, Kiara langsung di bawa ke UGD.
Salah satu temen Kiara yang tadi ikut mengantar Kiara ke rumah sakit menelpon asisten Rey lewat hp Kiara, untung hp Kiara tidak memakai kunci pengaman jadi memudahkan temennya untuk menghubungi asisten Rey..
Asisten Rey yang mendapat kabar Kiara masuk rumah sakit, langsung pergi ke rumah sakit yang yang tadi di kasih tau oleh temen Kiara yang menelponnya tadi.
Setelah sampe di rumah sakit, asisten Rey langsung pergi ke UGD tempat dimana Kiara di tangani,
baru saja asisten Rey sampe di depan UGD, suster yang tadi ikut menangani Kiara keluar menanyakan keluarga pasien..
"Saya asisten suaminya nona Kiara sus.." Saut asisten Rey..
"Suami pasien mana pak..?" Tanya Suster lagi
"Suaminya masih di luar kota sus, jadi saya yang akan bertanggung jawab dengan keadaan nona Kiara sus,," Jawab asisten Rey terpaksa bohong, karna tidak mungkin asisten Rey bilang kalo suaminya lagi di luar negri sama pacarnya,
Kenapa pacarnya dan bukan istrinya..? karna sampe sekarang Dika masih belum menikahi Natali, karna Natali tidak mau menikah sebelum perusahaan dan juga butik besar yang di janjikan Dika selesai,, karna Natali meminta butik itu sebagai mas kawin..
__ADS_1
"Kalo begitu bapak ikut saya kedalam menemui dokter, karna ada yang ingin dokter sampaikan.." Kata Suster dan langsung berjalan masuk kedalam ruangan UGD di ikuti asisten Rey dari belakang..
Sesampainya di dalam ruangan tersebut, asisten Rey kaget melihat Kiara yang tengah menangis..
"Ada nona..? kenapa nona menangis..? apa yang terjadi..?" Tanya asisten Rey beruntun..
"Bapak siapanya ibu Kiara kalo boleh saya tau..?" Tanya Dokter
"Saya asisten suaminya nona Kiara dok, karna saat ini suaminya nona Kiara lagi di luar kota dok, jadi saya yang bertanggung jawab menjaga nona Kiara dok.." Jawab asisten Rey..
"Apa ada penyakit yang serius dok yang membuat nona liar menangis..?"
Tanya asisten Rey..
"Begini pak, nona Kiara tidak ada penyakit apa pun, tapi ini justru kabar bahagia,, " Jawab dokter itu sambil tersenyum
"Kabar bahagia apa dok...?" Tanya asisten Rey....
Bersambung.....
__ADS_1