Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Salah Paham...


__ADS_3

Beberapa bulan setelah kejadian yang menimpa Kiara dan juga ibu Wati, kini Kiara dan Dika tengah menanti kehadiran sang buah hati yang ke empat, perkiraan dokter HPL Kiara sekitar seminggu lagi, jadi Kiara di minta untuk banyak gerak dan jalan-jalan agar mempermudah jalanya lahiran sang buah hati yang sampai ini belum ada yang tau jenis kelaminnya, karna setiap melakukan USG sang cabang bayi selalu menyembunyikan jenis kelaminnya, jadi Kiara dan Dika hanya membeli perlengkapan bayi dengan wana netral agar bisa di pakai cowok maupun cewek.


Di lain tempat, Kevin tengah melakukan meeting dengan klien di salah satu restoran seafood tidak sengaja matanya menatap ke sudut kiri restoran tersebut dan dia melihat Nina tengah makan siang berdua dengan seorang laki-laki yang nampak sangat akrab dengan Nina.


Kevin melihat tawa Nina bersama laki-laki itu hanya bisa mengepalkan tangannya, dan dia pun jadi tidak konsentrasi sama penjelasan kliennya sampai sampai dia meminta ijin ke toilet agar bisa menenangkan fikiran nya dan juga emosinya saat melihat Nina tertawa sama laki-laki tadi.


Sedangkan saat Kevin mengajak Nina keluar atau sekedar makan siang saja sangat susah, bahkan di saat mereka lagi bersama pun Nina tak pernah tertawa paling juga hanya tersenyum saja.


Setelah beberapa menit Kevin menenangkan dirinya, dia pun keluar dari toilet dan kebetulan berpapasan dengan Nina yang juga ingin ke toilet, dengan menahan rasa cemburunya, Kevin mencoba bersikap biasa saja, dan dia akan menjauh dari Nina setelah ini.

__ADS_1


"Loh,,, kak Kevin ada di sini juga?" tanya Nina yang terkejut saat melihat Kevin baru keluar dari toilet.


"Iya Min, aku lagi ketemu sama klien, kamu sama siapa?" tanya Kevin pura-pura tidak melihat Nina di dalam restoran tadi.


"Aku..." ucapan Nina terhenti karna Kevin mendapatkan telpon dari seseorang, dan Kevin pun pamit pada Nina dan segera me jawab telpon tersebut.


"Halo..., Cinta.." ucap Kevin sambil berjalan meninggalkan Nina yang bengong setelah mendengar suara Kevin memanggil cinta pada sang penelpon.


Nina pun masuk dalam toilet dengan hati yang hancur setelah mendengar panggilan Kevin tadi dengan orang yang menelponnya itu, dan tanpa sadar air mata Nina pun keluar tanpa permisi dengan dada serasa sesak.

__ADS_1


"Kenapa hati ini sakit sekali mendengar dia memanggil cinta sama orang yang menelponnya itu?, kalo dia memang sudah punya pacar kenapa memberikan harapan pada ku? ini juga kenapa mata ini ngeluarin air?" ucap Nina kesal sambil tangannya terus mengusap air matanya dengan kasar di pipinya.


Padahal tanpa Kevin ketahui kalo laki-laki yang bersama Nina itu adalah sahabat sekaligus saudara sepupunya yang baru pulang dari tugas batalion di luar kota yang berprofesi sebagai tentara itu.


Nina keluar dari toilet dengan mata yang sedikit bengkak, meski sudah di samarkan dengan bedak padat yang ia bawa tapi tetap saja kelihatan jika di pandang dari jarak dekat, dengan langkah lemas Nina melangkahkan kakinya ke meja dimana sahabat sekaligus sepupunya itu berada dan kebetulan melewati meja Kevin yang saat ini tengah duduk berdua dengan seorang perempuan di sampingnya, yang Nina kira adalah pacarnya Kevin.


.


.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2