Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Kegelisahan Dika..


__ADS_3

Dengan ke adaan yang lagi bimbang antara percaya dan tidak kalo anak yang Natali kandung itu anaknya membuat dia hanya bisa bengong saja berada di kantornya, bahkan saat telponnya dari tadi berbunyi terus dia abaikan karna yang sekarang dia pikirkan adalah bagaimana kalo benar anak yang di kandung Natali itu anaknya, terus apa yang akan dia lakukan dengan Natali, dia gak mau lagi berurusan dengan Natali.


Karna terlena dengan kebahagiannya dengan keluarga kecilnya Dika sampe melupakan rencananya untuk membongkar rencana busuk Natali, dan sekarang masalah baru sudah datang lagi di saat dia baru saja menikmati kebahagiannya dengan keluarga kecilnya.


Pada sampe jam delapan malam Dika masih betah berada di ruangannya tanpa melakukan apa pun, bahkan hanya untuk menjawab telpon dari Kiara saja dia gak ngeh.


Rey masuk ke dalam ruangan Dika begitu saja, karna sedari tadi dia mengetuk pintu tak ada sautan pun dari dalam, sedangkan dia tau kalo Dika masih belum pulang, karna Dika tak ada memberi tau kalo dirinya pulang duluan, baru saja Dika membuka pintu ruangan Dika, dia melihat Dika hanya diam dan bengong saat telponnya berbunyi jadi merasa kalo Dika saat ini pasti tengah dalam masalah makanya sampe dia mengabaikan handphone nya yang dari tadi berdering.


"Dik...." Ucap Rey sambil menepuk pundak Dika.


Dika hanya melirik tapi enggan untuk menjawab.


"Lo kenapa?. Gak biasanya Lo kaya gini, tuh bini Lo dari tadi nelpon mulu, angkat dulu gih kasian dia dari tadi sore nanyain Lo." Ucap Rey sambil melirik handphone Dika yang masih berdering.


Dika yang melihat panggilan dari istrinya itu hanya menatapnya saja tanpa berniat untuk mengangkatnya sampai panggilan itu berhenti sendiri.


"Lo kenapa? bertengkar Lo sama kiara?." Tanya Rey.


Dika menghela nafas panjang sebelum menjawab pertanyaan Rey.


"Gue gak ada masalah sama Kiara, tapi Natali." Jawab Dika sambil menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi yang ia duduki.


"Ada masalah apa lagi Lo sama dia?." Tanya Rey.


"Dia datang dengan keadaan hamil, dia bilang itu anak gue." Ucap Dika.

__ADS_1


"Apa....? Lo jangan becanda deh...!" ucap Rey.


"Gue gak becanda! dia tadi datangin gue di restoran tempat kita makan tadi." Jawab Dika lesu.


"Kok gue gak tau?." Tanya Rey.


"Lo udah balik duluan ke kantor, karna pada saat itu gue lagi Vido call sama Kiara dan anak-anak gue, dia langsung saja duduk di depan gue dengan ke adaan perut yang sudah besar, gue syok sampe gue buru-buru matiin Vidio call dengan Kiara tanpa ngomong dulu." jawab Dika.


"Lo percaya kalo anak itu anak lo?." Tanya Rey.


"Gue gak tau, gue akui kalo dulu gue sering tidur dengan dia, satu tahun gue tinggal banteng sama dia, dan selama satu tahun juga gue udah khianati Kiara, yang gue bingung kenapa dia bisa hamil sedangkan dulu waktu gue tidur sama dia gue selalu pake pengaman, karna gue gak mau punya anak di luar nikah, tapi sekarang dia datang dengan ke adaan perut sudah besar, gue bingung harus apa? dan gue juga takut kalo sampe Kiara tau dan dia memilih untuk mengalah dan ngebiarin gue sama Natali, Lo kan tau gimana Kiara, dia perempuan yang rela mengalah meskipun dia sakit, hati dia baik banget, dan gue gak mau kalo dia mengalah dan ngelepasin gue, sedangkan gue gak bisa hidup tanpa Kiara dan juga anak-anak gue." Ucap Dika sambil menangis.


Cuma sama Rey dia bisa mencurahkan segala yang ada dalam hati dan jiga pikirannya, maka dia tak malu kalo dia sampe menangis di depan Rey, karna cuma Rey yang tau di mana kelemahannya Dika, dan sekarang kelemahan Dika adalah Kiara, istri cantiknya yang selalu sabar dan baik itu adalah kelemahan terbesar dalam hidup Dika.


"Lo tenang aja, gue akan bantu cari bukti kalo anak yang Lo kandung itu bukan anak Lo, dan gue gak ingin melihat sahabat gue jadi gila karna di tinggalkan istri dan anak-anaknya! jadi sekarang lebih baik Lo angkat dulu telpon dari Kiara, kasihan dia pasti di lagi khawatir banget sama Lo, dan Lo buat alasan yang tepat agar Kiara gak curiga Lo lagi dalam masalah, ok.!" Ucap Dika


Kiara📞: " Halo mas..., lagi dimana?"


Dika📞: "Mas masih di kantor sayang.., maaf ya mas gak tau kamu telpon karna tadi handphone mas lagi dalam mode silent, tadi siang habis meeting mas lupa balikin mode normal lagi, maaf ya udah bikin kamu khawatir."


Kiara📞: "Ya gak papa mas, yang penting kamu gak kenapa-kenapa, oh ya, mas masih lama lemburnya?."


Dika yang mendengar Kiara menanyakan lembur sontak saja matanya langsung menatap jam di pergelangan tangannya, dan betapa kagetnya dia melihat jam sudah menunjukan pukul delapan malam, pantas saja Kiara bilang kalo dirinya lembur, padahal dia kira ini masih sore.


Dika📞: "Udah selesai kok sayang, ini mas udah mau pulang! Kalo gitu mas pulang dulu ya, tungguin mas".

__ADS_1


Kiara📞: "Iya mas, kan Kiara selalu tungguin mas, ya udah, mas hati-hati ya, ajak Rey makan malam di rumah kalo belum makan!."


Dika📞: "Iya sayang..., bay sayang..."


Kiara📞: "Bay mas..."


Dika menghela nafas lega karna Kiara tak curiga sama sekali.


"Yuk pulang, kasihan istri Lo udah nungguin!" Ucap Rey dan beranjak dari duduknya.


"Lo udah makan malam?." Tanya Dika.


"Tumben banget Lo nanyain gue udah makan?." Tanya Rey balik.


"Tadi Kiara bilang suruh ngajak Lo makan malam di rumah kalo Lo belum makan malam, karna Kiara pasti belum makan malam, dia bakalan nungguin gue buat makan malam bersama, makanya dia ngajakin Lo sekalian!" Ucap Dika menjelaskan maksudnya.


"Oh,, ok...! gue juga udah kangen masakan bini Lo, enak banget sumpah..!" Ucap Rey langsung membayangkan enaknya masakan Kiara.


Karna memang Kiara yang selalu masak makan siang, malam, kadang juga bikin sarapan kalo si kembar gak rewel. Kiara selalu menyempatkan waktu untuk memasak untuk masak untuk keluarga, karna Dika akan malas banyak kalo memakan masak Kiara, makanya Kiara selalu menyatakan waktu untuk masak meski selalu di bantu asisten rumah tangganya, agar bisa masak dengan caper biar si kembar gak rewel di tinggal lama.


Sesampainya Dika dan Rey di rumah, neraka langsung di sambut dengan tangisan ketiga bayi kembar itu karna melihat Dika sang ayah yang baru pulang kerja, memang sudah biasa Dika akan di sambut tangisan ketiga bayi kembarnya saat dia baru saja di lihat oleh ketiga anaknya.


Dengan segera Dika mendekati anak-anaknya, namun belum sampai dia menyentuk anak-anaknya Dika sudah dilarang oleh sang istri yang mengatakan kalo Dika harus bersih-bersih dulu sebelum mau menggendong anak-anaknya.


Dengan berlari Dika masuk ke kamarnya untuk segera membersihkan diri, begitu juga dengan Rey yang ikut masuk ke ruang tamu agar dia juga bisa menggendong bayi-bayi lucu itu.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2