Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Manja...


__ADS_3

Seminggu sudah Kiara di rawat di rumah sakit, dan ibu Wati sudah pulang dua hari lalu karna kondisinya sudah membaik, hari ini Kiara diijinkan pulang setelah pemeriksaan terakhir nanti siang pada dokter kandungan untuk memastikan jika bayi yang Kiara kandung sudah kuat dan dalam ke adaan baik-baik saja.


Pagi ini entah kenapa Kiara sangat manja dengan Dika, Kiara tak ingin jauh sedikit pun dari Dika, bahkan Kiara tak mengijinkan Dika turun dari ranjang pasien, karna saat ini posisi Dika dan Kiara sedang berbaring di dan Kiara memeluk Dika sangat erat.


"Sayang, lepas dulu pelukannya ya, mas mau siap-siapin barang barang kita, kan nanti habis pemeriksaan kamu boleh pulang." ucap Dika lembut sambil membelai rambut Kiara.


"Gak mau!, Kiara masih mau seperti ini," rengek Kiara.


"Sayang, mas kan cuma sebentar beresin barang-barang kita, habis itu kamu boleh peluk lagi, ok sayang." ucap Dika lagi merayu Kiara.


"Tapi aku masih mau peluk mas." ucap Kiara lirih karna tak ingin melepaskan Dika.

__ADS_1


"Sebentar saja ya, habis itu kamu boleh lagi peluk mas, kan mas juga seneng kamu peluk, lebih dari peluk juga mas mau." ucap Dika sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Sebentar saja ya sayang," ucap Dika sambil melepaskan pelukan Kiara dari tubuhnya.


tak ada jawaban dari Kiara, Kiara hanya menundukkan kepalanya tak ikhlas Dika melepas pelukannya, Dika yang melihat istrinya itu diam dan menundukkan kepalanya, dengan segera Dika memasukkan baju-baju Kiara dan juga dirinya, setelah selesai membereskan pakaiannya, Dika melihat Kiara yang masih menundukkan kepalanya, dengan segera Dika melangkah menuju istri tercintanya itu.


"Sayang..." panggil Dika dan mengangkat wajah Kiara agar melihatnya,


Tanpa aba aba Dika langsung mencium bibir Kiara, awalnya cuma ciuman biasa dan lembut, lama kelamaan ciuman itu berubah jadi lumayan yang bergairah, secara tidak sadar Kiara mengeluarkan suara seksinya yang membuat Dika tambah memperdalam ciumannya itu sampai memegang tengkuk Kiara, Kiara pun secara spontan mengalungkan tangannya di leher Dika sampai dirasa pasokan udaranya habis, barulah Dika melepaskan ciumannya.


Setelah cukup lama, Dika pun melepaskan ciumannya, dan tangannya bergerak turun kembali mengusap perut Kiara, dan melihat bibir Kiara yang sudah bengkak karna ulahnya.

__ADS_1


"Sayang, kita lanjut lagi di rumah ya, sebentar lagi kita pulang, mas tidak mau ada orang yang mendengar suara seksi kamu." ucap Dika sambil mengusap bibir Kiara.


Kiara yang malu mendengar ucapan Dika langsung saja memeluk Dika yang menyembunyikan wajahnya, dia merasa malu karna mengingat tadi bahwa dia yang menyerang Dika, meski sudah lama berumah tangga, Kiara selalu malu kalo dua memulai terlebih dahulu, meski itu cuma sekedar ciuman saja.


Dan tak lama, dokter kandungan pun masuk kedalam ruang rawat Kiara, dan memeriksa kandungan Kiara, setelah di bilang bahwa kondisi bayi Kiara sehat dan kuat, Kiara pun di ijinkan pulang, setelah itu mengatakan itu, dokter pun keluar dari ruang rawat Kiara, dan Dika dengan segera menyuruh Rey datang menjemputnya serta mengurus administrasi Kiara.


.


.


Bersambung....

__ADS_1


Maar ya reader, kemarin author sibuk di dunia nyata, dan sekarang kerjaan author di dunia nyata sudah selesai, mari kita ngehalu lagi,..


Salam sayang dan terima kasih dari author buat kalian pembaca setia novel ini...


__ADS_2