
" Iya ma, Kiara hamil,," Jawab Kiara senyum sambil mengusap perutnya yang sudah membesar
" Oh tuhan..... mama seneng banget nak dengarnya.. sudah berapa bulan nak,, " Tanya mama Nadin
" Sudah lima bulan ma,," Jawab Kiara
" Kapan lagi nanti kamu mau periksa lagi ke dokter mama ikut antar kamu ya,, biar mama bisa melihat cucu mama yang pertama ini.." Pinta mama Nadin
" Kebetulan besok mah,, nanti kita berangkat bersama ya..." Kata Kiara tersenyum
"Sekarang mama, papa, dan Dika istirahat dulu ya.. pasti capek banget kan habis perjalanan jalan jauh" Kata Kiara
" Ya sudah kami istirahat dulu ya, kamu juga istirahat ya.. Jangan capek-capek, jaga kandungan kamu" Pinta mama Nadin pada Kiara
"Iya ma,," Jawab Kiara
" Oh ya.. Dika masih di kantor ya sayang??" Tanya mama Nadin
__ADS_1
" Em.... Iya ma.." Jawab Jawab Kiara gugup
" ya sudah mama masuk ya..." Ucap mama Nadin dan pergi meninggalkan Kiara yang masih diam di tempat.
Kiara masih bengong memikirkan bagai mana jika Dika datang?, bagai mana dia harus bersikap?, dan bagai mana jika Dika tak datang apakah nanti mertuanya akan bertanya tentang hubungannya dengan Dika selama ini?
pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar di kepalanya, sampai Rey menepuk pundak Kiara.
" Gak usah di fikiran,, biarkan saja mengalir seperti air,, jika Tante dan om nanya, kamu jawab jujur saja! jujur lebih baik dari pada berbohong untuk menutupi kesalahan orang lain!" Ucap Rey seakan ngerti apa yang di fikiran Kiara
*
Malam harinya Kiara dan mama Nadin tengah masak bersama untuk makan malam bersama.
"Ma nanti Kiara mau curhat sama mama boleh?" Tanya Kiara, karna Kiara sudah tak ingin lagi menutupi semua yang terjadi antara dia dan Dika, dia ingin hidupnya tenang dalam kehamilannya, apa lagi kini dia tengah hamil kembar dia tak mau terjadi sesuatu.
"Kamu itu sudah mama anggap anak kandung mama sendiri, jadi jika kamu curhat atau mau membagi masalah kamu sama mama boleh banget sayang... Kamu jangan sungkan ya..." Saut mama Nadin
__ADS_1
"Iya ma.. Makasih ma,," Ucap Kiara
"Iya sayang.. Kamu jangan pernah merasa sungkan bicara sama mama, kalo ada sesuatu yang mengganggu fikiran kamu, kamu cerita saja sama mama ya,, orang hamil itu gak boleh stres tau..." Ucap mama Nadin sambil mencubit hidung Kiara
" Iya mah... em,,, mah boleh gak Kiara minta malam ini Kiara tidur sama mama? gak tau kenapa Kiara pengen tidur sama mama dari beberapa bulan ini mah, mau gak mah..?" Tanya Kiara
"Mau dong... Masa mama tidur sama putri mamah, mamah gak mau, lagian juga ini pasti permintaan cucu mamah ya, maafin mamah ya karna jauh dari kamu saat kamu butuh mama..." Ucap mama Nadin
"Mah.. mamah kan di sana juga ikut papah, lagian juga disini Kiara baik-baik saja, mah Kiara boleh minta di bikinin puding susu buatan mama gak?" Tanya Kiara pada mama Nadin
"Boleh banget sayang,, kamu ngidam puding buatan mamah, sekarang mamah bikinin, sepesial buat calon cucu mamah dan putri mamah" Kata mama Nadin
Setelah selesai membuat masakan makan malam, mama Nadin langsung membuatkan puding susu pesanan Kiara, setelah beberapa saat puding pesanan Kiara juga sudah jadi,
Mereka semua makan malam bersama untuk pertama kalinya, setelah Kiara hamil, dan moments itu jadi kenangan terindah buat Kiara,,
Bersambung....
__ADS_1