
Sudah empat bulan sejak kepergian Nina kini Kevin dan ibu Wati akan pulang ke Surabaya dan itu sungguh membuat Kiara sedih, tapi mau gimana lagi itu sudah menjadi keputusan Kevin, karna Kevin merasa dia tidak bisa mengikhlaskan Nina jika dirinya terus berada di Jakarta, banyak kenangan yang membuat dia susah melupakan Nina, apa lagi Kevin kerap kali merasa Nina berada di dekatnya, maka dari itu ia memutuskan untuk pulang ke Surabaya agar bisa menenangkan pikiran.
Sekuat hati Kiara menahan air matanya agar tak jatuh saat melihat ibu dan juga kakaknya pergi, meski berat tapi Kiara maklum karna hati Kevin saat ini sedang hancur dan butuh suasana baru untuk menenangkan hati agar bisa kembali menatap masa depan dan bisa membuka hati suatu saat nanti.
Setelah kepergian Kevin dan ibu Wati tadi pagi, hati Kiara merasa kosong, tapi untung ada anak anaknya yang membuat fokusnya teralihkan, apalagi dari sejak Kevin pergi princess keluarga Wijaya nampak murung, meski sudah di berikan pengertian sama Kevin dan yang lain tapi tetep saja princess sedih karna kepergian Kevin.
"Bunda nanti kalo Lina kangen sama om gimana? pasti nanti gak ada yang ajak Lina beli es krim lagi, kan om Diki udah ada Tante Risa." ucap Lina sedih dengan mata berkaca kaca.
"Mau beli es krim?" tanya Diki yang sudah berdiri di depan pintu dengan Risa di sampingnya karna Diki sangat tau bagaimana Kevin memanjakan princess keluarga Wijaya itu.
__ADS_1
Sontak saja Kiara dan juga anak anak melihat ke arah Diki dan langsung berdiri berlari menghampiri Diki terkecuali Lina yang masih tertunduk cemberut.
"Princess kenapa? gak mau sama om beli es krim hem? tanya Diki sambil berjalan mendekati princess dan secara otomatis Kiara bangun dari duduknya karna tadi ia tepat duduk di depan Lina dan memberikan ruang buat Diki.
"kenapa gak di jawab pertanyaan om hem? gak mau pergi sama om?" tanya Diki lagi dan membelai rambut Lina lembut.
"Mau.." jawab Lina lirih.
"Mba, aku ajak pergi mereka dulu ya, mba mau ikut?" ajak Diki.
__ADS_1
"Gak ah, mba di rumah aja, kakak kamu bentar lagi pulang, katanya cuma miring bentar nanti kalo dia pulang kakak gak ada di rumah bisa lapor polisi dia." ucap Kiara dan tertawa di akhir ucapannya dan diikuti yang lain, terutama Diki karna Diki tau betul bagai mana sifat Dika kalo sudah sampe rumah yang pertama di cari adalah istri tercintanya setelah itu baru yang lain, meski ada urusan penting dengan yang lain pokoknya Kiara nomor satu.
"Ya udah kalo gitu kami pamit ya kak, mungkin pulang agak sore sekalian mau ajak mereka main dulu." pamit Diki pada Kiara dan setelah itu Diki pun pergi mengajak semuanya bahkan termasuk Gio pun di ajak karna bocah itu tak mau turun dari gendongan Risa.
.
Bersambung...
Hay.... kakak kakak... mampir juga yuk di karya othor yang lain, jangan lupa like komen dan hadiahnya nya ya biar othor semangat untuk up lagi,
__ADS_1
sudah laga othor gak di kasih hadiah jadi lemes othor buat up, kasih semangat donk kak.... makasih....