Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Permintaan Kiara..


__ADS_3

Dika yang melihat raut wajah istrinya sudah berubah, membuat tak tega dan berniat akan membelinya lagi di tempat yang sama, meski jaraknya lumayan jauh dari rumah, tapi tak apa toh ini demi calon anaknya fikir Dika.


"Ya udah, mas beli lagi ya ke tempat tadi, tapi kamu tunggu dulu di rumah agak lama gak papa kan, kan jaraknya lumayan jauh dari sini, sabar sebentar ya." ucap Dika yang sudah berjongkok depan Kiara sambil mengelus perut Kiara.


"Em.... Gak usah mas, tapi sebagai gantinya, mas aja yang buatin aku rujak, tapi harus dari tangan mas, gak boleh di bantu sama siapa pun, dan aku mau lihat prosesnya langsung." ungkap Kiara dengan wajah berbinar.


"Mas bukannya mau menolak sayang, tapi mas gak bisa bikin rujak, apa lagi bumbunya itu," ucap Dika.


"Aku yang ajari, tapi mas yang ngelakuin, nanti aku kasih tau cara bikin rujak, biar besok-besok mas bisa bikinin aku rujak lagi." ucap Kiara lagi.


"Sayang, kalian duduk dulu disini ya, bunda sama ayah mau ke dapur dulu, jangan berantem. Ok..!" ucap Kiara pada ketiga buah hatinya.


"Ok bunda..." saut ketiganya berbarengan.


Kiara dan Dika pun pergi ke dapur dengan bergandengan tangan, karna Kiara tak mau melepaskan tangannya dari genggaman tangan Dika, sampe membuat Diki yang baru saja turun dari tangga merasa iri melihat kemesraan kakak dan kakak iparnya, membuat dia ingin segera menghalalkan Risa agar dia juga bisa seperti kakaknya itu.


"Mau ngapain ni, kesini pake gandengan tangan begitu?" tanya mama Nadin saat melihat Kiara datang bergandengan tangan sama Dika ke dapur.


"Ini ma, mas Dika mau buatin Kiara rujak, soalnya rujak yang tadi Kiara beli udah jatuh terus terlindas mobil mas Dika, sebagai gantinya mas Dika harus buatin Kiara rujak, harus mas Dika yang buat." ucap Kiara menjelaskan maksud kedatangannya ke dapur bersama Dika.


"Oh gitu, ya udah sana ambil buahnya di kulkas!." ucap mama Nadin menyuruh Dika mengambil buah.


"Yang sabar ya nak, maklum lagi ngidam, jadi harus sabar-sabar dan turuti apa yang di mau Kiara." ucap Bu Wati juga ikut bicara.


"Iya Bu, Ma, sebisa mungkin Dika akan menuruti apa pun yang Kiara mau, dan semoga saja Dika mampu memenuhi apa yang Kiara mau." ucap Dika tulus sambil tersenyum menatap istrinya yang sedari tadi sibuk memakan bakwan jagung buatan ibunya.

__ADS_1


.


Setelah drama rujak permintaan Kiara sama Dika selesai dan di akhiri makan siang, kini Dika dan Kiara tengah berbaring di tempat tidur, dengan tangan Dika yang sibuk mengelus perut Kiara yang masih rata, dan Kiara pun memejamkan matanya menikmati apa yang tengah Dika lakukan.


"Mas, kalo aku minta sesuatu sama kamu, kamu bakal kabulkan gak?" tanya Kiara menatap Dika yang juga tengah menatapnya


"Semampu mas akan coba mas kabulkan, tapi kalo untuk masalah 'itu' untuk sekarang mas gak bisa kabulkan, masih ingat kan saran dokter tadi sebelum kita pulang tadi." ucap Dika menjelaskan.


"Iya mas, aku ingat, tapi bukan soal itu yang aku mau minta." ucap Kiara


"Terus apa yang kamu inginkan sayang hem?" tanya Dika sambil membelai rambut Kiara sayang.


"Mas, entah mengapa, aku ingin melihat kak Kevin sama Nina, dan Diki sama Risa tunangan mas." ucap Kiara dan langsung membuat Dika kaget.


"Sayang, mereka itu kan baru mulai pendekatan, jadi tidak mungkin langsung tunangan tanpa ada cinta sayang." ucap Dika tak percaya dengan apa yang di inginkan istrinya itu.


"cup..., cup...., cup..., jangan nangis ya, nanti mas coba bicarakan dulu sama Dika dan Kaka Kevin ya tentang keinginan kamu, udah, jangan nangis lagi." ucap Dika akhirnya mengalah karna tak tega melihat Kiara yang sudah menangis mendapat penolakan dari permintaanya itu.


"Ya udah sekarang bobok ya, mas peluk dan temani kamu disini, kamu harus istirahat agar kamu dan calon anak Kiara bisa segera sehat karna mas gak kuat puasa lama-lama melihat dan memeluk tubuh kamu seperti ini." ucap Dika berusaha mengalihkan fikiran Kiara.


"Mas, iihh, aku malu.." ucap Kiara dan langsung menenggelamkan kepalanya di dada bidang Dika dan sambil memejamkan matanya.


Dika hanya tersenyum melihat tingkah malu-malu Kiara padanya kalo sudah membicarakan tentang adegan ranjang, dan tak lama Dika pun akhirnya mendengar dengkuran halus dari Kiara, karna Dika sebisa mungkin membuat Kiara merasa nyaman berada dalam pelukannya, dan Dika pun secara perlahan memindahkan kepala Kiara ke bantal yang Dika ambil di belakang kepalanya, dan mengambil guling sebagai ganti dirinya untuk Kiara peluk, agar tak bangun saat dirinya pergi keluar dari kamar.


Setelah berhasil melepaskan diri dari belitan Kiara, Dika langsung saja keluar dari kamar, tapi sebelum keluar dari kamar tak lupa Dika mengecup kening Kiara dan juga bibirnya karna Dika sangat tak tahan kalo sudah melihat bibir merah Kiara dan ingin langsung saja melahapnya, namun ia tak melakukan itu, dia hanya mengecup singkat saja agar Kiara tak bangun dari tidurnya.

__ADS_1


Diki keluar dari kamar dan langsung berjalan ke arah kamar Diki yang terletak tak jauh dari kamarnya, namun pad sampai di kamar Diki, Dika tak melihat adanya Diki di kamarnya, dan Dika pun berjalan menuruni tangga, dan berjalan menuju kamar tamu yang di tempat Kevin selama berada di Jakarta, namun Dika juga tak mendapati adanya Kevin di kamar tamu, dengan segera Dika kembali ke mencari di ruang keluarga, namun juga sepi tak ada siapa pun, akhirnya Dika berjalan menuju taman belakang, dan nampak lah semua keluarga sedang berkumpul disana sambil bersanda gurau.


"Dicariin juga dari tadi ternyata Lo disini." ucap Dika saat dia sudah duduk di samping Kevin dan Diki.


"Emang ada apa nyari gue?" tanya Diki penasaran.


"Mau ada yang gue omongin sama Lo dan juga kak Kevin, tapi sama keluarga juga." ucap Dika sambil minum minuman yang ada di depannya tanpa tau siapa yang punya asal minum saja karna kehausan mencari semua keluarganya di sekuat tempat di rumahnya tadi.


"Kiara mana Dik?" tanya mama Nadin.


"Tidur ma," jawab Dika singkat.


"Apa yang ingin kamu sampaikan?" tanya papa Juna yang juga ikut penasaran dengan apa yang ingin di sampaikan Dika pada semua keluarganya.


"Kiara minta kak Kevin sama Nina, dan Diki sama Risa tunangan." ucap Dika dan membuat semua orang di sana kaget setengah mati.


.


.


Bersambung....


Hay kakak kakak, cerita Kevin Nina dan Diki Risa, othor buat di cerita lain ya, karna menurut othor gak sesuai dengan judulnya disini,


Jadi othor minta rekomendasi judulnya ya,

__ADS_1


Makasih kakak kakak tersayang..


makasih juga untuk like komen dan hadiahnya ya..😘😘😘


__ADS_2