
Tak terasa hari semakin sore, Kiara pun langsung berpamitan pada ibunya juga mama Nadin yang baru saja datang dari arisan langsung ikut nimbrung saat tau besannya datang untuk ke dapur menyiapkan makan malam, karna sebentar lagi Dika akan pulang dari kerja.
Dan benar saja, baru saja Kiara masuk ke dapur dan membuka kulkas untuk melihat bahan makanan, tiba-tiba ada sebuah tangan yang melingkar di pinggangnya dengan sangat erat. Dan tanpa melihat pun Kiara langsung tau yang memeluk dirinya itu adalah Dika suaminya yang baru pulang kerja, karna parfum Dika sangat khas itu menusuk hidungnya.
"Mas..., kebiasaan deh pulang kerja langsung main peluk-peluk aja, nanti kalo di lihat orang kan malu akunya." omel Kiara pada Dika. Dan yang di omeli malah semakin mengeratkan pelukannya bukannya melepaskan.
"Biarin aja ada yang lihat, orang mas kangen sama istri mas, emang apa yang salah kalo mas peluk kamu, kan kamu istri mas." jawab Dika sambil menaruh kepalanya di ceruk leher Kiara dan menghirup wangi tubuh Kiara yang membuat Dika sangat merindu.
Kiara yang mendengar jawaban Dika hanya bisa mengalah untuk beberapa saat, karna percuma Kiara ngomong gak bakalan di dengerin sama Dika kalo udah peluk saat baru pulang kerja seperti ini.
Setelah beberapa saat Kiara membiarkan Dika memeluknya, akhirnya Kiara meminta Dika untuk melepaskan pelukannya karna dia mau masak, dan juga memberi hati kalo ibu Wati ada di sini sama Kevin.
"Mas udah ya, peluknya, sekarang lepasin aku ya, aku mau masak, lagian mas kan belum ketemu ibu dan mas Kevin." ucap Kiara.
"Ibu ada disini sama kevin? kapan datangnya? kok mas gak dikasih tau ibu mau kesini?" tanya Dika beruntun.
"Iya mas ibu disini, tadi siang ibu datang sama kak Kevin." jawab Kiara dan melepaskan pelukan Dika.
"Kalo gitu kamu gak usah masak, kita makan malam di luar aja ya, sekalian jalan-jalan." ucap Dika.
"Ya udah kalo gitu, aku bilang sama yang lain agar mereka siap-siap biar gak kemalaman dijalan." ucap Kiara dan berjalan meninggalkan Dika.
Tapi baru saja Kiara melangkahkan kakinya, tangannya sudah kembali di tarik sama Dika, dan Kiara pun langsung melihat Dika seraya bertanya.
"Ada apa lagi mas?." tanya Kiara.
"Kasih cium dulu, baru kami boleh pergi." ucap Dika sambil memonyongkan bibirnya.
__ADS_1
"Mas ih...! malu...! nanti aja ya di kamar." ucap Kiara sambil mengedipkan matanya sebelah.
Dika yang melihat kedipan mata genit Kiara langsung saja dia tersenyum, karna dia tak menyangka istrinya bakalan seperti itu, dan Kiara pun langsung bergegas ke taman belakang untuk memberi tahu semuanya untuk bersiap dan makan malam di luar sekalian jalan-jalan.
.
Kini kedua keluarga itu sudah sampai di salah satu mall terbesar di Jakarta, dan tengah berjalan menuju salah satu toko pakaian dengan brand cukup terkenal.
Setelah sudah sampai di dalam toko pakaian tersebut, langsung saja Kiara berjalan bersama mama Nadin dan Bu Wati meninggalkan para lelaki yang kini tengah menjaga ketiga Angel itu.
"Ma, ini bagus gak?." tanya Kiara pada mama Nadin, karna Kiara tengah membawa gaun yang lumayan cukup terbuka di bagian dadanya dan sedikit agak kebawah.
"Bagus kok, mamah yakin pasti nanti akan terlihat sangat cantik." ucap mama Nadin.
"Tapi mah, apa gak terlalu seksi?." tanya Kiara lagi.
"Gak kok sayang, gaun ini akan membuat kamu sangat cantik, dan mamah yakin, Dika pasti gak akan berkedip lihat kamu pakai gaun ini, apa lagi warna merahnya itu sangat cocok banget di kulit putih kamu." ucap mama Nadin meyakinkan keraguan Kiara.
.
Di lain tempat, ke empat laki-laki dewasa itu kini tengah duduk di salah satu bangku yang ada di tempat are bermain menunggu ketiga Angel itu lagi bermain.
"Kak, gimana kerjaan kakak di sana?." tanya Dika pada Kevin.
"Baik kok Dik, cuma akhir-akhir ini lagi banyak kerjaan, ini aja kalo gak ibu yang maksa minta di anterin kesini, mungkin sekarang aku udah di Kalimantan lihat perkembangan pembangunan disana." ucap Kevin pada Dika.
"Gimana kalo kamu pindah ke kantor om aja Vin?, bantuin Diki, karna om mau pensiun biar bisa istirahat dan bermain sama Angel, ketimbang kamu masih di Surabaya, kan sekalian kamu cari jodoh di kantor om." ucap papa Juna pada Kevin.
__ADS_1
"Iya kak, biar aku ada yang bantu, kak Dika kan udah gak mau bantuin aku di kantor aku." ucap Diki menimpali omongan papa Juna.
"Terima kasih om, tapi nanti saya bicarakan dulu sama ibu, apa ibu mau tinggal disini ninggalin kota kelahiran kami atau masih betah tinggal disana." ucap Kevin sopan pada papa Juna.
"Ayah..., paper dan haus.." ucap Angelina berlari ke arah Dika dan di ikuti sama kedua saudaranya dari belakang.
"Ya udah, kalo gitu sekarang kita cari bunda yuk, buat ajak makan malam," ucap Dika sambil mengelap keringat di ketiga wajah anak-anaknya itu.
Dan di saat Dika baru saja berdiri, handphone nya berbunyi, dan Dika pun langsung melihat siapa yang menelponnya, langsung saja senyum Dika terbit saat mengetahui siapa yang menelponnya, dan langsung menerima panggilan itu.
"Ya sayang...," ucap Dika saat baru menerima telpon dari pemilik hatinya, siap lagi kalo bukan Kiara istri tercintanya.
"Mas lagi dimana? aku sama ibu dan mama sudah selesai belanja,." tanya Kiara.
"Ini mas lagi di tempat bermain, tapi ini juga sudah mau keluar, soalnya anak-anak udah pada lapar.! ya udah kalo gitu kita ketemuan di restoran di samping tempat bermain aja ya." ucap Dika dan langsung di setujui oleh Kiara.
Dan mereka pun langsung menuju restoran samping tempat bermain karna semua sudah pada kelaparan karna waktu makan malam sudah lewat dari tadi.
.
Di saat bersamaan mereka bertemu di pintu masuk, dan langsung masuk ke dalam restoran tersebut, mereka semua duduk dan memesan makanan, dan tak lama makan yang di pesan pun datang.
Di saat mereka pada makan malam, Nina masuk kedalam restoran tersebut dengan teman-teman perempuannya dan secara tak sengaja Kevin melihat ke arah pintu masuk, dan langsung saja keduanya pandang-pandangan dalam waktu yang cukup lama sampai salah satu teman Nina menegurnya.
Kevin pun terus memperhatikan Nina dari jauh sampai ada suara dari jarak lumayan dekat memanggil Kiara membuat semua yang ada di situ menatap orang yang lagi memanggil Kiara tersebut.
.
__ADS_1
.
Bersambung...----------???