
Sesampainya Dika di rumah sakit, Dika langsung menuju IGD tempat Kiara dan Bu Wati berada saat ini dengan tergesa gesa bahkan Dika sempat menabrak beberapa orang yang berpapasan karna saking terburu buru ingin segera sampai di tempat Kiara berada saat ini.
"Mang Udin, gimana ke adaan Kiara dan ibu mang?" tanya Dika pada mang Udin saat Dika baru saja tiba.
"Nyonya masih di periksa sama dokter tuan, jadi sayqa belum tau bagaimana keadaanya saat ini tuan." jawab Mang Udin gemeter karna takut Diika akan marah padanya dan berakhir Dengan memecatnya.
"Bagaimna kejadiannya kenapa bisa seperti ini Mang?" tanya Dika pada Mang Udin karna Mang Udin lah yang mengantar Kiara dan juga ibu Wati tadi ke pasar.
Dan Mang Udin pun menceritakan apa yang ia lihat, dan juga mencurigai bahwa kejadian yang menimpa Kiara itu disengaja sebab, Mang Udin sempat melihat kalo mobil yang menabrak lari Kiara dan juga IBu Wati itu mengikuti dari baru keluar dari rumah sampai pasar, dan kejadian itu pun terjadi saat KIara dan juga ibu Wati mau menyebrang jalan menuju pasar.
__ADS_1
Dika yang mendengar penjelasan Mang Udin pun langsung menyuruh orang kepercayaannya untuk menyelidiki kasus ini sampai tuntas dan menemukan orang yang sudah menyelakai istri dan juga mertuanya itu.
Tak berselang lama Dokter yang tadi memeriksa Kiara pun akhirnya keluar dan memanggil keluarga pasien.
"Keluarga ibu Kiara?"tanya Dokter itu.
"Saya suaminya dok."jawab Dika dan berjalan mendekati dokter tersebut.
"Apa jenis golongan darah istri saya dok? secepat mungkin saya akan mencari orang untuk mendonorkan darah untuk istri saya dok." jawab Dika.
__ADS_1
"Golongan darah istri anda O, jadi saya minta anda segera mencari orang untuk mendonorkan darahnya, karna waktunya tidak banyak, dan saya beri waktu tiga jam dari sekarang, karena kalo lewat dari itu, saya tidak yakin bisa menyelamatkan istri anda."ucap dokter itu dan seketika membuat Dika bagai di sambar petir di pagi hari karna saat itu waktu baru menunjukan pukul sepuluh pagi.
"Baik dok, secepatnya saya akan membawa orang untuk mendonorkan darahnya untuk istri saya dok." jawab Dika dan langsung mengambil handphone nya untuk menghubungi Kevin untuk segera kerumah sakit untuk mendonorkan darahnya untuk Kiara dan juga menyuruhnya meminta pada seluruh karyawan yang bergolongan darah O untuk segera datang ke rumah sakit untuk mendonorkan darahnya untuk Kiara.
Karna saking paniknya Dika dengan kondisi Kiara, Dika sampai tak ingat jika saat ini kiara tengah hamil muda.
Tak berselang lama, Kevin dan juga beberapa karyawan Dika datang ke rumah sakit serta kedua orang tua Dika, karna saat tadi di jalan Kevin menelpon orang tua DIka dan mengabarkan apa yang terjadi pada Kiara dan juga ibunya.
.
__ADS_1
.
Bersambung....