
Melihat reaksi Dika yang langsung memeluknya, mama Nadin dengan sigap langsung membalas pelukan Dika dan juga sambil mengusap punggung Dika biar lebih tenang.
"Mah, maafin aku mah, aku baru tau kalo perjuangan perempuan melahirkan itu mempertaruhkan nyawanya dan aku barusan lihat sendiri Kiara mempertaruhkan nyawanya melahirkan anak kami, maafin Dika ya mah, kalo selama ini Dika sudah banyak berbuat salah sama mama, dan juga sering buat mama sedih karna perbuatan Dika, maafin Dika mah, Dika janji tidak akan melakukan seperti itu lagi, maaf mah." ucap Dika masih dalam pelukan mama Nadin.
"Iya mama maafin, tapi kamu harus janji jangan kecewakan dan sakiti Kiara lagi, sudah begitu banyak pengorbanan Kiara buat kebahagiaan kamu, sebisa mungkin kamu jaga emosi Kiara karna itu sangat penting buat ibu baru melahirkan, jadi mama harap kamu tidak akan mengulangi lagi kesalahan kamu yang dulu, dan buat keluarga kecil kami bahagia ya." ucap mama Nadin
"Iya mah, pasti, aku akan membuat Kiara bahagia selamanya, karna aku sangat mencintai dan menyayangi Kiara mah." ucap Dika dengan pasti.
__ADS_1
"Gimana keadaan Kiara dan anak kamu? apa semuanya lancar?" tanya papa Juna yang berada di sebelah mama Nadin.
"Anak aku sudah lahir dengan selamat pah, dan dia laki laki, tapi keadaan Kiara saat ini masih belum sadarkan diri, karna pengaruh obat bius, dan sekarang anak aku masih di bersihkan dan akan di bawa ke ruang bayi dulu selama Kiara belum sadarkan diri.
"Wah, keluarga kita tambah satu lagi bayi laki laki, bener bener bikin papah tambah bahagia dengarnya dan sesuai dengan apa yang papa harapkan." ucap papa Juna bangga karna papa Juna sudah membuatkan anak anak perusahaan yang akan di berikan pada semua cucu cucunya nanti, dan itu diluar warisan kedua anak anaknya, karna papa Juna orangnya sangat memikirkan masa depan, bahkan untuk calon anak Diki yang belum tau lahirnya kapan saja sudah punya warisan dari papa Juna, Kevin dan Rey pun mendapatkan warisan dari papa Juna, meski belum papa Juna umumkan karna semua itu akan papa Juna serahkan di saat semua anak anak dan cucu cucunya sudah pada besar minimal SMA.
"Dan si cantik akan menjadi putri di keluarga kecil kamu Dik, karna hanya dia seorang yang perempuan, dan pastinya akan semakin di manja sama semuanya. benar benar tuan putri." ucap Diki.
__ADS_1
"Kali aku lagi nunggu jawaban Clarisa pah, dia masih belum kasih jawaban ke aku, ya terpaksa aku nunggu karna ku tidak ingin terlalu memaksa dia pah." ucap Diki
Semua keluarga larut dalam bahagia karna lahirnya anak Dika dan Kiara yang ke empat, semua orang bahagia mendengar kabar baik itu, namun berbeda dengan Kevin yang saat ini masih berada di rumah Nina, Kevin masih menunggu jawaban Nina tentang lamarannya yang dadakan ini karna Kevin ingin segera mengikat Nina dengan status yang pasti, Kevin pun juga masih belum tau kabar kalo Kiara sudah melahirkan pasalnya handphone Kevin tertinggal di dalam mobil jadi Kevin tidak tau kalo sudah ada banyak panggilan tak terjawab dari Rey, Diki, dan juga ibu Wati yang ingin memberi kabar tentang Kiara.
.
.
__ADS_1
Bersambung......
Maaf ya semua sudah membuat kecewa karna baru up, karna author sibuk sekali di dunia nyata belakangan ini, harap di maklumi ya,