Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Menjauh....


__ADS_3

Sejak Kevin melihat Nina makan siang bersama dengan laki-laki di restoran waktu itu, tak pernah lagi Kevin menghubungi Nina lagi, Kevin merasa jika apa yang dia lakukan selama ini untuk meluluhkan hati Nina hanya sia dia saja, Kevin pun sempat menolak permintaan adik tersayangnya saat di minta untuk menjeput Nina beberapa hari lalu.


Rasa kecewa yang di miliki Kevin terhadap Nina sangat besar, padahal tanpa Nina tau, Kevin sedang membuat rumah untuk mereka tinggali setelah nikah nanti, dan Kevin pun berencana akan melamar Nina saat rumahnya selesai karna rumah itu sudah hampir selesai.


.


Di lain tempat, Nina pun merasakan kehilangan sosok Kevin yang selama ini selalu memberikan dia perhatian dan juga kasih sayang, dari setelah kejadian itu tak pernah ada lagi ada yang memulai berkomunikasi terlebih dahulu, jika Kevin yang kecewa karna merasa Nina sudah punya pacar dan apa yang selama ini dia lakukan telah sia-sia, berbeda dengan Nina yang merasa Kevin mengecewakannya karna cuma memberikan harapan palsu selama ini untuk mempermainkan perasaannya saja dan Nina pun mengira kalo Kevin juga sudah punya pacar yang di sebut '*cint*a' saat menerima telponnya, bener-bener sangat romantis dan itu sangat membuatnya cemburu dan sakit hati.


"Kenapa Lo kak?" tanya Diki saat melihat Kevin duduk sendiri di taman belakang rumah.

__ADS_1


"Gue gak apa-apa kok." jawab Kevin biasa saja.


"Apanya yang biasa saja? Lo lagi berantem ya sama Nina?" tebak Diki.


"Gak, gue gak berantem kok sama dia, dan ya.., mungkin gue gak seberuntung Lo yang bisa mendapatkan perempuan yang kita suka dan ternyata jika menyukai kita." ucap Kevin yang mulai menceritakan masalahnya, karna di antara Kevin, Diki, Rey, dan Dika, tidak ada yang di sembunyikan, mereka ber empat bakalan jujur jika ada masalah yang membuatnya gelisah.


"Maksud Lo kak?" tanya Diki yang tak mengerti ucapan Kevin.


"Dan jujur gue kecewa sama dia, kalo emang dia udah punya pacar, kenapa dia biarin gue deketin dia selama ini, dia menerima perhatian gue selama ini, dan dia pun juga perhatian sama gue, bahkan dia sering bawain gue sarapan kalo gue jemput dia mau antar kerja." ucap Kevin lagi sambil menyandarkan badannya di kursi kayu yang tengah mereka duduki.

__ADS_1


"Lo yakin kak itu pacarnya?" tanya Diki.


"Yakin gue, kalo bukan pacarnya, kenapa bisa akrab banget kaya gitu, dan yang paling gue kecewa adalah, dia tersenyum bukan buat gue, dan gue pun belum pernah bisa bikin dia tertawa seperti itu, gue kesel, gue kecewa, dan gue cemburu lihat mereka." ucap Kevin mengeluarkan isi hatinya.


"Lo tengang aja kak, gue akan cari tau siap laki-laki yang Lo maksud dekat dengan dia." ucap Rey yang baru datang dengan Dika dan tak sengaja mendengar pembicaraan antara Kevin dan Diki.


.


.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2