Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Cemburu Dika.


__ADS_3

"Benar apa yang kamu katakan mas? kamu gak lagi bohongin aku kan?" tanya Anita tak percaya begitu saja pada ucapan Dito.


"Gak sayang, mas serius ingin memperbaiki rumah tangga kita, mas sadar telah melukai hati kamu terlalu dalam dan lama, mas sadar mas kelewatan dan mas juga sadar mas gak pantas mendapatkan maaf dari kamu, tapi mas akan berusaha membuktikan ucapan mas kalo mas serius ingin memperbaiki rumah tangga kita." ucap Dito lembut dan berusaha meyakinkan Anita.


Anita yang mendengar ucapan Dito langsung saja memeluk Dito dengan erat. Anita sangat bahagia mendengar ucapan Dito.


"Baik lah mas, aku akan memberikan kesempatan buat mas memperbaiki semuanya, dan kita mulai semua dari awal, kasih tau aku kalo apa yang aku lakukan mas gak suka, agar aku bisa memperbaiki kesalahan aku, tapi aku minta mas jujur dan terbuka sama aku, apa pun itu, aku mau mas berbagi pada ku." ucap Anita dan memandang Dito dengan pandangan mata yang sangat bahagia.


"Baik lah, mas akan terbuka dan jujur pada mu, mulai saat ini, dan mas juga berharap begitu sebaliknya. Ya udah sekarang kita jalan-jalan lagi yuk.., kamu mau mau kemana lagi setelah dari sini?" tanya Dito dengan tersenyum manis.

__ADS_1


"Terserah mas saja, aku akan ikut kemana pun mas bawa aku." jawab Anita dan ikut melangkah karna sudah ditarik Dito pergi dari restoran tersebut.


Namun sebelum keluar dari restoran itu, sempat Dito melihat kearah Kiara, dan memberikan senyum yang bermaksud terima kasih telah menyadarkannya dari masa lalu, dan Kiara pun membalas senyum Dito, tanpa sepengetahuan keduanya, Dika melihat keduanya saling melempar senyum dengan hati yang memanas, Dika cemburu melihat Kiara membalas senyum Dito, Dika fikir Kiara ada main di belakangnya, dan dia sangat tidak terima akan hal itu.


Sebisa mungkin Dika menyembunyikan rasa merahnya akibat cemburu karna di hadapannya ada orang tuanya dan juga ada ibu mertuanya serta kakak iparnya, dia gak mau masalah rumah tangganya di ketahui orang lain sebelum semuanya jelas, dan Dika pun meminta untuk pulang terlebih dahulu bersama Kiara dengan alasan kepalanya sedikit pusing, dan membiarkan yang lain melanjutkan jalan-jalannya serta menitipkan ketiga anaknya pada mama, papa, dan juga ibunya, karna Diki dan Kevin berencana untuk jalan-jalan berdua.


"Mah, Pah, Bu, aku sama Kiara pulang duluan ya, kepala ku tiba-tiba sakit, aku titip anak-anak ya, dan kalian lanjut saja jalan-jalannya, lagian juga kan masih Jam delapan." ucap Dika.


"Ya udah mah, kalo gitu kami pamit ya, titip Angel," ucap Kiara dan langsung mencium pipi ketiga buah hatinya, karna Kiara yakin itu cuma alasan Dika untuk bicara dengannya tanpa ada yang tau, karna Kiara juga melihat raut wajah Dika berubah setelah dia kembali dari pertemuannya dengan Dito tadi.

__ADS_1


.


Setelah pamitan kepada keluarganya, Dika mengajak Kiara kesebuah taman yang letaknya tak jauh dari mall tadi, dan keduanya pun langsung turun dari mobil tanpa berbicara sepatah kata pun.


Setelah keduanya sudah duduk di sebuah bangku kosong, langsung saja Dika menanyakan apa yang sedari tadi mengganggu pikirannya.


"Apa yang telah kalian bicarakan tadi? dan kenapa kamu tersenyum padanya saat dia mau keluar dari restoran tadi? apa kamu sudah kembali lagi padanya dan mengkhianati ku? meninggalkan aku dan anak-anak? demi dia?" tanya dan juga tuduh Dika dengan nafas yang memburu menahan cemburu, marah yang sangat menyiksa hatinya.


.

__ADS_1


.


Bersambung...


__ADS_2