
Di lain tempat dan waktu yang sama, Kiara kini membuka usah online yang menjual pakaian yang dia desain dan jahit sendiri, berkat pengalaman kerja di butik mama Nadin, dulu pernah Kiara kursus jahit dan potong kain, saat dia baru bekerja di butik mama Nadin sebelum dia di angkat bagian kasir, kini dia bisa membuat berbagai model pakaian perempuan dan pria dan sudah ada beberapa yang jadi dan terjual karna desain pakaian yang Kiara buat Memeng agak berbeda dengan yang lain, dan itu mulai banyak di minati pembeli.
Kiara nampak sangat menikmati usaha yang dia geluti sekarang, ketiga bayi Angel itu juga nampak anteng dan jarang sekali menangis, paling kalo dia nangis juga karna haus dan juga popoknya penuh, dan itu sangat tak di sukai oleh ketiga baby Angel itu, dan ketiga pengasuh baby Angel itu silih berganti membatu Kiara dalam mengurus rumah, dari mulai memasak, bebersih, mencuci pakaian, meski Kiara sudah meminta tidak usah melakukan itu, namun ketiga pengasuh baby Angel itu kasihan sama Kiara karna sekarang Kiara harus banting tulang untuk membiayai hidup mereka, meski Kiara masih mempunyai uang tabungan yang Dika kirim tiap bulan dulu yang tak pernah Kiara gunakan sama sekali, karna Kiara melakukan pekerjaan ini, semata-mata hanya untuk mencari kesibukan agar dia bisa melupakan Dika dan berusaha hidup mandiri, karna Kiara tak tau sampai kapan uang yang ia punya akan habis jika dia tak mencari pekerjaan yang dia bisa lakuin di rumah agar dia selalu bisa memantau perkembangan baby Angel yang tiap hari semakin aktif.
.
Tak terasa kini kepergian Kiara dari rumah sudah tiga tahun, dan selama tiga tahun kebelakang ini Dika masih belum bisa menemukan keberadaan anak dan istrinya yang membuat kondisi Dika sangat berantakan, bahkan selama dua tahun belakangan ini mama Nadin memutuskan untuk kembali ke Belanda dan tinggal bersama Diki yang menjalankan cabang perusahaannya di Belanda, mama Nadin sangat marah dan kecewa sehingga dia meninggalkan anak dan suaminya yang sampai sekarang masih mencari keberadaan Kiara yang entah ada di mana.
Kini usaha online Kiara sudah memiliki toko yang lumayan besar dan memiliki lima karyawan yang membantu Kiara menjalankan usaha online Kiara, Kiara juga bekerja sama dengan pembuat sandal dan sepatu, serta pembuat tas lokal yang berkualitas tinggi dan memakai kulit asli yang membuat toko online Kiara banyak di minati, bahkan ada yang langsung datang ke tokonya memilih secara langsung barang yang di inginkan.
Usia si kembar kini sudah Tiga tahun setengah, ketiga baby kembar itu sangat mengemaskan dan lucu, sehingga membuat para karyawan serta pengunjung toko Kiara ke gemesan melihat tingkah lucu ketiga baby Angel itu.
Di tengah-tengah kesibukan Kiara mendesain baju yang akan Kiara buat, tiba-tiba perasaan Kiara tak enak, Kiara tiba-tiba merasakan khawatir dengan keadaan mama Nadin, sehingga secara tak sengaja Kiara menyenggol gelas yang ada di meja kerja Kiara, dan itu semakin membuat perasaannya tak menentu.
Dengan tangan bergetar Kiara membuka laci paling bawah yang Kiara jadikan tempat menyimpan beberapa barang penting dari masa lalu salah satu handphone yang Kiara nonaktifkan dari Kiara keluar dari rumah Dika dulu.
Kiara langsung mengaktifkan handphone nya, dan Kiara langsung mendapatkan banyak notifikasi chat dan panggilan tak terjawab yang di antaranya dari mama Nadin, papa Juna, Rey, Dika dan Diki, juga dari Kevin kakaknya, tapi yang paling banyak di sana adalah dari Dika, namun Kiara tak menghiraukan semua chat dan juga panggilan tak terjawab itu, Kiara langsung memanggil no mama Nadin yang dari tadi membuat perasaannya gelisah.
__ADS_1
Dua kali panggilan Kiara tak di jawab mama Nadin, hingga panggilan Kiara yang ketiga barulah di jawab oleh mama Nadin.
Mama Nadin 📞: "Halo sayang..."
Kiara 📞: "Halo mah.."
Mama Nadin 📞: "Halo sayang, ini beneran kamu nak?."
Kiara📞: "Iya mah, ini Kiara, mama apa kabar?"
Mama Nadin📞: "Oh tuhan...., mama senang sekali kamu telpon mama, kabar mama baik sayang, kamu apa kabar sama cucu-cucu mama?".
Mama Nadin📞: "Kami juga baik nak, kamu sekarang ada di mana nak? mama kangen dengan kalian?".
Kiara📞: "Maaf mah untuk soal Kiara tinggal, Kiara belum bisa kasih tau mah, maafin Kiara mah."
Mama Nadin📞: "Sayang kamu kasih tau mama ya di mana kamu tinggal, agar mama bisa lihat kalian, mama janji tidak akan memberi tahu anak tidak tau diri itu!".
__ADS_1
Kiara📞: "Tapi mah, Kiara takut nanti dia tahu dimana Kiara tinggal."
Mama Nadin📞: "Kamu tidak percaya sama mama sayang?."
Kiara📞: "Bukannya Kiara tak percaya sama mama, tapi Kiara takut dia bakal bisa cari tempat tinggal Kiara yang baru jika mama pergi kesini."
Mama Nadin📞: "Sayang sekarang mama sudah tak tinggal lagi sama anak kurang ajar itu, sekarang mama tinggal di Belanda sama Diki, nanti kalo kamu kasih tau di mana kamu tinggal, mama akan langsung ke rumah kamu tanpa pulang kerumah dulu sayang, mama kangen kalian, mama khawatir sama kalian sayang."
Mendengar ucapan mama Nadin sambil menangis membuat Kiara tak tega, dan akhirnya Kiara pun memberi tahu dimana dia tinggal, dan mama Nadin pun bilang akan segera pulang untuk menemui Kiara dan jiga ketiga Angel itu.
Setelah menutup panggilannya dengan mama Nadin, Kiara merasa hatinya sedikit plong, karna sudah memberi tahu keberadaanya pada orang yang tepat, dan sangat mengkhawatirkan dirinya serta ketiga anaknya.
Kiara sadar, dengan menjauhkan anak-anaknya dengan keluarga dari ayahnya itu sangat salah, karna bagaimana pun ketiga anaknya juga butuh mengenal Oma dan opa nya yang sangat menyayangi anak-anaknya, dan Kiara merasa memberitahu mama Nadin tentang keberadaanya adalah sudah tepat dan juga dapat di percaya kalo mama Nadin tidak akan memberitahu Dika dimana dia berada.
Kondisi Dika saat ini sangat memperihatinkan, gimana tak memperihatinkan, sebagai pemimpin perusahaan Dika sama sekali tak pernah merawat dirinya, kini penampilan Dika sangat jauh berbeda, rambut panjang, badan kurus dan juga sikap Dika sangat dingin tak tersentuh, bahkan untuk bicara saja Dika sangat irit, Dika tak pernah lagi bercanda, jangankan bercanda, ngobrol saja Dika sangat jarang, paling Dika akan jadi pendengar atau penonton yang baik.
Kepergian Kiara dan anak-anaknya dari hidup Dika, merubah Dika yang dulunya ramah, murah senyum dan baik, kini berubah jadi pria arogan, irit bicara, dan tak pernah tersenyum, dan tatapan mata yang sangat mematikan, dan sering menatap lawan bicaranya dengan tatapan mematikan.
__ADS_1
Dan perusahaan yang ia pegang juga bertambah maju, karna ke seharian Dika hanya di habiskan di kantor dan ruang kerja di rumahnya untuk mengalihkan pikirannya dari Kiara dan anak-anaknya, maka tak heran jika perusahaanya kini tambah maju dan sukses. dan terkenal sampe luar negri kalo Dika adalah pemimpin yang arogan dan dingin tak tersentuh.
Bersambung....