Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Berpulangnya Nina


__ADS_3

Papa Juna dan Dika langsung segera pulang kerumah saat mendengar kabar buruk tentang berpulangnya Nina ke pangkuan ilahi siang ini, dengan perasaan sedih dan tak menyangka dengan apa yang terjadi karna baru beberapa hari Nina dan Kevin merasakan kebahagian dengan bersatunya hubungan mereka dalam mahligai rumah tangga, tapi cobaan begitu besar menerpa rumah tangga Kevin dengan Tuhan mengambil istri tercintanya pada hari dimana ia akan pulang dari bulan madunya.


Dengan ragu papa Juna dan Dika melangkah ke pintu utama, ya saat ini papa Juna dan juga Dika baru saja tiba di rumah karna tadi mereka baru habis makan siang di salah satu restoran dan mendapat kabar duka tentang kematian Nina langsung pulang untuk menyiapkan semua untuk menyambut jenasah Nina dan juga memberi tahu keluarga yang pastinya akan sangat sedih.


"Pah, aku gak tega ngasih tau kabar duka ini, pasti Kiara dan juga ibu syok." ucap Dika dengan menatap lurus pintu berwarna coklat di depan matanya.


"Papa juga gak tega, tapi mau gimana lagi, kita harus memberi tau semuanya agar segera bisa menyiapkan semuanya, terutama menjemput mereka di bandara sebentar lagi." ucap papa Juna.


Setelah menghembuskan nafas papa Juna dan Dika masuk kedalam rumah, meski dengan kaki berat, tapi keduanya berusaha bersikap biasa saja, tapi pas masuk keruang keluarga, keduanya mendengar tangisan Kiara dan juga suara ibu Wati dan mama Nadin sedan menyebut nama Kevin dan Nina.


Papa Juna berharap kalau ketiga wanita beda usia itu sudah tau apa yang terjadi pada Nina karna jauh di dalam lubuk hatinya ia tak tega mengatakan tentang kepergian Nina untuk selamanya.

__ADS_1


"Mas, kamu sudah pulang?" tanya Kiara dan langsung berhambur kepelukan Dika saat matanya melihat kehadiran Dika dan papa Juna di ruang keluarga.


"Mas, Nina mas, Nina kecelakaan, dan sekarang sedang berada di rumah sakit, kita harus segera kesana mas, aku mau nemenin kak Kevin, pasti saat ini dia lagi butuh kita mas." ucap Kiara meminta pada Dika.


"Kita tidak usah kesana Kiara, kita akan menjemput mereka lagi sebentar di bandara," ucap papa Juna.


"Mereka pulang mas? apa ke adaan Nina tidak apa apa?" tanya ibu Wati sedikit lega karna mendengar anak mantunya akan pulang.


"Ya, mereka semua pulang, tapi dengan Nina yang sudah meninggalkan kita selamanya." jawab papa Juna dan seketika membuat mama Nadin menutup mulutnya dan menangis saat mengerti maksud suaminya, sedangkan ibu Wati yang masih belum mengerti dengan Kiara langsung saja mempertanyakan maksudnya.


"Iya nak, Nina sudah meninggal dunia, karna keadaannya yang sangat parah sehingga para dokter tidak bisa menyelamatkan Nina, dan juga Nina sudah meninggal saat perjalanan menuju rumah sakit." terang papa Juna, seketika membuat Kiara dan juga ibu Wati pingsan karna terkejut tentang kepergian Nina yang mendadak ini.

__ADS_1


"Sayang, sayang, bangun sayang," ucap Kevin sambil menepuk pipi Kiara setelah di bawa ke sofa untuk di baringkan, begitu juga dengan ibu Wati yang di tangkap oleh papa Juna yang kebetulan berada di dekatnya.


.


.


Bersambung....


Hay kakak... kakak... yang mau tau tentang kisah Kevin mampir ya di


Mentari untuk Kevin, dan jangan lupa mampir di karya othor yang lain, di tunggu ya kakak kakak tersayang...

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan hadiahnya ya, biar othor semangat up nya...


Makasih....


__ADS_2