Menikah Lagi Karena Wasiat

Menikah Lagi Karena Wasiat
Semakin Lemah


__ADS_3

Setelah selesai makan siang bersama, kini para lelaki tidak lagi balik ke kantor, mereka semua tengah berada di gazebo belakang samping kolam renang, dan para perempuan tengah asyik membuat rujak karna tadi papa Juna saat datang dari ketemu klien nya membawa berbagai macam buah untuk bahan rujak, dan jadinya para wanita berbeda generasi tersebut membuat rujak karna tergiur saat melihat buah tersebut.


.


Tak terasa sudah seminggu sejak kejadian makan siang bersama di rumahnya itu, dan sampai sekarang keinginan Kiara untuk melihat kedua saudaranya itu bertunangan masih belum terwujud juga, dan itu membuat nafsu makan Kiara jadi terganggu akibat Kiara sering kali mual dan muntah.


Apa lagi setiap melihat Kevin dan Diki Kiara langsung saja mual dan berujung muntah sampai dia lemas tak bisa bergerak sama sekali, sudah sering kali Kiara meminta pada Dika agar keinginannya di wujudkan, tapi Dika selalu bilang masih mencari cara untuk bicara sama Nina dan Risa yang sampai sekarang belum ada yang bicara pada kedua gadis itu masalah keinginan Kiara yang meminta untuk bertunangan dengan kedua saudaranya.


Melihat Kiara yang seperti itu membuat Dika sangat tidak tega, namun dia juga tak bisa berbuat apa, karna setiap kali Dika membicarakan masalah ini sama Kevin dan Diki, kedua selalu bilang nanti dulu, mereka masih mau pendekatan dulu. akhirnya Dika langsung bicara pada mama Nadin agar berbicara pada kedua gadis tersebut karna Dika sangat tidak tega melihat kondisi Kiara yang sangat lemas itu, apa lagi Dika ingat kalo kandungan Kiara itu lemah semakin membuat rasa takut akan terjadi sesuatu terhadap Kiara semakin besar, dan Dika tak ingin itu terjadi.

__ADS_1


"Mah,..." panggil Dika saat berada di luar kamar mama dan papanya.


"Ya, sebentar Dik,." ucap mama Nadin dari dalam kamar, dan langsung berjalan membukakan pintu kamarnya.


"Ada apa Dik? kenapa wajah kamu kelihatan khawatir gitu?" tanya mama Nadin


"Mah, Kiara lagi muntah-muntah sampe dia lemas di kamar mandi, untuk Dika cepat datang kalo gak, gak tau dah apa yang akan terjadi pada Kiara selanjutnya." ucap Dika sendu dan berjalan menuju sofa yang ada di kamar mama Nadin.


"Kiara sudah tidur mah, makanya aku bisa tinggalin dia, ini juga mau bicara sama mama, karna Dika gak tega melihat Kiara semakin hari muntah dan mualnya semakin menjadi saat melihat Kevin dan Diki, menurut mama gimana ini, Dika gak mau sampe terjadi sesuatu sama Kiara dan juga calon anak Dika mah." ucap Dika frustasi.

__ADS_1


"Kamu sudah bicarakan ini sama Kevin dan Diki?" tanya papa Juna yang juga ikut duduk di samping Dika.


"Sudah pah, tapi jawaban keduanya selalu masih ingin pendekatan dulu, agar cinta keduanya semakin jelas, Dika ngerti apa yang mereka mau, dan Dika juga tak ingin memaksa mereka agar cepat bertunangan dengan hati yang belum mantap, tapi melihat kondisi Kiara seperti ini juga membuat Dika bingung pah, Dika tidak tau harus berbuat apa." ucap Dika mengeluarkan apa yang ada di hatinya pada kedua orang tuanya untuk mencari solusi tentang masalah ngidamnya Kiara yang semakin parah karna tak kunjung di tepati


.


.


Bersambung...

__ADS_1


Masih mau lanjut lagi gak..?


__ADS_2