
Setelah meyakinkan Kiara, Dika pun bergegas pergi ke markas dengan di ikuti beberapa anak buahnya untuk mengawalnya untuk berjaga jaga bila nanti ada serangan dari musuh sebab anak buah musuh sudah dia tangkap.
Tak berapa lama akhirnya Dika dan juga anak buahnya kini sudah berada di markas yang letaknya layan jauh dari pemukiman warga, dan Dika pun sudah di sambut anak buahnya yang berjaga di depan markas.
"Malam bos.." sapa anak buah Dika yang di kenal bos mereka.
"Di mana dia?" tanya Dika to the points.
"Sedang berada di ruang interogasi bos," jawab anak buah Dika dan Dika pun langsung berjalan ke ruangan yang dimaksud dengan di ikuti anak buahnya.
Saat sudah sampai diriangan yang di maksud, Dika pun di sambut sama Rey dan membawakan kursi untuk Dika duduki, Dika pun duduk di kursi yang di bawakan Rey yang berada di samping Rey duduk tadi.
"Udah lo tanya?" tanya Dika singkat dan Rey pun langsung mengerti maksud Dika.
__ADS_1
"Udah, ternyata dia hanya pelayan di rumah yang di suruh untuk menjadi mata mata, dan melaporkan apa yang terjadi di rumah." jawab Rey dan jawab anggukan sama Dika.
Dika pun berdiri dan berjalan ke arah perempuan yang saat ini tengah duduk di bawah dengan kaki dan tanah sudah terikat, meski keadaan tubuhnya masih utuh dan belum di sentuh oleh orang orang Rey, wanita itu sudah gemetaran lebih dudlu saat tau diri ya sudah di berada di ruangan yang besar dan min cahaya.
Dika berjongkok didepan wanita itu, dan menelisik wajah perempuan itu sebelum dia bertanya.
"Siapa yang menyuruh mu?" tanya Dika dingin.
"Kenapa kamuelakukan ini? apa untungnya bagi kamu mengkhianati kluarga ku hah?" tanya Dika dengan sedikit meninggikan suaranya.
"Saya terpakasa tuan, anak saya di culik oleh matan suami saya, anak saya di jadikan kelemahan saya karna dia tau pasti akan melakukan apa pun untuk anak saya, dia yang tau saya bekerja di keluarga tuan sengaja menyulik anak saya agarsaya bisa mengikuti ke inginkan bosnya tuan" jawab wanita itu dengan berderai air mata mengingat wajah anaknya.
Dika yang mendengar ucapan wanita itu langsung terenyuh, dan dia pun langsung berjalan peninggalkan wanita itu di ikuti Rey dan anak buah yang lain keluar dari ruangan itu menuju rungan nya yang berada dimarkas tersebut.
__ADS_1
setelah sampai di ruangannya, dia pun meminta Rey dan beberapa anak buah yang menjaga di rumahnya untuk ikut duduk, dan yang lainya ia suruh mengawasi keadaan sekitar.
"Rey lo tolong cari apa yang di ucapkan wanita benar apa salah, karna gue lihat dimatanya kesedihan yang mendalam juga kerinduan yang sangat besar, dan lo suruh orang periksa kamar wanita itu dirumah untuk mencari bukti lebih lanjut." ucap Dika memberi perintah pada Rey.
"gue sendiri yang akan periksa kamar wanita itu nanti di rumah, dan gue juga akan menyuruh orang terlatih kita untuk mencari tahu semua ini." ucap Rey.
"Dan bisa lo jelaskan kenapa anak buah Lo bisa tidak mengetahui kalo istri gue diawasi dari seminggu ini?" tanya Dika geram karna hampir saja nyawa istrinya terancam.
.
.
Bersambung....
__ADS_1