
Naura bangun pagi mempersiapkan keperluan Leo ke Jakarta, Leo yang sudah siap melihat Naura dan memeluk mencium kening Naura sangat erat enggan melepas. Naura pun membalas pelukan Leo, hati Naura sangat ingin dekat Leo tapi pekerjaan yang harus diselesaikan.
"Apa kamu merasa berat aku tinggal ke Jakarta, kalau berat aku akan menunda dan mengajak kamu ke Jakarta" ucap Leo memandang Naura.
"Tidak kamu kerja saja aku disini kan sama nenek kalau selesai nanti kamu pulang" ucap Naura tersenyum.
"Kalau kamu tidak keberatan aku bisa pergi" ucap Leo.
"Ayo kita makan dulu aku sudah siapin makanan buat kamu" ucap Naura memegang tangan Leo.
mereka berjalan keluar kamar menuruni anak tangga ke ruang makan Leo menarik satu kursi untuk istrinya Naura duduk lalu Leo duduk disebelah Naura di depan ada nenek yang sudah duluan duduk. mereka makan masakan Naura selesai makan.
"Kamu berangkat sekarang Leo" ucap nenek.
"Ya nek Leo nitip jagain Naura ya nek" ucap Leo.
"Pasti nenek jaga Naura untuk kamu" ucap nenek.
Leo berdiri mencium tangan nenek, nenek hanya berucap hati-hati kalau selesai cepat pulang. Naura mengantar Leo sampai depan mobil, Leo mencium kening Naura dan memegang perut Naura sambil bicara jangan nakal jaga mama jangan merepotkan mama saat papa pergi. Leo masuk mobil yang dikendarai Aldo melaju keluar gerbang. Naura melenggang pergi masuk berjalan ke kamar air matanya terus menetes tanpa permisi, sampai tertidur pulas.
Diseberang Leo yang sudah sampai langsung ke perusahaan, karyawan yang ada di dalam perusahaan terkejut berdiri dan menunduk melihat direktur datang ke perusahaan, Leo hanya tersenyum menyapa mereka yang diikuti Aldo dari belakang.
Leo masuk keruangan langsung membuka laptop dan membuka dokumen yang sudah menumpuk menanti persetujuan dan tanda tangan Leo.
Aldo juga disibukkan pekerjaan yang ada di cabang dan jadwal meeting yang harus di terima dari perusahaan group terbesar di jakarta.
tidak terasa jam makan siang tiba Leo hanya makan pesanan makanan yang sudah disiapkan oleh Aldo, Leo tidak ingin keluar mencari makan di restoran hanya membuang waktu. tidak seperti biasanya Leo hanya memikirkan orang yang dicintai dan menjaganya. Aldo dan Leo makan di sofa istirahat yang ada di ruang Leo selesai makan Aldo kembali keruang kerjanya, Leo mengambil ponsel menelfon istrinya.
Leo memanggil sampai 4 kali tidak ada jawaban dari Naura, kemana dia apa yang terjadi Naura tidak pernah jauh dari ponselnya. ponsel berbunyi Leo melihat Naura video call langsung menggeser tombol hijau.
"Halo sayang kamu ke mana aku telfon lama tidak diangkat" ucap Leo.
__ADS_1
"Baru selesai mandi mau aku angkat sudah mati, aku telfon balik" ucap Naura.
"Sudah makan sayang" ucap Leo.
"Belum ini mau makan sudah disiapin bibi" ucap Naura.
"Jangan telat makan, kenapa belum makan" ucap Leo.
"Aku baru bangun tidur terus mandi, ini aku makan" ucap Naura sambil melihatkan makanannya.
"Makan yang banyak biar kamu sehat sama baby kita" ucap Leo.
"Ya aku akan makan yang banyak, kamu sudah makan" ucap Naura.
"Sudah barusan dibawakan Aldo" ucap Leo.
"Aku tutup ya sayang pekerjaanku masih banyak I love you sayang" ucap Leo mencium ponselnya.
"love you to" Naura membalas ciuman Leo dan mematikan telfonnya.
tanaman dihalaman rumah sangat banyak, ada buah-buahan dan tanaman hias tiap hari nenek merawat tanamannya dengan tekun, Naura yang sedang membantu nenek sangat senang bisa belajar menanam dari nenek tidak terasa waktu sudah sore nenek dan Naura berjalan ke rumah untuk membersihkan diri.
nenek dan Naura berada di kamarnya masing-masing tidak keluar sampai waktu makan malam tiba Naura hanya memesan makanannya di antar ke kamar, begitupun nenek karena nenek lelah ingin istirahat berjalan ke bawah membuat nenek sangat lelah, nenek dan Naura selesai makan merebahkan diri di ranjang dan melihat tv di kamar masing-masing.
nenek sudah tertidur, pelayan yang memijat kaki nenek berhenti menyelimuti tubuh nenek dan mematikan tv mengganti lampu tidur pelayan berjalan keluar kamar membawa sisa hidangan makan malam.
Naura pun meminta agar pelayan keluar dan membawa sisa hidangan makan malam karena Naura masih menunggu telfon dari Leo, pelayan meninggalkan Naura dikamar sendiri belum tertidur, Naura dikamar melihat tv sambil bolak balikkan badannya melihat ponsel belum ada pesan atau telfon.
Aldo ke ruang tuannya memberitahu kalau waktu sudah malam Leo langsung menutup laptop dan meletakkan berkas dokumennya, Leo berjalan keluar ruang di ikuti Aldo dari belakang. Leo masuk ke mobil dikendarai Aldo melaju kencang sampai di apartemen Leo dan Aldo berjalan masuk sampai di pintu apartemen langsung masuk ke dalam Aldo berada di samping apartemen Leo. Leo masuk kamar mandi membersihkan diri memakai pakaian lalu berbaring di ranjang.
Leo yang kelelahan mau memejamkan mata teringan Naura lalu mengambil ponsel menelfon Naura sambil melihat layar ponsel tak berselang lama Naura mengangkat telfon terlihat wajah Leo sehabis mandi terlihat cool dan tampan.
__ADS_1
"Kamu belum tidur" ucap Leo.
"Aku belum ngantuk" ucap Naura.
"Jangan bohong biasanya kamu jam segini sudah tidur, apa kamu menungguku" ucap Leo.
Naura hanya mengangguk, jangan menungguku aku pulang pasti malam kalau sudah malam tidurlah kasihan baby kita butuh istirahat jangan buat bergadang hanya menunggu telfon dariku, aku pasti kabari kamu tiap hari kalau tadi sore aku masih banyak pekerjaan jadi tidak sempat kabari.
"Kamu ada dimana kok sendirian" ucap Naura.
"Aku ada di apartemen, ya sendiri sayang habisnya istriku masih di sana" ucap Leo tersenyum.
"Kamu tidak ajak aldo tidur bareng dari pada sendirian kamu kan selalu sama Aldo kemanapun kamu pergi, seperti 11 12 saja" ucap Naura tersenyum.
"Aku masih normal sayang emang jeruk makan jeruk" ucap Leo.
Kamu tidur dulu sayang, aku mau tidur ngantuk lelah besok aku harus ke perusahaan lebih awal ada meeting penting pertemuan group harus aku datang, doakan aku menang tender lagi sayang biar perusahaan tambah besar ucap Leo.
Naura mengangguk saja karena sudah lelah dan ngantuk, Naura menutup ponselnya lalu tertidur pulas sudah senang bisa bicara sama Leo. Leo yang ada di apartemen langsung tertidur pulang tadi menahan ngantuk karena memberi kabar istri tercintanya biar tidak menghawatirkan keadaanya dan mengurangi rasa kangennya. mereka sudah memasuki alam mimpi yang indah berada dalam kejauhan.
Ditempat mansion mama yang mendengar kalau Leo sudah datang ke Jakarta lagi, mama meminta Leo kembali ke mansion dan berkumpul seperti dulu lagi. Mama pernah meminta Leo kembali pulang ke mansion dan di jawab lusa akan datang tapi Leo tidak datang ke mansion membuat mama merasa kehilangan anak tunggal yang sudah dilahirkan dan dibesarkan di mansion ini. papa yang melihat mama sehari-hari tidak tega atas perlakuan papa sendiri menutupi semua keberadaan Leo dan Naura. papa yang memberitahu kalau Leo sudah datang ke Jakarta.
"Mama sabar aja pasti Leo akan kembali ke mansion ini" ucap papa.
"Apa papa yakin Leo akan pulang ke mansion ini dan berkumpul bersama kembali" ucap mama.
"Papa akan menyuruh Leo pulang dan bertemu dengan mama" ucap papa.
"Mama kangen pa sama Leo, anak tunggal keluarga Nasution pa" ucap mama pelan.
Aku tidak tega melihat mama setiap hari seperti ini bagaimanapun Leo anak mama yang pernah dilahirkan mama dibesarkan sampai kasih sayang mama tidak pernah hilang, aku tau papa pasti salah melakukan ini dan merahasiakan semuanya sampai mama menderita seperti ini. gumam papa dalam hati dan memeluk mama agar tertidur waktu yang sudah sangat malam.
__ADS_1
papa dan mama sudah tertidur pulas, kalau mama tidur selesai minum obat tidur karena memikirkan Leo mama tidak bisa tidur pulas. papa mengetahui mama mengonsumsi obat tidur hanya diam saja merenung akan kesalahan yang sudah keterlaluan kepada mama, ini semua ulah Vira yang seharusnya diberi hukuman bukan mama yang merasa menderita.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=