
seminggu telah berlalu,kini malam, Minggu pun telah tiba acara makan malam bersama, keluarga anggaran dan keluarga,
Ashok pun tiba mereka asyik,bercincang
bincang sambil Senda gurau karena lucky dan Dion memang sudah bersahabat sejak kecil, hanya karena,
kesibukan masing masing lah yang membuat mereka jarang bertemu satu sama lain mereka sudah seperti. keluarga
"gimana kabar mu ku,,kata ayah Galang.
"alhamdulilah baik seperti yang kau liat gimana dengan mu ,,ucap papi Vanya.
"aku juga baik,,ucap ayah Galang.
"lucky gak kerasa ya sebentar lagi,kita bakal jadi besan ,,ucap ayah Galang lagi.
"ia Yon anak mu sangat tampan teryata ,,ucap papi Vanya.
"ah kamu bisa saja Ki anak mu juga pasti cantik seperti Astrid,,ucap ayah Galang.
"dimana Putri mu itu,,ucap ayah Dion.
"dia masih ada di kamar lagi dandan biasalah perempuan,,ucap papi Vanya.
"oh begitu,,kata ayah Galang.
____________________________
*"Di kamar Vanya,,#
vanya sedang duduk di depan cermin meja rias di kamar nya, sambil melamun
seperti apa ya dia apa dia itu om om batin Vanya
tiba tiba terdengar suara kutukan pintu.
tok..tok..tok..tok.. "Vanya sanyang apa, kamu sudah siap nak,,kata mami Vanya.
teryata itu suara maminya Vanya di balik
pintu.
"sudah mi,,kata Vanya.
lalu mami Vanya masuk untuk menjumpai Vanya dia melihat, Vanya
yang sedang melakun.
__ADS_1
"ada apa sayang kenapa kamu melamun,, kata mami Vanya.
"tidak apa apa mi hanya sedikit bingung, siapa yang mau jadi calon suami vanya, apa dia om om mi,,kata Vanya sedih.
"bukan sayang dia masih muda kok ganteng lagi,,kata mami Vanya.
"benarkah,,kata Vanya.
"benar sayang ya sudah ayo kita turun, sudah di tunggu di bawah,,kata mami Astrid.
lalu mereka keluar kamar,menuruni anak tangga lalu mami Vanya bergabung. dengan yang lain nya.
"sayang princess papi sini nak,, kata papi Vanya.
"ia pi,, kata Vanya.
"princess kenalin ini sahabat papi om Dion,,kata papi Vanya.
"ayo salam sayang,,kata mami Vanya.
"ia mi,,kata Vanya nurut.
lalu Vanya bersalaman dengan calon, mertua nya itu mencium punggung tangan nya.
"wah kamu cantik sekali sayang,, kata bunda Galang.
lalu mata Vanya tertuju kepada seseorang yang sedari tadi fokus dengan ponsel nya.
hah itu kan es batu apa gue salah liat tapi enggak kok ya benar itu batu es batin Vanya.
"hai es batu ngapain lo kesini,,kata Vanya ketus.
lalu Galang pun tetap diam tak bergeming sedikitpun.
"astaga lo tuli ya,,kata Vanya kesal.
"Lo ngomong sama gue,,kata Galang Cuek.
"ia lah masak ngomong sama nyamuk,,kata Vanya kesal.
"ya sampa tau ,, kata Galang.
"Lo belum jawab pertanyaan gue ngapain lo ada di rumah gue,,kata Vanya.
"ya gue gak tau gue cuma ngikut orang tua gue,, kata Galang Santai.
"hah kalian sudah saling kenal,,kata bunda Galang.
__ADS_1
"ia Tan kita satu sekolah satu kelas,,kata vanya.
"oh bagus lah kalau gitu,,kata papi Vanya.
tiba tiba bi Ijah datang menghampiri mereka yang sedang asyik ngobrol, sambil tertawa.
"permisi tuan nyonya makan malam nya sudah siap,,kata bi Ijah sopan.
ya bi Ijah asisten rumah tangga keluarga Ashok ,beliau sudah sejak Vanya belum ada dia bekerja dengan orang tua Vanya
sejak kedua orang tua Vanya baru, menikah sampai sekarang ini.
"oke bi kami akan segera kesana,,kata papi Vanya.
mereka pun berjalan menuju meja makan, duduk di tempat mereka masing masing, mereka makan sambil Senda gurau hanya dua manusia yang hanya diam yaitu Galang dan juga Vanya,ya mereka hanya dia menikmati makan malam mereka tanpa satu patah kata pun.
selain makan mereka kembali ke ruang keluarga berbincang bincang sampai Vanya pamit.
"maaf boleh aku bicara berdua sama es batu eh maksudnya Galang,,kata Vanya.
"boleh sayang silahkan,,kata bunda Galang ramah.
mereka berdua pun jalan menuju taman belakang rumah.
"hai es batu kenapa lo mau aja si di jodohin kenapa gak nolak aja,,kata Vanya ketus.
"udah tapi gak di dengar nya kenapa gak lo aja yang nolak,,kata Galang Santai.
"udah juga tapi papi gak mau dengerin, aku udah cari berbagai alasan tapi tetap gak mempan,, kata Vanya.
"ya sudah berarti kita terima saja nolak pun percumah kan,,kata Galang.
"ia juga si,,kata vanya.
akhirnya mereka menyerah dan nurut, saja apa kata orang tua mereka,tok mau nolak juga percumah, mereka pun kembali bergabung bersama keluarga mereka lagi.
"sudah ngomong nya,,kata papi Vanya.
"sudah kok,, kata Vanya lesu.
"yasudah kami pulang dulu ya sudah malam,,kata ayah Galang.
"oke Yon sampai ketemu Minggu depan pas pertunangan anak anak kita,,kata papi Vanya.
"oke ky sampai ketemu lagi,,kata ayah Galang sambil melambaikan tangan.
Bersambung.......
__ADS_1
jangan lupa like, komentar dan vote nya kakak kakak 😊😊😊😊