Menjadi Dewa Di Kehidupan Kedua [S1]

Menjadi Dewa Di Kehidupan Kedua [S1]
Chp 46 : Ketua Sekte Gunung Pedang


__ADS_3

"Sebenarnya kekuatan ilusi itu harus ditampung dengan wadah, misalnya seperti Lei Mei yang kekuatan ilusinya melalui wadah berupa cincin tapi dalam beberapa kasus ada yang memang dari lahir," ucap Cia Changyi menjelaskan.


"Kalau guru sendiri bagaimana? Pakai wadah atau bakat dari lahir?" tanya Han Yu penasaran.


"Aku memakai wadah juga, Lei Mei kalau kau mau mempelajari ilusi maka kau harus memiliki wadah yang bisa memancarkan kekuatan ilusi, cirinya wadah itu adalah bisa membuat mu menjadi mengalami ilusi ketika mendekatinya," ucap Cia Changyi menjelaskan.


"Berarti aku harus seperti guru yang berkelana ke mana-mana, dengan begitu aku pun bisa menemukan harta peninggalan orang zaman dulu yang menggunakan ilusi," ucap Han Yu.


"Iya, kalau kau sudah ketemu baru aku ajari kau cara menggunakan dan mengontrol ilusi itu," ucap Cia Changyi kemudian tersenyum lalu mengusap rambut Han Yu.


Sontak hal itu membuat Han Yu merasa malu, ia baru pertama kali diperlakukan seperti ini oleh seorang pria apalagi yang melakukan ini adalah Cia Changyi yang merupakan guru Han Yu.


Mereka pun melanjutkan perjalanan ke sekte sambil mengobrol sampai mereka berpisah ke kamar masing-masing, mereka pun beristirahat untuk latihan esok hari.


Keesokan harinya Han Bao masih melakukan latihan fisik bersama Lei Mei, mereka naik turun gunung menggunakan beban hanya saja lebih berat dari yang kemarin.


Sedangkan Han Yu saat ini sedang melakukan beberapa gerakan dasar dibawah pengawasan Yeon-Jin, beberapa kali Yeon-Jin kesal karena gerakan Han Yu yang salah.


Cia Changyi duduk di batu, ia melihat latihan Han Yu kemudian ia melirik ke atas dan dapat melihat Xi Li yang sedang memperhatikan latihan apa yang diberikan kepada dua muridnya.


Cia Changyi pun menghampiri Xi Li.


"Bagaimana menurut mu latihan yang aku berikan?" tanya Cia Changyi kepada Xi Li.


"Untuk kasus Han Yu memang benar dia kurang di bagian gerakan dasar jadi tak ada salahnya memperkuat itu tapi untuk Han Bao apa tak masalah dengan tubuhnya," ucap Xi Li.

__ADS_1


Xi Li membayangkan tubuh Han Bao bisa menjadi kekar seperti pria, jelas hal itu akan mengubah penampilan Han Bao yang sebelumnya imut menjadi tomboy.


"Tenang saja aku ini ahli membuat ramuan sehingga tubuh Xi Li tidak akan menjadi kekar walaupun latihan keras seperti pria," ucap Cia Changyi menenangkan Xi Li.


"Jadi kau ahli ramuan? Bisakah aku meminta tolong kepada mu untuk menyembuhkan ketua sekte, dia mengalami luka yang kata tabib hanya bisa disembuhkan dengan ramuan," ucap Xi Li.


Xi Li cukup terkejut karena keberadaan ahli ramuan sangat jarang terjadi, Cia Changyi mengingat kalau ketua sekte gunung pedang memiliki kekuatan yang kuat.


Namun ketua sekte gunung pedang meninggal karena luka dalam selama bertahun-tahun saat bertarung dan setelah itu sekte gunung pedang pun dapat dimusnahkan oleh aliansi gerakan iblis.


Cia Changyi tersenyum, sepertinya dengan ia menyembuhkan ketua sekte gunung pedang dapat merubah kejadian di kehidupan sebelumnya sehingga sekte ini bisa bertahan.


"Baiklah aku akan sebisa mungkin mengobati ketua sekte, aku juga kebetulan memiliki pengetahuan tentang pengobatan juga," ucap Cia Changyi yang membuat Xi Li senang.


Akhirnya Xi Li pun mengantarkan Cia Changyi untuk ke ruang ketua sekte, selama jalan Xi Li menjelaskan gejala yang diderita oleh ketua sekte sehingga membuat kekuatannya melemah.


Awalnya Cia Changyi pikir kalau apa yang diderita oleh ketua sekte cahaya pedang sama seperti yang dialami oleh Lee Anming namun mendengar gejalanya membuatnya ragu dan harus memastikannya sendiri.


Di dalam ruangan ketua sekte nampak sosok pria tua berumur 70 tahun sedang berbaring, ia merasakan sakit yang cukup kuat di seluruh tubuh namun perlahan mulai hilang akibat obat dari tabib sebelumnya.


"Mohon maaf ketua sekte ini Xi Li membawakan seorang ahli ramuan untuk anda," ucap Xi Li yang membangunkan ketua sekte, ketua sekte pun bangun dan mengubah posisi berbaring menjadi duduk.


"Apa benar dia ahli ramuan yang bisa menyembuhkan luka dalam ku ini?" tanya ketua sekte gunung pedang, ia terbatuk dan dalam keadaan lemas.


"Kalau begitu izinkan saya untuk memeriksa gejala penyakit anda dulu," ucap Cia Changyi yang diizinkan oleh ketua sekte gunung pedang.

__ADS_1


Cia Changyi memeriksa denyut nadi ketua sekte gunung pedang, dapat dilihat juga gejala seperti mata merah, dahi menghitam, suhu tubuh naik-turun dan lainnya.


"Ketua apakah saat anda bertarung dengan orang yang membuat anda seperti ini anda ditemukan tidak sadarkan diri?" tanya Cia Changyi kepada ketua sekte.


Hal itu dibenarkan oleh ketua sekte gunung pedang, hal ini semakin memperjelas Cia Changyi ternyata kasusnya hampir mirip dengan Lee Anming tapi luka dan gejalanya berbeda.


"Sepertinya ini mirip dengan apa yang terjadi dengan kakak ku, dia juga di lemahkan kekuatannya oleh pendekar aliran hitam, aku menduga pasti ada orang dalam," ucap Cia Changyi.


"Tapi bagaimana bisa ada orang dalam yang mengkhianati kami, kami semua di sini seperti keluarga sendiri," ucap Xi Li, ia tak menyangka kalau sampai ada yang berkhianat.


"Di sekte asal ku ada seorang murid yang menjadi mata-mata dari aliansi gerakan iblis yang melukai kakak ku, jadi mungkin kan kalau hal serupa terjadi di sini," ucap Cia Changyi.


"Mungkin apa yang kau katakan ada benarnya tapi bagaimana caranya kau membuktikan apa yang kau katakan itu benar," ucap ketua sekte gunung pedang.


"Aku akan menyembuhkan mu dan setelah itu akan aku tunukkan kepada mu siapa pelaku yang telah mengkhianati sekte bagaimana?" ucap Cia Changyi.


Ketua sekte gunung pedang memandang Xi Li dan memberi kode untuk percaya dengan Cia Changyi, akhirnya ia pun menyetujui apa yang diucapkan oleh Cia Changyi.


"Baiklah karena kalian sudah setuju jadi silakan minum ramuan ini, saya akan membantu anda untuk membersihkan roh jahat dalam diri anda," ucap Cia Changyi sambil menyodorkan sebotol ramuan berwarna jingga.


Ketua sekte cahaya pedang mengambil botol itu kemudian merasakan kalau ramuan itu tidak ada hawa jahat di dalamnya, ia pun tanpa ragu meminum ramuan itu sampai habis.


Kemudian tubuh ketua sekte cahaya pedang pun mulai memerah, rasa sakitnya naik turun membuatnya tak bisa berkata apapun. Cia Changyi pun segera menjentikkan jarinya dan masuk ke dunia ilusi.


Melihat itu Xi Li hanya dapat berharap kalau keputusannya untuk mempercayai Cia Changyi bukanlah kesalahan besar yang akan ia sesali seumur hidup.

__ADS_1


__ADS_2