![Menjadi Dewa Di Kehidupan Kedua [S1]](https://asset.asean.biz.id/menjadi-dewa-di-kehidupan-kedua--s1-.webp)
"Putri Anastasya, jadi bisakah kau jelaskan kepada teman-teman ku," ucap Cia Changyi menatap tajam tuan putri.
Putri Anastasya memandang Cia Changyi penuh curiga walaupun begitu ia merasa kalau Cia Changyi dan teman-temannya tak berbahaya sama sekali.
"Baiklah, perkenalkan nama ku Anastasya yang merupakan putri dari raja Europia. Aku tadi hendak dibunuh oleh suruhan ratu," ucap putri Anastasya mencoba menjelaskan.
"Jadi kau tuan putri? Apakah kita harus melakukan salam kehormatan?" tanya Lei Mei yang merasa terkejut dengan identitas wanita yang mereka telah tolong.
"Tak usah Lei Mei, tuan putri apa yang akan kau lakukan? Mau pulang ke kerajaan karena kita juga mau ke sana atau mau bagaimana," tanya A Yeong kepada putri Anastasya.
Putri Anastasya melirik ke arah 5 orang yang berada dihadapannya dan matanya tertuju di arah Cia Changyi yang memiliki kemampuan hebat walaupun masih sangat muda.
"Sebenarnya kalian itu siapa?" tanya putri Anastasya merasa bingung.
"Kami adalah tim pengelana," ucap Cia Changyi menjawab pertanyaan putri Anastasya.
"Tuan putri, aku dengar kau bilang ratu yang hendak membunuh mu. Jadi ada konflik internal kerajaan Europia?" tanya Wei Lan.
"Iya, ibu tiri ku ingin membakar negeri Europia," ucap putri Anastasya mengingat kejadian aneh yang sempat ia alami saat mendapatkan penglihatan tentang rencana ibu tirinya.
"Oh jadi benar tentang itu, beberapa bulan yang lalu saat aku menjalankan misi di sebuah desa ada beberapa bangsa Europia yang mencari jejak naga surga api," ucap Wei Lan.
"Naga surga api? Katakan apa yang sebenarnya terjadi," ucap putri Anastasya kepada Wei Lan.
Flashback...
__ADS_1
Wei Lan dalam perjalanan menuju ke desa yang dikonfirmasi akan diserang oleh kelompok pendekar hitam, anehnya sepanjang jalan ada darah hitam yang menggenang.
"Darah apa ini? Jangan-jangan ada yang terluka lagi di sekitar sini," ucap Wei Lan yang berusaha menghindari genangan darah yang memanjang itu agar tak mengotori sepatu barunya.
Tak lama kemudian ada sekelompok orang yang sedang memukuli seseorang, melihat itu Wei Lan pun segera ingin menolong orang yang tak berdaya itu.
"Hei kalian! Lepaskan orang tua itu," ucap Wei Lan yang membuat 3 orang itu menoleh ke arah Wei Lan, wajah ketiganya sangat khas dari bangsa Europia yang bermata biru dan berambut pirang.
"Sialan, aku yang akan mengurus dia dan kalian bungkam laki-laki sok jagoan itu," ucap salah seorang pria Europia yang kemudian dua yang lainnya pun menghadapi Wei Lan.
Wei Lan diserang oleh dua orang itu tapi fokus utama Wei Lan adalah pria paruh baya itu yang dianiaya oleh pemuda yang lebih kuat, ia tak tahan melihat penindasan seperti ini.
Gaya bertarung dua orang dari bangsa Europia sangat cepat, Wei Lan harus mengimbangi mereka dengan menggunakan tangan dan kakinya.
Tangan kanannya menebas serangan dari orang di sisi kanannya, sementara tangan kaki kirinya menendang pedang yang diarahkan dari sisi kirinya.
Fokus utamanya adalah laki-laki paruh baya itu yang harus ia selamatkan dari pendekar hitam ini, Wei Lan pun menebas pedang 180 derajat sambil berlari ke arah pria paruh baya itu yang sedang digeledah oleh seorang pemuda.
"Hah ketemu!" ucap pemuda itu yang kemudian ada buku berjudul 'Jalan Naga Surga Api' yang kemudian disembunyikan dibalik jubah pemuda itu.
Mendadak 3 pemuda itu menghilang menjadi asap, hal itu mengejutkan Wei Lan tapi ia bergegas ke tempat kakek itu dan ternyata sudah terlambat, kakek itu sudah meninggal dunia.
"Hah, padahal aku bisa menyelamatkannya. Semoga kakek ini tenang dialam sana," ucap Wei Lan, tapi ia tetap bingung mengapa 3 pemuda itu mencuri buku dan juga menghilang begitu saja.
Flashback Off.
__ADS_1
"Apa?! Jangan katakan kepadaku kalau pria itu memiliki 3 tahi lalat di pipi kirinya," ucap putri Anastasya dengan nada tinggi yang kemudian diangguki oleh Wei Lan.
Putri Anastasya sekarang memahami semuanya, rupanya benar selama ini kecurigaannya tentang ibu tirinya yang memiliki dendam dengan negeri Euthopia. Tadinya dia berusaha tidak mempercayainya karena kebaikan yang ditampilkan oleh ibu tirinya tapi sekarang ia tahu kebusukan ibu tirinya itu.
"Pantas saja kakek Daniel tidak pernah kembali, aku yakin dia dibunuh karena memiliki buku naga itu dari makam leluhur," batin putri Anastasya.
"Sekarang mau bagaimana tuan putri? Sepertinya negeri Euthopia dalam bahaya yang mengintai, bisa-bisa seluruh negeri dilahap si jago merah," ucap Cia Changyi.
"Sebenarnya apa mau mu? Aku rasa kita tidak saling kenal satu sama lain," ucap putri Anastasya yang membuat Yeon-Jin tersenyum.
"Putri yang terhormat, kalau ratu tidak dihentikan maka dalam kurun waktu beberapa tahun dari sekarang negeri akan hancur dan puncaknya terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan bangsa Europia, semua ini untuk persemabahan iblis," ucap Yeon-Jin.
Yeon-Jin bisa mengatakan itu karena dialah yang memimpin pembakaran negeri Euthopia yang membuat hampir seluruh bagian bumi tertutup asap hitam bahkan air pun menguap.
"Kau tahu dari mana hal itu? Emang ini semua ada kaitannya dengan aliansi pembangkitan iblis," ucap putri Anastasya yang bingung, ia tak berpikir kalau ratu bersekutu dengan iblis.
"Terserah kau mau percaya atau tidak tapi tujuan kita sama, kami ingin menghentikan gerakan iblis dan begitu juga dengan anda yang ingin menghentikan pengkhianatan ratu. Jadi bisakah kita saling membantu," ucap Yeon-Jin.
"Untuk apa aku percaya dengan kalian, bisa jadi kalian hanyalah penipu ulung yang akan menjebakku lalu menyerahkan ku ke ratu," ucap putri Anastasya.
"Hei kalau kita seperti itu pasti kau sudah berada di hadapan ratu atau malahan sudah dieksekusi, lagian kita bukan dari bangsa Europia dan tidak ada hubungannya dengan ratu," ucap A Yeong menjelaskan.
"Kak, percayalah dengan kedua kakak kami. Walaupun kami mungkin saja mencurigakan tapi kami tak ada niatan jahat sama sekali," ucap Lei Mei meyakinkan putri Anastasya.
Putri Anastasya dalam keadaan lemas, ia tak bisa kabur dari mereka walaupun ia ingin. "Sebaiknya aku ikuti apa yang mereka mau dulu baru aku usahakan untuk kabur dari mereka," batin putri Anastasya.
__ADS_1
"Baiklah, kalian mau membantu ku kan maka aku bisa membantu kalian memasuki kerajaan besok dengan alibi kalian menyelamatkan ku dari penyerang," ucap putri Anastasya.
Cia Changyi tahu dikepala putri Anastasya pasti sudah direncanakan bagaimana ia bisa kabur, tapi Cia Changyi yang dulu cukup lama berteman dengan putri Anastasya dikehidupan sebelumnya sudah sangat mengenalnya.