Menjadi Dewa Di Kehidupan Kedua [S1]

Menjadi Dewa Di Kehidupan Kedua [S1]
Chp 69 : Adu Elemen


__ADS_3

Tak lama kemudian Han Yu dan Xixi mengeluarkan kemampuan berpedang mereka dengan sekuat tenaga, Xixi tak mau harga dirinya diinjak-injak oleh Han Yu.


Pedang Xixi dengan membabi buta menghantam pedang Han Yu, Han Yu merasa kalau ia telah melukai ego dari Xixi yang membuatnya harus mengalahkan Xixi kalau tak mau kepalanya terpenggal.


Karena udara yang mulai lebih stabil dari sebelumnya sehingga api yang tercipta oleh Han Yu mulai lebih membesar, Xixi yang sudah tahu tentang kekuatan yang dimiliki Han Yu pun tak lengah sedikit pun.


Han Yu menggerakan apinya ke bawah dan langsung melesat ke samping yang mana efek api itu muncul berlawanan dengan sumber api, dibutuhkan kegesitan yang tinggi untuk melawan Han Yu.


Xixi berusaha menangkis api-api itu dengan berusaha memberi jarak antara tubuhnya dengan api-api itu karena ia tahu efeknya tidak akan baik walaupun terkena sedikit.


Xixi menggunakan elemen angin yang terbangun sejak usianya 5 tahun, ia membuat gerakannya semakin cepat dengan elemen angin miliknya untuk mengimbangi kekuatan api Han Yu.


Han Yu menghitung besarnya energi yang harus ia keluarkan, cukup merepotkan juga ia harus mendobelkan perhitungannya karena udara yang tak sepenuhnya stabil.


Pedang Han Yu membentuk huruf V yang membentuk dua bola api yang mengarah ke Xixi, dan bersamaan dengan itu Han Yu melompat ke belakang Xixi untuk menghalanginya.


Xixi tak tinggal diam, ia memilih melompat ke atas namun hal itu sudah dapat ditebak oleh Han Yu sehingga ia mengalihkan serangan api itu ke atas tepatnya ke arah Xixi.


Xixi yang melihat api-api itu menuju ke arahnya pun menggertakan giginya merasa kesal, ia mencoba menebas api-api itu dengan pedangnya yang ia campuri elemen angin.


Di udara sambil dalam keadaan melompat, Xixi menebaskan pedangnya ke arah api-api itu dari arah bawah yang membuat api-api itu terbelah ke sisi samping.

__ADS_1


Kaki Xixi langsung menyentuh tanah, setelah itu ia membentuk serangan pedang berbentuk spiral yang membuat efek angin kencang. Dari pedangnya ia membuat angin ****** beliung kecil.


Angin itu cukup kencabg walaupun berukuran kecil, Han Yu memberanikan diri menerobos angin ****** beliungnya itu. Ia menguatkan kuda-kudanya dan berlari sambil pedangnya ia buat sebagai perisai.


Pedang Han Yu ia arahkan ke depan angin itu dan saat menyentuh angin ****** beliung itu membuat percikan api keluar dari pedang Han Yu, angin itu pun memutari percikan api itu.


Langkah Han Yu semakin dekat dengan Xixi membuat Xixi melancarkan kembali aksinya. Kali ini Xixi juga mengangkat pedangnya ke depan, mata pedangnya ia arahkan tepat ke mata pedang Han Yu.


Mata pedang milik Xixi membentuk angin kecil yang lebih kencang lagi, kali ini ia juga berlari menuju ke Han Yu dan beberapa saat kemudian mata pedang Xixi dan Han Yu pun bertemu.


Terjadi efek yang tak terduga, angin dari dua sisi langsung menjadi lebih besar dengan kobaran api yang juga terbentuk yang awalnya hanya percikan kecil.


Xixi yang panik pun mundur ke belakang karena ia tak menyangka kalau api Han Yu akan membesar dua arah, Han Yu pun juga mundur ke belakang karena kaget walaupun toh ia tak akan terluka dengan elemen api miliknya.


Jarum yang beracun itu telah Xixi aliri elemen angin dan beberapa saat kemudian jarum itu melesat dengan cepat menuju ke leher Han Yu, beberapa detik kemudian jarum itu pun menancap di leher Han Yu.


Melihat itu membuat Xixi senang, dirinya menjadi lebih percaya diri lagi untuk mengalahkan Han Yu kali ini. Xixi bersiap dengan kuda-kudanya untuk kembali menyerang Han Yu.


Han Yu tak diam saja, pertarungan kembali berlanjut tapi kali ini mereka menggunakan kemampuan pedang murni tanpa elemen. Sepertinya kejadian tadi membuat elemen mereka kurang stabil.


Walau tanpa elemen angin milik Xixi tapi ia tetap bisa menggerakan pedang dan tubuhnya dengan gesit walau tak segesit saat menggunakan elemen angin, tapi sekarang dirinya yakin bisa mengalahkan Han Yu.

__ADS_1


Han Yu nampak fokus bertarung dengan Xixi, sesekali Han Yu bergerak lebih cepat dari Xixi sehingga membuat Xixi hampir terkena tebasan pedang Han Yu.


Xixi berusaha memberikan serangan yang kuat dengan pedangnya tapi tetap saja dapat ditangkis oleh Han Yu seakan-akan Han Yu bisa membaca pergerakan Xixi.


"Kenapa staminanya belum menurun drastis? Apa jangan-jangan ia kebal dengan racun ku, tapi rasanya itu tak mungkin ah," batin Xixi sambil terus menebas ke arah Han Yu.


Xixi memutar pedangnya di depan Han Yu dan membentuk huruf O, namun Han Yu menaruh pedangnya lurus berada di depan putaran pedang Han Yu sehingga memblokir efek serangan Xixi itu.


Xixi kembali menyerang dengan menarik pedangnya ke belakang lalu dengan cepat ia tarik ke arah Han Yu yang ada di hadapannya namun Han Yu pun melakukan hal yang sama sehingga kedua pedang mereka saling menyentuh.


Efek dari benturan kedua pedang itu membuat gelombang yang cukup kuat sehingga membuat baik Xixi maupun Han Yu mundur beberapa langkah sambil menyestabilkan pedang mereka.


Xixi sudah muak dengan semua ini, ia pun memberanikan diri kembali mengirimkan jarum beracun untuk Han Yu. Kali ini bukan hanya satu jarum tapi tiga jarum sekaligus yang tersisa.


Masing-masing jarum itu menyentuh leher, lengan kanan dan kaki kiri Han Yu. Xixi berpikir kalau Han Yu pasti tak akan kebal dengan dosis tinggi dari 3 jarum sekaligus.


Dengan beraninya Xixi berlari dengan angin ****** beliung di pedangnya, kali ini ia langsung tak segan-segan untuk segera mengakhiri pertarungan dengan Han Yu.


Angin ****** beliung itu membesar lalu terhempas bersamaan dengan tebasan dari pedang Xixi, Han Yu tak diam saja dan membalas dengan percikan api.


Dari pedang Han Yu muncul percikan api yang semakin membesar apalagi ketika bersentuhan dengan elemen angin dari Xixi. Kali ini mereka berdua sekuat tenaga menahan gelombang kuat yang dihasilkan dari adu elemen itu.

__ADS_1


Xixi melangkah maju dengan terus menggunakan energinya secara boros untuk segera mengalahkan Han Yu dengan terburu-buru namun berbeda dengan Han Yu.


Han Yu telah diajari cara menghemat energi sehingga Han Yu pun tetap bisa menghasilkan serangan berdaya besar dengan mengeluarkan energi yang tak banyak.


__ADS_2