![Menjadi Dewa Di Kehidupan Kedua [S1]](https://asset.asean.biz.id/menjadi-dewa-di-kehidupan-kedua--s1-.webp)
Cia Changyi telah menjadi bayangan dari ratu, ia dibawa oleh ratu menuju ke tempat yang semacam ruang bawah tanah yang berwarna merah semuanya dengan minim penerangan.
Akhirnya ratu masuk ke ruangan yang cukup besar, disana ada sosok wanita lain yang memakai pakaian merah dan hitam yang menyatu dengan warna disekitarnya.
"Wah, ratu yang agung. Kau akhirnya datang dan sepertinya tidak sendirian, siapa gerangan yang berada dibalik bayangan mu itu?" sosok wanita itu menyeringai.
Wanita itu kemudian menggunakan benang-benang miliknya untuk menarik tubuh Cia Changyi, rupanya benang-benang itu bisa menghancurkan efek artefak yang dipakai Cia Changyi.
"Hahaha, kau pikir aku bodoh tidak tahu semua yang telah kau, putri, dan yang lain rencanakan. Ku akui kau hebat mengidentifikasi mata-mata ku dan juga mengorek informasi tapi aku lebih pintar dari bayangan mu," ucap ratu.
Cia Changyi ia diikat dengan cukup kuat, ia tak bisa berkata apapun dan sudah terjebak sekedimikian rupa. Ia menatap sosok wanita yang mengikatnya lalu membelalakkan matanya.
"Kau! Dasar wanita iblis," ucap Cia Changyi.
"Hahahaha, kau sangat hebat mengetahui informasi tentang ku walau aku tak tahu bagaimana cara mu melakukannya tapi aku akan menjadikan mu alatku," ucap wanita iblis itu.
Ya, wanita itu adalah Lili yang merupakan perwujudan dari titisan ibu iblis yang menjadi istri raja iblis. Lili inilah yang juga memanipulasi Yeon-Jin dikehidupan sebelumnya.
"Alat yang bagus untuk memata-matai seseorang, tapi hal yang kau tak ketahui adalah aku telah membuat dinding dan lantai istana menjadi mata dan telinga ku," ucap ratu.
Beberapa artefak kecil yang digunakan Cia Changyi untuk memata-matai di istana telah dihancurkan oleh ratu dihadapannya. Bersamaan dengan itu ikatan benang di tubuh Cia Changyi semakin erat.
"Kau seharusnya tahu benang ini kan, kalau dilihat dari kemampuan informan mu, awalnya aku akan menggunakan ini kepada Yeon-Jin tapi kau setelah melihat mu aku jadi berubah pikiran," ucap Lili.
__ADS_1
"Jadi kau sudah memata-matai aku dan Yeon-Jin sejak aku membunuh bawahan mu itu?" tanya Cia Changyi, ia mengingat dulu telah membunuh semua yang hendak menculik Yeon-Jin.
"Ya kau memang cukup beruntung saat itu tapi sepertinya kau belum terlalu cerdik saat itu dengan membiarkan sisa tubuhnya, aku menggunakan itu untuk mengetahui keberadaan kalian," ucap Lili yang semakin mempererat ikatan benangnya.
"Tapi aku heran, bagaimana caranya kau yang masih kecil ini bisa memiliki kemampuan sebesar ini. Pasti kau memiliki rahasia yang kau sembunyikan kan?" ucap ratu memperhatikan tubuh Cia Changyi.
"Tenang saja ratu, setelah anak ini aku kuasai maka kekuatan dan juga rahasianya akan menjadi milik kita. Tekad mu untuk menghentikan kebangkitan suamiku akan ku gunakan sebagai boomerang bagi para pendekar putih," ucap Lili.
Dari benang-benang itu yang melilit tubuh Cia Changyi telah keluar semacam aura kegelapan. Pantas saja Cia Changyi tidak bisa melepaskan diri, rupanya ini adalah benang neraka!
"Sialan, aku tidak bisa menggunakan mutiara cahaya dewa untuk membantu ku dengan ini. Kalau aku memaksakan diri bisa-bisa dunia ini hancur," batin Cia Changyi.
Cia Changyi serasa tak menyangka kalau dirinya bisa dibodohi sejak awal, ia bisa disebut sangat ceroboh jika tak mengetahui atau pun menyadari sejak awal rencana Lili yang licik ini.
Beberapa saat kemudian, ratu keluar bersama dengan Cia Changyi yang sudah beraura gelap. Yeon-Jin dan Lei Mei yang melihat itu sangat terkejut terutama Yeon-Jin.
"Sial, bukankah itu Lili. Titisan iblis wanita yang mengurung ku dengan pengaruh jahat iblis, apakah sekarang Cia Changyi yang telah terpengaruh kegelapan iblis menggantikan ku," batin Yeon-Jin.
Yeon-Jin segera mundur ke belakang, ia memegang tangan Lei Mei. Yang terpenting sekarang untuk tidak berurusan dengan Lili, ia pun dengan cepat memasuki dimensi alam hutan gaib bersama Lei Mei.
"Lili, apa tak seharusnya kita buat teman-teman dari budak kita ini terbunuh saja. Mengapa kau biarkan mereka kabur?" tanya ratu kepada Lili.
"Biarkan saja mereka, lagian kita sudah memiliki pemimpin mereka yakni Cia Changyi. Dari karakteristik mereka adalah pecundang tanpa sosok Cia Changyi," ucap Lili dengan percaya diri.
__ADS_1
Sedangkan Yeon-Jin dari alam hutan gaibnya segera menuju ke istana, hal itu membuat yang lainnya bertanya-tanya tentang keadaan mereka dan keberadaan Cia Changyi.
"Aku tadi melihat Cia Changyi bersama Lili," ucap Yeon-Jin kepada A Yeong yang langsung paham dengan apa yang dikatakan Yeon-Jin.
"Tidak! itu tidak mungkin terjadi, mana mungkin Cia Changyi bisa terpengaruh oleh kegelapan iblis itu," ucap A Yeong, tapi ia juga tak bisa menyangkal sebagaimana hebatnya benang neraka.
"Aku dan Cia Changyi tak menduga hal ini akan terjadi, kami sampai melupakan sosok Lili si wanita iblis itu. Tapi sekarang kita semua harus kabur dari istana," ucap Yeon-Jin.
"Aku ingin ikut kalian," ucap putri Anastasya. Ia tak tahu apa yang terjadi tapi sepertinya ratu akan membunuhnya saat ia sampai ke sini.
Sedangkan.
"Lihat ini, kekuatan anak bernama Yeon-Jin tak kalah bagusnya bisa menghidupkan orang yang telah ia bunuh dan tadi ia telah berteleportasi, kenapa kau masih membiarkannya?" tanya ratu.
"Aku sudah memata-matai mereka, kekuatan yang dimiliki anak bernama Yeon-Jin itu berkat Cia Changyi. Lagian nantinya dia juga akan dipihak kita karena tubuhnya mengandung racun iblis," ucap Lili.
Cia Changyi saat ini pikirannya kosong, ia sekarang bisa disuruh-suruh oleh Lili karena benang neraka telah melilit sekujur tubuhnya Cia Changyi dengan kuat.
Sementara itu...
"Kita harus bagaimana ini? Entah bagaimana sekarang setelah Cia Changyi dikuasai oleh Lili, bisa saja kan Lili akan mengincar kita juga," ucap A Yeong merasa panik.
"Tenanglah, aku juga tak bisa berpikir saat ini kau tahu. Seharusnya aku yang dikuasai oleh Lili tapi sepertinya Changyi telah menggantikan ku," ucap Yeon-Jin sambil mengepalkan tangannya.
__ADS_1
"Mohon maaf sebelumnya, jadi sebenarnya apa yang terjadi? Dan sebenarnya bagaimana kondisi saudara Cia Changyi saat ini?" tanya Wei Lan, ia memberanikan diri karena khawatir dengan Cia Changyi.
"Aku harus bilang kalau kondisi Cia Changyi sedang tak baik-baik saja, sepertinya dia telah menjadi budak dari Lili si ratu iblis dengan pengaruh benang neraka," ucap A Yeong.