Menjadi Suami Bayaran

Menjadi Suami Bayaran
Bab 20 ~ Menjadi Suami Bayaran


__ADS_3

Tammy meminta maaf kepada mama dan papanya "Iya ma, pa maaf!"


"Lihat anak kamu yang satu ini pa! Kalau di kasih tau cuman bilang maaf-maaf, dan maaf tapi enggak pernah berubah! Kenapa dari kamu kecil sampai sekarang enggak bisa mengimbangi saudara kembar kamu!"


Tammy hanya menangis menunduk "Papa terlalu manja sama Tammy! Lihat jadinya! Dia bodoh dan malas belajar!"


"Mama, papa sudah ya? Kasian Tammy kalau SJ marahi terus!" Kimmy datang, memeluk dan membela saudara kembarnya "Kamu juga Tammy, lain kali kalau mama dan papa bicara kamu nurut ya?"


Tammy mengangguk, kedua orang tua mereka meminta keduanya pulang kerumah. Mereka pun segera pulang, Tammy berpamitan kepada Lala


*******


Di mobil, mamanya tiada henti memarahinya "Tammy, kamu jangan main lagi dengan teman kamu itu! Dia bodoh, enggak bagus bergaul dengan orang seperti itu!"


Tammy hanya diam tanpa pernah membantah ucapan mama dan papanya.


"Lihat kalau di bilangin cuman diam aja taunya! Enggak pernah mau mendengarkan mama dan papa!"


Sepanjang jalan, Tammy terus menerus di marahi dan dihina oleh mamanya sendiri. Papanya juga tidak membela dirinya


"Mulai sekarang, kamu enggak usah minta apa-apa. Mama dan papa akan adil kok, apa yang mama dan papa belikan untuk Kimmy akan kami berikan untuk kamu juga! Karena mama dan papa yakin dan tahu, kalau pilihan Kimmy itu yang baik, yang terbaik! Dia smart beda banget sama kamu!"


Semenjak itu apapun yang Tammy miliki itu semua hanya keinginan Kimmy, bukan dirinya. Dan mama papanya terus berlalu enggak adil hingga mereka dewasa dan akhirnya Tammy mendapatkan kekasih hati lalu memutuskan menikah dengan Rama


Flashback end!

__ADS_1


*********


"Apakah itu terus berlanjut Tam?" Tammy mengangguk "Gimana mama dan papa berbuat, akan selalu seperti itu. Mereka enggak pernah melihat perjuangan aku, proses aku! Yang mereka tahu hanyalah kesalahan dan kegagalan aku dan sekarang aku juga udah gagal kan? Lebih baik mereka mati di tangan aku?"


Ujar Tammy dengan teriak penuh kebencian dan rasa sakit. Apakah benar kata pepatah? Orang jahat berasal dari orang baik yang tersakiti?


"Dan sekarang, kamu punya suami yang jahat. Dia merusak masa depan kamu Tammy,"


Tammy kaget, bagaimana Lala tahu segalanya? "Tadi aku ketemu Kimmy di bawah, dia udah cerita semuanya sama aku. Aku salut banget, Kimmy dan kamu selalu bersama dan saling melindungi,"


"Enggak la!"


Tammy menyangkal, dia juga mengatakan jika dirinya sangat membenci Kimmy "Aku enggak baik sekarang, aku benci banget sama dia! Aku enggak mau melihat wajah dia!"


Lala memahaminya, dia juga tak menyalahkan Tammy karena ia tahu rasa sakit Tammy selama ini


"Gimana caranya dia enggak salah, kalau dia penyebab semua ini! Karena dia, mama dan papa aku enggak pernah banggain aku! Mereka malu punya aku hiks,"


Begitu runyam kisah hidup si kembar menurut Devano, uang tidak menjamin kebahagiaan seseorang ternyata!


Memang benar, nyatanya waktu mama dan papanya Devano masih hidup. Mereka juga hidup seperti orang asing, tidak pernah berkumpul atau hanya sekedar sarapan bersama.


Tammy menoleh ke arah Devano "Ngapain kamu masih di sini?"


Ia pun berteriak kepada Devano "Dia ipar kamu kan?"

__ADS_1


"Enggak! Aku enggak pernah punya keluarga!"


Lala pun hanya diam, dia meminta Tammy untuk kembali istirahat "Kamu istirahat aja, aku akan temani kamu di sini!"


"Beneran?"


"Iya Tammy, kebetulan suami aku lagi keluar kota ada tugasnya. Jadi, aku bisa menginap di sini untuk jagain kamu, kamu bisa tidur sekarang! Kita akan bercerita panjang lebar lagi nanti!"


Tammy menurut, ia kembali membaringkan tubuhnya dan memejamkan mata


Lala mendekati Devano, keduanya duduk di sofa ruangan, tempat keluarga menunggu


"Tammy dulu enggak gitu, mungkin rasa sakit dan capeknya membuat dia menjadi orang yang kasar!"


"Apakah dia baik?"


Lala mengangguk "Tammy itu anaknya pendiam, menurut! Enggak banyak permintaan, dia juga baik! Memang, dia enggak sepintar dan sepopuler Kimmy. Tetapi, Tammy selalu berusaha dan belajar agar mendapatkan juara. Biar mama dan papa mereka bisa banggain mereka didepan guru dan teman-teman,"


"Apakah mama dan papanya tidak adil?"


"Secara materi tidak, mereka mendapatkannya secara rata. Namun, secara kasih sayang mungkin iya ya? Soalnya, Kimmy lebih maju dari Tammy, Kimmy memiliki bakat suara, penampilan juga kepintaran yang tak tertandingi Tammy. Mungkin itu yang menyebabkan kedua orang tua mereka lebih menyayangi Kimmy,"


"Apakah Tammy dan Kimmy dekat?"


Devano merasa penasaran dengan kehidupan si kembar itu, semuanya begitu membuat Devano terkejut. Awalnya ia menganggap Tammy jahat, dan Kimmy yang menderita.

__ADS_1


Namun, mendengar dua puluh persen hidup Tammy membuatnya menjadi iba kepada iparnya itu.


__ADS_2