
"Tenang lah Zaskia!" Vero menenangkan istri itu "sudah aku katakan sama kakak untuk tidak meminta ku menikah! Aku ingin bersama kakak dan menjaga kak Kimmy namun kakak selalu memaksa aku agar aku mau menikah. Lihat kak! Baru beberapa jam saja aku pergi dari rumah kak Kimmy sudah mengalami pendarahan seperti ini,"
Zaskia marah kepada kakaknya Devano "Maafkan kakak Zaskia! Kakak enggak bermaksud membuat kamu,"
"Bagaimana keadaan nona Kimmy?" Vero pun bertanya tentang keadaan kakak iparnya "Dokter masih memeriksanya,"
Dokter keluar, mengatakan jika Kimmy banyak mengeluarkan darah dan harus melakukan tindakan operasi. Zaskia menangis mendengar kondisi kakak iparnya yang memburuk
"Dokter tolong selamatkan kakak ipar ku! Lakukan apapun yang terbaik, jangan sampai sesuatu terjadi kepada kakakku,"
Zaskia ingin Kimmy kembali sehat, ia khawatir dengan keadaan Kimmy. Devano juga memberikan kabar kepada Tammy, bagaimana pun Tammy adalah saudara kembarnya ia berhak tau dengan keadaan Kimmy sekarang.
"Kak,"
Devano memeluk Zaskia, ia khawatir dan berdoa untuk kesembuhan istirnya "Kakak berharap jika kakak ipar mu baik-baik saja,"
Dokter meminta Devano untuk menandatangi surat perjanjian di atas materai oleh pihak rumah sakit
Devano tanpa pikir panjang langsung menandatangi surat perjanjian itu, ia ingin istrinya langsung sehat
__ADS_1
"Tolong lakukan apapun, asal istri ku baik-baik saja,"
Mengatakan dengan suara yang berat, terlihat jelas kesedihan Devano karena keadaan istrinya
**************
Di sisi lain,
Tammy yang mendapatkan kabar buruk tentang kondisi Kimmy pun segera bergegas untuk kembali ke tanah air
"Raka kita harus melakukan penerbangan awal! Keadaan Kimmy sangat kritis,"
"Baik nyonya,"
Ia merasa hancur dan begitu khawatir "Selamatkan dia Tuhan! Jangan sampai sesuatu terjadi kepadanya, tolong lindungi dia dan juga anaknya!"
Tammy berdoa untuk kesembuhan Kimmy, ikatan batin mereka menyatu yang membuat jantung Tammy berdetak tak karuan.
Raka, mempersiapkan tiket untuk mereka berangkat lebih awal
__ADS_1
"Raka, bagaimana?"
"Nyonya, kita akan berangkat ke bandara sekarang juga. Ada jadwal keberangkatan dua jam lagi,"
Tammy merasa tenang, walau ia ingin lebih cepat sampai ke tanah air.
Tammy dan Kimmy berbeda,
Tammy tak mau menggunakan harta Kedua orang tuanya untuk membeli helikopter pribadi walau sebenarnya dia mau
Namun dengan begitu, bukan berarti Kimmy menghabiskan jatah milik Tammy, Tammy menyimpan bagiannya untuk tabungan masa depan Bintang
Begitu sayangnya Tammy kepada Bintang, walau Bintang bukan anak kandungnya namun ia akan memberikan semua harta kekayaannya kepada Bintang. Tammy juga membeli sejumlah aset rumah, apartemen, vila dan juga kapal pribadi untuk Bintang.
Tammy ingin masa depan anaknya cerah, jika suatu saat nanti Tammy telah tiada. Anaknya tak akan kesusahan dan tak akan pernah merasakan hidup susah
Tammy menyiapkan barang-barangnya juga Bintang yang akan ia bawa ke tanah air di bantu oleh pelayan yang kemarin resmi menjadi asisten pribadinya.
"Bi, kita harus segera berangkat. Aku sangat khawatir dengan keadaan saudara kembar ku,"
__ADS_1
"Nyonya jangan khawatir! Saudara kembar nyonya pasti akan baik-baik saja. Ibu dan anak akan selamat dan dilindungi oleh Tuhan!"
"Aminn, saya juga berharap seperti itu Bi. Dan semoga Kimmy bisa melewati masa kritisnya. Sungguh saya sangat khawatir dengan keadaannya Bi, saya menyayanginya walau saya pernah melakukan kejahatan padanya,"