Menjadi Suami Bayaran

Menjadi Suami Bayaran
Bab 23 ~ Menjadi Suami Bayaran


__ADS_3

Kimmy memanggil Devano dan mengajaknya berbicara di kamar, Devano pun meminta kepada Zaskia untuk ber-istirahat di kamarnya


"Kamu ke kamar dulu ya? Kakak dan kak Kimmy mau bicara?" Zaskia mengangguk, ia naik ke atas untuk pergi ke kamarnya begitu juga dengan Kimmy dan Devano


"Emangnya salah ya kalau aku ajak dia pergi? Apa enggak boleh aku ajak dia pergi?"


"Bukannya tidak boleh, tapi setidaknya izin dulu agar aku enggak khawatir dengannya!"


Keduanya terlihat sama-sama kesal, Kimmy tak mengerti mengapa Devano segitunya


"Aku tau Van, kalau keluarga aku banyak problemnya kamu takut kalau adik kamu enggak aman kan sama aku? Tapi aku bisa pastikan keselamatan Zaskia,"


"Gimana kamu bisa menjaga dia kalau kamu aja enggak bisa menjaga diri kamu sendiri! Kamu lagi hamil, Zaskia juga lemah. Gimana kalau nanti diluar sana, Rama datang dan mengganggu kalian?"


"Astaga Van! Kan ada pengawal?"


"Gimana kalau dia juga membawa pengawal yang sama, atau bahkan lebih banyak?"


"Maaf,"

__ADS_1


Kimmy tak mau berdebat, ia hanya meminta maaf kepada suaminya. Memang salahnya yang mengajak Zaskia tanpa meminta izin dari Devano


"Aku enggak akan mengulanginya lagi, maaf!"


Devano mengangguk dan memaafkan Kimmy, ia berharap agar wanita itu tidak akan ceroboh lagi.


*******


Di sisi lain, seorang pria sedang memantau dari jauh kondisi kamar Tammy. Ia adalah Rama, Rama menyuruh orang lain untuk memasukan obat tidur didalam makanan dan minuman para pengawal. Dan butuh waktu lama, semuanya tertidur pulas


Kesempatannya untuk masuk ke dalam ruangan, ia pun membuka ruangan itu


Ceklek


"Bajingan! Mau apa kamu? Pergi!"


Tammy berteriak, Rama hanya tertawa


"Sayang, kenapa kamu terlihat marah dan membenci ku? Aku ini suami mu, aku mencintai mu!"

__ADS_1


"Bajingan! Keluar dari sini, atau!"


"Atau apa? Kamu lupa kalau saudara kembar mu telah menyewa satu lantai ini khusus mengakses kamu saja? Dan semua pengawal sudah aku tangani semuanya. Jadi, kamu mau berteriak? Silahkan!"


Tammy menangis ketakutan "Pergi Rama! Aku benci kamu!"


Rama menangis, bahkan ia memohon kepada istrinya Tammy "Sayang, sungguh maafkan aku! Aku tidak sengaja!" Ia bersujud di kaki Tammy "Aku tahu aku salah, tapi kamu tahu kan kalau aku sangat mencintai kamu? Ini semua kecelakaan saja! Aku tidak sengaja sayang!"


Rama memeluk istrinya, membuat Tammy luluh bagaimana pun ia sangat mencintai suaminya


"Tapi kamu jahat! Kamu sudah membunuh umi, dan lihat! Kamu membuat Lala tidak sadarkan diri!"


"Sayang, aku tidak membunuh umi. Kamu tahu Kimmy bukan? Dia pasti sedang berbohong agar kamu benci sama aku, dan aku sengaja berbuat seperti ini kepada teman kamu agar aku bisa berbicara sama kamu sayang! Aku merindukan kamu!"


"Lepasin!"


Tammy melepaskan pelukannya dari sang suami "Apa benar apa yang kamu bilang?" Rama mengangguk, mencoba meyakinkan Tammy


"Ayo sayang! Kembali kepada ku, suami mu! Kita akan hidup bahagia!"

__ADS_1


"Tapi aku kehilangan masa depan aku karena kamu, Rama!"


"Aku minta maaf sayang! Aku khilaf! Aku menyesal, aku ingin memperbaiki semuanya sama kamu! Tolong maafin aku ya? Kita mulai semuanya dari awal lagi, kita bangun keluarga bahagia kita ya?"


__ADS_2