
Zaskia mengeluarkan semua rasa sakitnya, Chintya memahami penderitaan yang di alami oleh Devano juga Zaskia
"Zaskia, sudah selesai kah?" Kimmy bertanya kepada adik iparnya "Jika kamu belum selesai, ya udah enggak apa-apa, kamu selesaikan saja dulu!"
Kimmy tau gimana sakitnya menjadi Zaskia dan itu tak akan mudah! Jika Kimmy diposisi Zaskia mungkin dia juga enggak akan sanggup
Zaskia menggelengkan kepalanya "Sudah selesai kak!"
"Yang di katakan oleh Zaskia memang benar, dia enggak salah!"
"Kamu apa-apaan sih?"
"Bisa aku bicara dulu?" Kimmy meminta suaminya untuk diam, dan membiarkan ia untuk berbicara
Devano terdiam "Zaskia enggak salah! Orang serakah dan jahat seperti paman dan bibi pantas mendapatkannya. Namun, sekarang mereka sudah mendapatkan hukuman dari Tuhan, setiap hari atau mungkin setiap detiknya Meraka merasakan kesakitan, kehilangan selera untuk nikmat makan, tidur dan bergerak lainnya. a
Apalagi yang lebih buruk dari itu?"
Chyntia setuju dengan ucapan Kimmy "Tanpa perlu membalas dendam dengan tangan kita ini mereka sudah mendapatkan hukuman dari Tuhan,"
"Kalau kita jahat, dan membalas mereka lalu apa bedanya kita dengan mereka?"
"Kak, tapi itu belum cukup!"
"Itu sudah lebih dari cukup Zaskia! Di dalam jeruji mereka bisa mendapatkan makanan, tidur dengan layak walau mungkin tempatnya tidak nyaman atau mewah! Sedangkan di luar sana? Bahkan mereka harus memikirkan tentang biaya makan, tempat tinggal dan perobatan! Di jeruji besi, narapidana yang sakit akan di urus dengan baik tanpa memikirkan biaya!"
Zaskia memikirkan ucapan kakak iparnya, ia pun mengangguk dan setuju "Biarkan mereka menjalani kehidupan dan hukuman yang sudah Tuhan berikan! Kita jangan lagi, kita hanya perlu duduk santai dan melihat semuanya terjadi dengan semestinya,"
Devano sangat setuju dengan ucapan istrinya, sungguh Kimmy wanita yang sangat bijaksana dan memahami semuanya
"Sayang, mama bangga dan salut sama kamu! Devano sangat beruntung memiliki istri yang sangat bijaksana seperti kamu!"
Chyntia tersenyum bangga, sungguh Kimmy wanita yang sangat cerdas dan begitu elegan!
"Ma, Kimmy hanya mengatakan apa yang Kimmy pikir itu benar. Walau sebenarnya itu belum tentu benar menurut kalian! Semesta dan maha pencipta saja maha memaafkan. Kita manusia biasa mempunyai hak apa untuk tidak memaafkan?"
"Kak, Zaskia juga mau memaafkannya. Namun, Zaskia sulit menerimanya! Semuanya terasa sangat menyakitkan sekali!"
__ADS_1
Zaskia kembali menangis, dia hanya manusia biasa! Hatinya tak seluas dan tabah seperti Kimmy, dan Devano
"Kak, Ak-aku tak sebesar itu untuk bisa memaafkan dan melupakannya!"
"Jangan di paksa Zaskia! Wajar rasa sakit kamu sayang! Tapi kamu juga harus ingat, jika kita enggak bisa seperti malaikat jangan seperti iblis yang penuh dengan dendam dan amarah! Itu akan membuat hati kita enggak akan tenang, kita enggak bisa hidup dengan damai!"
Kimmy hanya tak mau adiknya hidup dipenuhi dengan perasaan dendam juga amarah!
"Sayang, yang dikatakan oleh kakak ipar kamu memang benar! Mama setuju dengannya nak! Bukannya mama tak memahami rasa sakit kamu, tapi mama ingin kamu juga sembuh dari luka masa lalu itu! Itu akan membuat kamu merasa bahagia!"
"M-maaf ma, kak! Zaskia ke kamar dulu,"
Zaskia bangkit dari tempat duduk, menuju kamar namun Kimmy dengan tegas meminta adik iparnya untuk tetap tinggal
"Berhenti Zaskia! Dan duduk di tempat kamu semula!"
Zaskia menurut, ia kembali duduk dan menghapus air matanya "Kimmy, tidak apa-apa sayang! Mungkin Zaskia membutuhkan waktu!"
Chyntia masih membela dan melindungi calon menantunya namun Kimmy menyangkal
"Tidak ma! Zaskia sudah dewasa! Ia harus belajar menyelesaikan masalah tanpa harus kabur!"
"Maaf ma, Kimmy kita harus bicara!"
Kimmy mengangguk, dengan perut yang membesar perlahan ia bangkit dan berjalan mengikuti suaminya. Namun sebelum ia pergi Kimmy meminta kepada Zaskia untuk tetap di tempat
"Zaskia, kakak berbicara dulu dengan kakak kamu! Kamu tetap disini untuk tetap menemani mama oke?"
"Iya kak,"
Kimmy tersenyum, adiknya begitu manis tanpa membantah ucapannya. Itu sebabnya membuat Kimmy sangat menyayangi Zaskia dan menganggapnya sebagai adik kandung!
*********
"Sayang, kamu enggak seharusnya terlalu tegas dengan Zaskia! Kasihan dia! Kalau dia mau menenangkan diri ke kamar biarkan saja! Kamu enggak harus memarahinya apalagi di depan calon mertuanya!"" Devano menegur istrinya saat sudah mulai menjauh dari adik juga teman mamanya itu
"Jadi, apakah aku harus membiarkan sikapnya yang begitu manja? Yang tidak mengerti dengan sopan santun? Sebentar lagi dia akan menikah, dia akan tinggal dengan suaminya. Gimana kalau nanti setiap dia bertengkar atau berbeda argumen dengan suaminya. Zaskia kabur dari rumah? Kamu mau begitu?"
__ADS_1
Devano menggelengkan kepalanya "Tidak sayang! Bukan begitu, tapi-,"
"Cukup sayang! Semua ini aku lakukan demi kebaikan Zaskia! Aku ingin ia bisa bertanggung jawab dengan sikapnya! Aku enggak mau adik kesayangan aku menjadi kurang ajar dan enggak tau menghargai orang yang lebih tua!"
Kimmy merasa sangat cemas "Jika kita membiarkannya tadi, di rumah mertua dan suaminya ia juga akan bersikap sesukanya! Karena tau dirinya sangat di manja oleh mama Chyntia, suaminya dan juga kita!"
Tiba-tiba perut Kimmy terasa keram, Devano merasa khawatir "Sayang, ada apa?"
Kimmy menggelengkan kepalanya "Maaf! Seharusnya aku tidak memarahi mu!" Devano merasa sangat menyesal dengan sikapnya. Padahal ia tau apa yang dilakukan oleh istrinya untuk kebaikan Zaskia.
"Kita istirahat di kamar saja ya?" Devano mengajak istrinya untuk istirahat namun Kimmy menolak "Tidak! Mama Chyntia masih ada dan aku enggak enak sayang!"
Devano membawa Kimmy untuk kembali bersama Zaskia dan Chyntia
"Sayang, ada apa? Kenapa Devano membawa kamu seperti itu?"
"Enggak apa-apa ma, mungkin hanya sedikit lelah!"
"Ya sudah kamu istirahat saja sayang! Mama akan pulang, dan Zaskia juga perlu menenangkan pikirannya!"
"Enggak ma, Kimmy jadi enggak enak. Sayang kamu antar mama Chyntia ya?"
"Tidak usah! Mama bisa sendiri. Devano dan Zaskia jaga Kimmy saja di rumah ya? Mama takut jika Devano mengantar mama, tiba-tiba Kimmy bermasalah dengan perutnya!"
"Ma, enggak apa-apa! Biar Devano antar mama dulu ya?"
Devano memaksa, ia juga tidak enak membiarkan calon mertua adiknya itu pulang sendirian.
"Baik lah kalau kalian memaksa, Zaskia sayang tolong jaga Kimmy ya? Kalau ada apa-apa segera hubungi mama atau kakak kamu oke?"
"Iya ma,"
Terlihat Cynthia sangat khawatir dengan keadaan Kimmy, ia dan Devano segera pergi. Semakin cepat Devano mengantarnya pulang, akan semakin cepat Devano kembali kerumahnya
**************
Kimmy membaringkan tubuhnya di tempat tidur di bantu oleh Zaskia "Kak, kakak istirahat ya? Nanti perut kakak sakit lagi!"
__ADS_1
Walau Kimmy baru memarahi Zaskia, namun wanita itu tidak marah atau sakit hati. Dia justru sangat peduli dan khawatir dengan keadaan Kimmy!