
Devano mengatakan kepada adiknya sebelum Zaskia meminta maaf ia sudah terlebih dahulu memaafkannya
"Sebelum kamu meminta maaf, kakak sudah lebih memaafkan kamu. Seharusnya kakak yang meminta maaf sama kamu, kakak sudah membentak kamu akhir-akhir ini,"
Zaskia melepaskan pelukannya dari Devano "Enggak kak, Zaskia yang salah! Zaskia enggak mendengarkan penjelasan kakak lebih dahulu. Zaskia hanya sibuk mengkoreksi kesalahan kakak tanpa mengaca dengan perbuatan Zaskia, Zaskia yang seharusnya meminta maaf kepada kakak, maafin Zaskia ya kak?"
Devano mengangguk "Kakak berharap setelah ini, seluruh keluarga akan baik-baik aja. Kakak juga ingin Tammy dan Kimmy kembali akur sebagai saudara kembar,"
Devano juga meminta kepada Zaskia untuk membantunya
"Sekarang ini, bukan hanya Kimmy kakak ipar kamu, Tammy juga kakak ipar kamu. Kakak minta kamu bisa menerima dia ya?"
Sebenarnya Zaskia masih berat menerima Tammy sebagai saudara iparnya. Namun, bagaimana lagi? Takdir sudah bermain dengan sendirinya.
"Kamu harus bantu dia mengurus Bintang, sebagai mana kamu membantu Kimmy mengurus Bintang. Berikan kasih sayang kamu kepada mereka dengan adil,"
Zaskia terdiam
Menerima Tammy saja sulit baginya, bagaimana menerima Bintang? Apakah dirinya mampu!
"Apa kesalahan ibu dan anak itu Zaskia? Tammy hanya ingin punya anak, kamu tau dia tidak bisa melahirkan anak. Dan Bintang? Dia hanya bayi yang tidak berdosa, dia dibuang oleh kedua orang tuanya saat usianya masih dua Minggu,""
"Apa?!"
Zaskia tak percaya ada manusia tega yang melakukan itu kepada bayi yang tak berdosa.
"Kamu bisa kan?"
Zaskia mengangguk ia pun berjanji kepada kakaknya akan menjaga dan menyayangi Bintang seperti dia menjaga dan menyayangi Kayla. Namun, Zakia tak bisa berjanji untuk bisa menerima Tammy sebagai kakak iparnya seperti ia menyayangi dan menerima Kimmy.
Devano pun tak memaksakan kehendak, ia ingin semuanya berjalan seperti air yang mengalir tanpa adanya paksaan.
"Kakak ke kantor dulu ya? Banyak pekerjaan yang harus kakak kerjakan dan lusa akan ada acara. Acara pengenalan Bintang sebagai keluarga kita, dan kakak mau. Rahasia Bintang anak angkat itu hanya untuk kita saja yang lainnya enggak boleh tau. Termaksud Kayla dan Bintang sekalipun. Saat mereka beranjak dewasa,"
Zaskia mengerti, ia juga tak akan menyakiti hati anak yang tidak berdosa. Mungkin ia tidak menyukai Tammy sebagai ibu angkatnya namun tak akan melampiaskan itu kepada Bintang
Devano memeluk adiknya dengan perasaan sayang dan tulus "Makasih karena adik kakak sudah menjadi seseorang yang begitu pengertian dan sangat dewasa. Kakak bangga punya adik seperti kamu,"
"Aku juga bangga punya kakak seperti kak Devano, kakak selalu berkorban untuk orang lain. Dulu, kakak menikah dengan kak Kimmy demi masa depan aku dan sekarang kakak menikah dengan kak Tammy demi kehidupannya,"
Zaskia sebenarnya kasihan dengan kakaknya entah sampai kapan kakaknya terus berkorban demi orang lain dan melupakan kebahagiaannya sendiri.
"Apakah kakak bahagia?"
Devano mengangguk "Kakak sangat bahagia, lagipula untuk apa kakak bahagia di atas penderitaan orang lain,"
Akhirnya kedua saudara itu kembali akur, Devano pun keluar dari kamar adiknya. Kini,.masalah hampir selesai
Devano sudah menyelesaikan masalah, ia sudah membuat Kimmy dan Zaskia mengerti. Dan ia yakin cepat atau lambat, Tammy juga akan mengerti dan akan berdamai dengan semua keadaan.
*********
Di sisi lain
Rama mendengar kabar pernikahan Tammy dengan Devano
"Sial! Pria itu dulu sudah mengambil Kimmy dari ku dan sekarang ia mengambil Tammy?"
Menikahi kedua wanita itu adalah keinginan dan impian Rama. Namun soalnya, orang lain yang mendapatkan mimpinya
Rama enggak akan membiarkan semua itu terjadi, dia bersumpah akan menghancurkan kehidupan keluarga Baskoro Tan
Tidak lagi menjadi suami Tammy. Sudah membuatnya menjadi miskin, tak ada lagi uang dan penghasilan. Biasanya setiap bulan ia menikmati uang milyaran bahkan sampai triliun. Namun sekarang? Mencari uang sepuluh ribu rupiah saja susah baginya.
"Pria itu pasti semakin kaya, mendapat kan dua putri pewaris sekaligus! Bukan hanya hartanya namun ia bisa menikmati tubuh keduanya!"
Membayangkan itu membuatnya menjadi kesal, bagaimana pun Kimmy dan Tammy harus menjadi miliknya.
Rama merencanakan sesuatu rencana yang jahat, ia tersenyum licik seakan mendapatkan ide yang konyol dan jahat
********************
********************
Kini acara yang ditunggu-tunggu bagi Tammy, yaitu memperkenalkan pewaris baru untuk keluarga Baskoro Tan..
__ADS_1
Yaitu Bintang Baskoro Tan dan juga Kayla Putri Baksoro Tan
"Terimakasih kepada para tamu dan keluarga yang sudah datang ke acara anak-anak kami," ujar Tammy dengan perasaan yang bahagia. Ia begitu terharu.
Ia selalu bermimpi memiliki anak dan akan memperkenalkan anaknya kepada seluruh keluarga besar. Dan hari ini, keinginan terwujud semua itu berkat dari suaminya yang sekarang Devano.
"Tammy sayang selamat ya atas kelahiran anak kamu Tante kaget loh, kamu tiba-tiba udah melahirkan tanpa memberitahu kami,"
"Iya sayang selamat ya? Ganteng sekali cucu kami,"
"Selamat tammy sayang!"
"Selamat nyonya tammy!"
"Hallo Bintang anak ganteng,"
"Bintang anak manis,"
"Bintang kebanggan keluarga,"
Semua keluarga hanya memberikan selamat kepada Tammy dan anaknya Bintang. Namun, mereka mengabaikan keberadaan Kayla. Kini, Kimmy memahami penderitaan yang dialami oleh Tammy dulu.
Saat semua orang dirinya dan mengabaikan Tammy berapa menderitanya Tammy?
Devano melirik ke arah Kimmy yang menghapus air matanya.
"Ganteng sekali ya Bintang, mirip dengan mamanya!"
Semua orang memuji bahkan menggendong Bintang. Seperti namanya Bintang, dirinya yang paling bersinar dan disukai oleh orang-orang sementara Kayla hanya melihat tanpa di perdulikan
Tammy menoleh ke arah Kayla, ia memanggil Kayla
"Kayla sayang, sini!"
Kayla mendekati Tammy "Ini Kayla Putri Baskoro Tan, ia cucu pertama dari keluarga Baskoro Tan! Cantik bukan?"
Hanya para tamu undangan yang memberikan pujian kepada Kayla, keluarga besar hanya fokus dengan Bintang.
"Tante, mami, bunda. Ini juga cucu kalian!" Tutur Tammy baru lah mereka menoleh ke arah Kayla.
"Iya!"
Hanya sebatas itu saja, namun tak ada yang begitu antusias dengan Kayla. Namun walau begitu, Tammy terus berusaha agar Kayla dianggap oleh keluarga besar.
Ia tau betul bagaimana rasanya di abaikan dan melihat Kayla di abaikan seperti itu dirinya merasa begitu sedih.
Devano mendekati Kimmy
"Kamu lihat, walau dia mengatakan dirinya sangat membenci kamu. Tapi dia selalu berusaha untuk menyayangi anak kita Kayla, dia sudah punya anak namun tidak membedakan antara Kayla dan Bintang. Tammy memperkenalkan Kayla kepada keluarga besar, seperti keinginan kamu bukan?"
Kimmy mengangguk,.keinginannya di wujudkan oleh saudara kembarnya sendiri.
Acara berlangsung begitu meriah dan mewah. Kini, seluruh keluarga besar mengenal Kayla dan juga Bintang.
Kimmy tak melihat keberadaan anaknya ia pun bertanya kepada Zaskia dan juga Devano namun tak ada yang melihat.
Tammy yang menggendong Bintang melihat Devano dan Kimmy yang seperti orang kebingungan. Ia pun mendekat dengan menggunakan gaun berwarna pink muda yang begitu cocok di kulitnya yang putih dan bersih.
"Ada apa, Dev?"
"Kayla enggak ada,"
"Apa? Bukannya tadi dia sama kalian?"
Tammy juga khawatir, mencari Kayla sambil menggendong Bintang.
Mansion itu sangat luas, bahkan mereka meminta semua pelayan mencari keberadaan Kayla.
"Mungkin saja di halaman belakang,"
Tammy, Kimmy, Devano dan Zaskia ke belakang.
"Kak, sini Bintang biar aku gendong!" Ujar Zaskia kepada Tammy, Tammy terbengong sebentar, benarkan itu Zaskia yang mau berbicara kepadanya?
"Kenapa? Aku enggak boleh menggendong keponakan aku?"
__ADS_1
Tammy mengangguk, terlihat matanya berkaca-kaca karena terharu. Ia pun memberikan anaknya Bintang kepada Zaskia.
Lalu mereka kembali mencari keberadaan Kayla
"Di mana dia?"
"Kayla sayang, di mana kamu nak?" Kimmy menangis, mencari keberadaan anaknya.
Kimmy menghubungi semua pengawalnya. Ia meminta mereka mencari keberadaan Kayla.
Namun, seluruh mansion sudah di cari dan tak menemukan keberadaan Kayla.
Acara juga telah selesai, seluruh tamu undangan pulang kerumahnya masing-masing. Keluarga besar juga pulang karena mereka tidak perduli dengan hilangnya Kayla.
Mansion yang tadinya rame beribu manusia, kini menjadi sepi
"Ini pasti rencana kamu kan? Di mana anak aku!" Kimmy menyerang Tammy
"Aku enggak ngerti maksud kamu!"
"Aku tau ini semua pasti rencana kamu kan? Apa salah anak aku?"
Devano menenangkan Kimmy "Tenang kan diri kamu Kim!"
"Gimana aku bisa tenang? Aku enggak tau di mana keberadaan anak aku!" Kimmy menangis, Devano meminta Zaskia membawa Bintang ke kamar. Bintang juga butuh istirahat karena acara itu membuatnya lelah.
Zaskia menuruti, walau sebenarnya ia juga ingin mencari keberadaan Kayla.
"Kamu pasti sengaja kan?"
"Aku enggak ngerti maksud kamu apa!"
"Kamu sengaja membuat acara ini biar kamu gampang nyakiti anak aku Kayla! Apa kesalahannya sama kamu Tammy? Dia enggak berdosa, kenapa dia harus menjadi sasaran?"
"Sumpah! Aku enggak tau apa-apa, kamu lihat aku menggendong Bintang aja kan?"
"Alasan! Itu pasti rencana kamu agar enggak ada yang curiga! Kamu pasti menyuruh orang untuk menculik anak aku! Kamu kamu menyingkirkan anak aku kan? Biar anak kamu Bintang yang menjadi satu-satunya anak dari Devano iyakan?"
Tammy menggelengkan kepalanya "Kalau ini mengenai kamu! Mungkin aku akan melakukannya, tapi aku enggak ada niatan menyakiti Kayla! Aku sayang sama Kayla!"
"Bohong! Jika kamu aja sanggup membunuh orang tua kandung mu mengapa tidak dengan Kayla? Dia bukan dari rahim kamu!"
"Sudah hentikan pertengkaran kalian! Ini bukan waktunya bertengkar namun ini waktunya mencari keberadaan Kayla! Kamu juga enggak bisa menuduh Tammy tanpa adanya bukti Kimmy!"
"Kamu lihat, selama ini Kayla baik-baik aja kan? Dia enggak pernah hilang! Lalu, jika dia membuat rencana acara ini kenapa harus di sini? Kenapa enggak di rumah kita? Karena dia tau di rumah kita itu sangat ketat, jangan kan penculik! Semut aja enggak bisa masuk!"
"Sumpah, aku enggak menculik Kayla!"
"Kau berbohong! Kembalikan anakku!"
Tammy dan Devano kaget, baru saja satu tamparan mendarat di wajah Tammy. Kimmy menampar Tammy, hal yang enggak pernah ia lakukan selama puluhan tahun.
"Kamu ada masalah sama aku! Cukup sama aku aja! Jangan sama anak ku! Kembalikan anakku!"
Kimmy terlihat khawatir, dia juga seperti kehilangan kendali. Ibu mana yang bisa tenang saat mengetahui anaknya hilang?
Devano menenangkan Kimmy, ia yakin bukan Tammy pelakunya.
"Dev! Kamu harus percaya sama aku! Bukan aku yang menculik Kayla, aku berani bersumpah! Aku enggak melakukan apapun, aku enggak pernah berencana jahat dengan Kayla, Dev!"
"Aku percaya sama kamu Tammy, kamu kembali aja ke atas. Kamu urus Bintang ya?"
Hati Kimmy kembali sakit, di saat Kayla menghilang Devano justru mengkhawatirkan Bintang dan mempercayai Tammy.
"Enggak Dev! Aku mau mencari Kayla juga! Aku ingin membuktikan kalau aku tidak terlibat dengan hilangnya Kayla!"
Devano meminta Tammy untuk memahami situasi, jika Kimmy terus melihat wajah Tammy Wanita itu akan terus marah dan akan melakukan hal yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
"Tolong nurut ya sama aku?"
Tammy akhirnya mengalah, ia meminta Devano untuk menemukan Kayla secepatnya. Tammy juga meminta orang-orangnya untuk mencari keberadaan Kayla. Ia mengirim gambar wajah Kayla agar orang suruhannya dengan mudah menemukan Kayla.
"Enggak usah sok baik! Ini pasti akal-akalan mu aja biar Devano enggak curiga dengan mu kan? Tapi aku yakin seribu persen kau lah biangnya! Kau yang udah merencanakan semua ini!" Kimmy kembali ketus dengan matanya yang berkaca-kaca
Jika terbukti Tammy terlibat dalam penculikan anaknya. Ia akan melakukan hal yang tak pernah di pikirkan oleh Tammy! Ia tidak akan memaafkan Tammy untuk kejahatannya kali ini. Tammy akan membayar semua perbuatan yang sudah ia lakukan.
__ADS_1