Menjadi Suami Bayaran

Menjadi Suami Bayaran
Bab 47 ~ Menjadi Suami Bayaran


__ADS_3

Begitu banyak cacian dan makian yang keluar dari mulut Kimmy. Bukan hanya itu, namun juga sumpah serapah


"Binatang saja menyayangi anaknya, namun kau? Kau,"


Bruak!


Belum sempat Kimmy menyelesaikan ucapannya, ia kembali terjatuh dan sadarkan diri. Devano segera berlari dan menggendong tubuh istrinya. Membawa Kimmy kembali ke mobil, ia meminta Zaskia dan Tammy mengikutinya. Dan sebagian pengawal membawa Rama ke kantor polisi.


********


Di dalam mobil,


Kepala Kimmy diletakan di paha Devano, Kimmy sedang hamil muda dan keadaannya yang sekarang membuatnya mudah lelah.


Tammy memberikan sebotol air putih untuk diberikan kepada Kimmy "Berikan minum kepadanya!" Devano mencoba memberikan air putih kepada Kimmy, kini wanita itu kembali sadar. Matanya terlihat sangat sembab, kehilangan Kayla seperti ia kehilangan kehidupannya juga. Kehilangan dunianya "Kamu jangan terlalu memikirkan semuanya, ikhlas kan kepergian Kayla! Ingat kehamilan kamu, jika kamu terus begini. Kamu bukan hanya kehilangan Kayla namun juga janin yang ada dikandungan kamu," Devano memeluk Kimmy yang menangis, ia hancur melihat istrinya seperti ini.


Ia hancur kehilangan Kayla, dia terluka dengan semua kejadian yang ada. Apalagi, didepan matanya Kayla di tembak.


"Kamu harus kuat Kimmy, ada Kayla junior yang membutuhkan mu!" Akhirnya Tammy mau memberikan perhatiannya kepada Kimmy. Ia turut berduka dan kehilangan Kayla. Suasana didalam mobil sangat tegang dan penuh kesedihan.


"Kak, Zaskia bisa rasain apa yang kakak rasain. Memang Zaskia enggak hamil, dan melahirkan Kayla. Namun Zaskia yang selalu menemani Kayla, saat dia masih dalam perut sekali pun. Kak, kita harus kuat! Kalau kita lemah, Kayla enggak akan tenang di sana, dia juga akan sedih! Dia juga akan menangis!"


Mata Zaskia tak jauh lebih sembab dari Kimmy, bahkan Kayla lebih sering bersama Zaskia daripada Kimmy. Ia tidur dengan Kayla dari Kayla bayi.


Ia selalu terbangun tengah malam saat Kayla menangis karena haus atau karena popoknya sudah penuh. Zaskia yang menyuapi Kayla jika keponakannya enggak mau makan, Zaskia yang menemani Kayla bermain dan membujuk Kayla jika anak itu menangis.


Kimmy duduk di samping Devano dengan pandangan kosong. Buah hatinya sudah pergi selamanya dari dirinya..


Apakah Kimmy mampu menjalani kehidupan tanpa anaknya Kayla? Akan kah ia sanggup menjalani kehidupan tanpa anaknya? Mampu kah dia bernafas tanpa sesak dengan kepergian Kayla?


Devano merapikan rambut Kimmy yang berantakan, mengikat rambut istrinya dengan asal namun bisa rapih. Ia meminta Kimmy minum, wanita itu minum perlahan, tatapannya masih sama. Masih kosong!


Kimmy meneguk air putih itu, walau sulit ia akan belajar ikhlas menerima segalanya tanpa membenci keadaan


"Ini semua sulit tapi bukan buat kamu aja! Ini semua sulit untuk kita semua! Tapi kehidupan terus berjalan,"


"Iya kak, kehidupan akan terus berjalan dan kakak enggak bisa terus terpuruk dengan keadaan yang ada,"


Tammy ingin memeluk saudara kembarnya namun ia masih gengsi. Tammy hanya bisa memberikan masukan saja, itu pun jika Kimmy mau menerimanya


"Tuhan ambil Kayla tapi dia juga menitipkan janin di perut mu, tandanya akan ada kebahagiaan untuk mu. Percaya, Tuhan enggak akan kasih kita cobaan jika kita enggak sanggup menanganinya. Tuhan masih kasih kita kepercayaan karena dia tahu kita bisa melewatinya!"

__ADS_1


Kimmy menatap Tammy "Kau tau gimana rasanya kehilangan anak?"


"Enggak! Aku emang enggak tau rasanya, tapi aku tau rasanya gimana sakitnya enggak bisa punya anak dari rahim aku! Aku tau rasanya gimana sakitnya enggak bisa merasakan hamil, dan juga nikmatnya melahirkan. Aku enggak tau rasanya menjadi ibu yang seutuhnya! Kamu mungkin kehilangan anak, tapi kamu bisa hamil, kamu bisa merasakan melahirkan! Kamu tau gimana rasanya mengidam itu seperti apa, tau gimana rasanya keluar ASI dan menyusui itu gimana! Kamu tau sedangkan aku enggak!"


**********


Tammy mencoba menghapus air matanya yang menetes tanpa sadar, sering kali Kimmy menyakiti hati Tammy dengan menyadarkan kekurangan Tammy! Tammy tau kalau dirinya enggak punya rahim, dia enggak bisa merasakan nikmatnya menjadi wanita yang seutuhnya.


Devano juga enggak mengerti dengan sikap Kimmy yang selalu mengatakan kata-kata yang pedas yang membuat hati orang menjadi sakit.


Zaskia mengelus lengan Tammy, ia tau gimana sakitnya menjadi Tammy karena di hina kekurangannya oleh saudara kembarnya sendiri.


"Kak, naik mobil satunya aja ya? Kasihan Bintang, dia enggak bisa nyenyak istirahat kalau terus ada keributan,"


Tammy mengangguk, ia juga meminta maaf kepada kembarannya karena kehadirannya membuat Kimmy merasa risih


"Maaf kalau kehadiran aku membuat mu risih," Kimmy tak menjawab, Devano bingung dengan situasi yang ada. Ia hanya bisa bungkam sementara waktu, sampai keadaan sampai membaik


Devano menatap Tammy yang terlihat sedih, manusia mana yang tidak sedih saat kekurangannya justru menjadi objek hinaan?


***********


Tammy dan Zaskia masuk ke dalam mobil lainnya.


Sungguh, Zaskia sangat kehilangan Kayla jika saja waktu dapat di putar dirinya akan menjaga Kayla dengan sebaik mungkin.


"Kalau saja waktu bisa di putar, aku enggak akan lalai menjaga Kayla, kak!"


Tammy menoleh ke arah Zaskia, mengendong Bintang dengan sedikit sulit "Jika kakak tau, kakak juga enggak akan membuat acara itu, aku hanya ingin Kayla dan Bintang dikenal sebagai penerus keluarga Baskoro Tan,"


Semuanya sudah takdir! Tidak perlu saling menyalahkan diri masing-masing, entah apa yang semesta persiapkan untuk keluarga mereka. Entah rencana apa yang semesta ingin kan untuk keluarga mereka, yang jelas kehilangan Kayla membuat keluarga menjadi hancur berantakan.


"Kak, kakak enggak salah! Niat kakak baik! Selama ini kak Kimmy juga ingin keluarga besar mengenal Kayla, namun ia yakin jika keluarga besar enggak akan mau hadir dalam acaranya. Terbukti, saat perayaan ulang tahun setiap tahunnya, kak Kimmy selalu mengundang keluarga besar. Namun tidak ada yang datang,"


Zaskia juga tidak mengerti mengapa keluarga Kimmy dan Tammy sangat membenci Kimmy. Padahal Tammy yang sudah membunuh orang tua mereka, namun paman, bibi dan keluarga lainnya tetap menyayangi Tammy dan membenci Kimmy.


"Keluarga menyayangi ku karena mereka tau setiap penderitaan ku selama ini, mereka saksi bagaimana aku di perlakukan dengan tak adil oleh mama dan papa,"


Zaskia mengerti,.mengapa Tammy dan Kimmy tak saling akur


"Tapi kenapa? Kenapa kedua orang tua kakak membeda-bedakan kalian, bukannya kalian lahir di waktu dan jam yang sama?"

__ADS_1


Tammy mengangguk "Karena Kimmy lebih pintar, dia juga lebih cantik, prestasinya juga banyak, Kimmy selalu lebih unggul dari bidang apapun itu sebabnya mama dan papa menyayangi dia!"


"Kak, bisa saja kedua orang tua kalian menyayangi kalian dengan rata, namun dengan cara yang tak sama,"


"Kita enggak usah membahas itu!"


Semakin di bahas luka di hati Tammy semakin sakit, ia akan mengingat bagaimana tidak adilnya hidup dia dibuat oleh kedua orang tuanya sendiri


"Apakah rasa sakit itu yang membuat kakak tidak menyesal dengan perbuatan kakak?"


Zaskia bertanya dengan rasa takut awalnya, namun ia juga penasaran dengan hati Tammy. Apakah dia sekejam yang dibayangkan? Apakah Tammy begitu tega dan begitu batu?


"Tidak ada anak yang mempunyai cita-cita membunuh kedua orang tuanya, jangan kan untuk membunuh, menyakiti saja tak sanggup! Tapi, sudah lah! Semuanya sudah terjadi dan tidak bisa diulang lagi,"


"Kalau waktu bisa di putar?"


"Tentu aku tak akan terpancing dengan ucapan Rama, aku enggak akan masuk dalam hasutannya! Aku enggak akan membunuh dan menyiksa saudara kembar ku! Aku enggak mau dalam pengaruh Rama,"


Kini Zaskia tau, semua perbuatan Tammy bukan karena keinginannya sendiri, melainkan hasutan demi hasutan yang diciptakan oleh Rama agar Tammy membenci dan menyakiti keluarganya sendiri.


Oekk...! Oeeekkk....!!!


Bintang menangis, Tammy menenangkan anaknya. Tak terasa mereka sudah kembali ke mansion kedua orang tua Kimmy dan Tammy.


Banyak papan bunga yang mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Kayla yang diberikan oleh kerabat, rekan kerja, staf, kolega dan juga teman-teman sekolah mereka.


Mereka masuk ke dalam rumah, keluarga besar datang dan berkumpul untuk mengucapkan belasungkawa atas kepergian anak Kimmy.


Namun, masih ada beberapa yang mengatakan kata-kata pedas untuk Kimmy.


"Ini karma atas perbuatan kamu, atas rasa sakit Tammy karena kamu sudah memiliki hubungan gelap dan bahkan hamil anaknya Rama saat ia masih menjadi suami kembaran kamu!" Ujar tantenya.


Tammy membela "Tante, tolong jangan mengatakan hal itu lagi! Saat ini kami sedang berduka, jangan membahas ini Tante!"


Tammy membela Kimmy, pertama kalinya Tammy membela Kimmy.


Ia merasakan kesakitan yang dialami oleh Kimmy dan dia tau betul rasanya di pojokan saat keadaan hancur dan terluka.


Tammy di peluk oleh tantenya "Hati kamu murni sayang ku! Walau kamu tahu betul apa yang sudah di lakukan oleh saudara kembar mu, dia merusak pernikahan mu namun kamu tetap membelanya,"


Kimmy semakin terisak! Ia tidak memiliki hubungan gelap, yang ada Rama sudah menodai kesuciannya saat ia masih gadis. Rama sudah merenggut kesuciannya

__ADS_1


Namun, percuma menjelaskannya kepada mereka karena tak akan ada yang mempercayainnya.


__ADS_2