
Sesampai di rumah, Tammy mengajak Queen masuk kerumah tanpa berbicara dengan Devano "Mami jangan bertengkar sama papi apalagi karena Queen! Queen mohon sama mami," Tammy menatap anaknya dan tersenyum "Tidak sayang! Mami dan papi enggak bertengkar. Kamu ganti pakaian dulu yuk?"
"Mami," Bintang menghampiri Tammy dan Queen "Kalian kemana? Mengapa kalian pergi tanpa Bintang?" Bintang mengerutkan dahinya dengan kesal, keluarganya pergi tanpa dirinya
"Bintang sayang, maaf ya nak? Mami dan Papi tadi kerumah Grandma, enggak ajak kamu karena mami lihat Bintang tidurnya nyenyak banget,"
Untuk pertama kalinya, kedua orang tuanya pergi tanpa mengajak dirinya
"Sayang, maaf nak? Udah dong marahnya sama mami sama papi dan Queen! Mami janji enggak akan meninggalkan Bintang lagi,"
Tammy menatap Bintang, ia merasa bersalah memang semenjak ada Queen perhatian Tammy terbagi walau sayangnya dengan Bintang dan Queen itu rata. Tetap saja, perhatian Tammy tidak sepenuhnya untuk Bintang.
Tammy memeluk Bintang, mungkin jika saja dulu ia menolak menikah kembali dengan Devano. Pasti dia dan Bintang sudah hidup tenang dan bahagia
Tammy tak menyesal jika harus merawat dan menyayangi Queen "Bintang, kenapa kamu berlebihan? Kami perginya juga tidak sebentar,"
"Mami, teman Bintang mengatakan mengapa Bintang dan Queen hanya beda usia tidak sampai satu tahun? Jika kami kembar, pasti kami lahir di hari yang sama namun kami berbeda usia hanya tujuh bulan. Apakah Bintang atau Queen bukan anak mami dan papi?"
Deg!
Pertanyaan Bintang membuat Tammy kaget, Queen juga merasa bingung mengapa kakaknya bertanya hal seperti itu "Kak, kamu itu itu kakak aku! Mungkin saja aku atau kamu lahirnya tidak sesuai bulan, apa itu namanya Mami?"
__ADS_1
"Iya sayang! Yang dikatakan oleh Queen memang benar. Dulu, Queen lahir saat usia kandungan mami belum genap tujuh bulan, untung saja dokter bisa menyelamatkan Queen. Bintang, kamu jangan berpikir hal yang aneh-aneh ya nak?"
Devano masuk mendekati Bintang, Bintang mengangguk percaya. "Jadi kami berdua ini anak mami dan papi?"
"Iya nak! Tentu saja kamu anak kami berdua!" Devano mencoba meyakinkan Bintang yang menaruh curiga mengapa jarak umurnya dengan Queen sangat dekat
Bintang anak yang jarang berbicara, namun sangat sulit untuk membuatnya mengerti atau percaya jika dirinya sudah menaruh rasa curiga
"Sayang, kenapa Bintang berfikir seperti itu? Apa karena mami dan papi meninggalkan kamu tadi?"
Bintang menggelengkan kepalanya "Tidak mami, hanya saja Queen sangat mirip dengan mami, tapi kenapa aku enggak mirip dengan mami atau papi?"
"Sayang, kamu mirip sama nenek kamu yang udah enggak ada-, karena saat hamil kamu dulu mami selalu sedih karena kehilangan orang tuanya," Tammy menatap Devano, ia tak mengerti mengapa Devano harus berbohong seperti itu.
Terlihat senyuman manis di wajah Bintang, ia pun segera memeluk Tammy "Mami maafin Bintang ya? Bintang udah enggak percaya sama mami. Bintang meragukan kejujuran kami, sekarang Bintang percaya kalau Bintang anak mami dan papi,"
Tammy tersenyum memeluk Bintang, namun matanya menatap Devano. Entah sampai kapan semua kebohongan ini ia pun tidak mengerti namun Tammy berharap anak-anaknya tidak membenci dirinya kelak
"Sayang, jika suatu saat nanti kalian mengetahui semua kebenarannya mami harap kalian enggak membenci mami," ~batinnya, air matanya menetes. Devano tampak sedih melihat Tammy
Entah kesalahan apa yang dilakukan oleh Tammy dimasalu, hingga ia harus menderita seperti itu dan yang Devano sadar apa yang dialami oleh Tammy adalah karena dirinya.
__ADS_1
Dulu, ia yang meminta Tammy untuk mengadopsi anak saat mereka menikah dulu. Lalu, memintanya untuk menikah lagi dengan Devano dan menjadi ibu pengganti untuk Queen. Jika bukan Devano yang memintanya. Mungkin ini semua tak akan terjadi kepada Tammy.
*******************
Tammy pun mencoba bahagia didepan anak-anaknya, ia meminta Bintang dan Queen untuk istirahat di kamar. Sementara dirinya akan menyiapkan makanan.
"Tammy,"
Tammy menoleh "Iya?"
"Bagaimana kalau kita memiliki bayi tabung?"
"Bayi tabung?"
Tammy merasa bingung, mengapa tiba-tiba Devano ingin memiliki bayi tabung?
"Buat apa?"
"Agar kamu dan aku memiliki anak,"
"Tapi kita udah punya Queen dan Bintang!" Menurut Tammy, Queen dan Bintang sudah lebih dari cukup, lagipula usia mereka tidak muda lagi. Anak-anak juga sudah mulai besar. Tammy hanya ingin fokus dengan Queen dan Bintang saja.
__ADS_1