
Tammy meyakinkan Kimmy jika pernikahan tidak di dasarkan cinta itu tidak terlalu menakutkan
"Tidak masalah jika Zaskia dan calonnya tidak ada dasar cinta. Yang penting didalamnya mempunyai rasa kepercayaan satu sama lain! Dan saling menghargai satu sama lain,"
"Iya aku tau, tapi tidak semua lelaki sebaik Devano yang bisa menghargai pasangan hidupnya,"
"Dan tidak semua lelaki brengsek seperti Rama!" Sambung Tammy
"Tapi ada beberapa yang seperti Rama kan? Bagaimana jika Zaskia mendapatkan suami kasar seperti Rama?"
"Tidak menutup kemungkinan juga jika dia seperti Devano, karena beberapa pria mempunyai jiwa malaikat seperti Devano! Kimmy, kamu enggak bisa ketakutan dengan alasan yang enggak logika! Kamu jangan lihat tentang rumah tangga aku! Tapi lihat rumah tangga mu! Kau memiliki suami yang mempunyai rasa hormat dan cinta yang sangat besar. Dia sangat menghargai kamu!"
*****************
Kimmy berjalan perlahan menjauhi Tammy "Tapi aku takut jika Zaskia tidak bahagia, apalagi dia tidak menginginkan pernikahan itu. Bagaimana jika dia menderita!"
"Kimmy, selama suaminya tidak melakukan kekerasan maka semuanya bisa di rubah! Kamu jangan khawatir ya?"
Kimmy mengangguk, Tammy semakin meyakinkan Kimmy jika semuanya akan baik-baik aja
"Aku harus pamit pulang, aku akan selalu merindukan mu dengan Bintang,"
"Kami juga akan merindukan mu!"
Keduanya kembali berpelukan, sebelum Kimmy pergi Tammy kembali mengingatkan saudara kembarnya jika tak perlu khawatir dengan rumah tangganya
"Kimmy,"
"Iya?"
"Jangan pernah berpikiran jika aku akan merebut Devano! Aku telah melakukan kesalahan dan ku tak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi! Percayalah kepada ku!"
Kimmy tersenyum, ia berusaha mempercayai kembarannya lagi "Aku berusaha mencoba untuk kembali mempercayai mu! Dan aku janji, tak akan memikirkan hal aneh lagi dan aku janji, aku akan membuat Bintang tak akan kekurangan apapun. Apa yang di miliki oleh anakku akan di dapatkan oleh Bintang juga, percayalah!"
Tammy mengangguk "Aku percaya kau akan adil terhadap anak-anak walau mereka jauh,"
*****************
Zaskia dan Devano pun mempersiapkan pernikahan untuk Zaskia
"kak, kapan kak Kimmy akan kembali?"
"Lusa dia akan kembali, kamu jangan khawatir!"
"Kenapa kakak membiarkan kak Kimmy pergi sendirian? Apalagi sangat jauh ke negeri orang,"
Devano pun mengatakan jika ia sudah menawarkan untuk menemani Kimmy namun istrinya menolak "Kakak sudah menawarkan agar kakak menemaninya namun dia menolak, mungkin saja dia takut jika kakak bertemu lagi dengan Tammy, entah mengapa dia masih ada rasa takut,"
"Wajar saja kak, siapa yang tak trauma? Bagaimana pun kak Tammy dan kakak pernah menikah. Kalian pernah mengkhianati kak Kimmy, wajar kalau kak Kimmy merasa takut apalagi dengan kehamilannya yang tua itu,"
"Iya kamu benar, tapi kakak juga sudah menyesal dengan semuanya. Kakak sudah berjanji enggak akan mengkhianatinya lagi,"
"Kak, wanita yang sudah pernah di khianati tak akan mudah percaya lagi. Walau kakak berusaha meyakinkan kak Kimmy, rasa trauma itu masih ada kak!"
"Kakak hanya merindukan Bintang, bagaimana pun Bintang juga anak kakak bukan?"
"Kak, Bintang itu hanya anak orang lain yang kalian adopsi kan?"
__ADS_1
"Tapi, kakak ini orang tua angkatnya sekarang. Enggak bisa kakak abai dengannya!"
Zaskia hanya menghela nafas panjang, kepalanya terasa pusing. Saat ini dirinya tak mau memikirkan apapun selain bisa bebas dalam perjodohan
"Zaskia?"
"Iya kak?"
"Kamu sungguh-sungguh kan mau menikah? Kakak enggak mau di hari pernikahan kamu, kamu justru melarikan diri!"
Zaskia menoleh ke arah kakaknya dengan spontan "Apa kakak mengira aku ini enggak waras? Enggak mungkin aku mempertaruhkan harga diri dan mencemarkan nama baik keluarga kita terutama mama dan papa?"
Zaskia tak mengerti, mengapa kakaknya mengatakan itu. Dengan santai Devano menyeruput kopinya dan berkata jika dirinya takut adiknya melakukan hal yang nekat
"Kak, jujur Zaskia memang enggak tertarik dengan pernikahan ini! Enggak mau juga, tapi Zaskia juga enggak mungkin mengecewakan kakak. Apalagi melihat mama Chyntia yang sangat menyayangi ku tidak mungkin aku membuatnya kecewa,"
Devano tersenyum, ia senang karena adiknya tak akan melakukan hal yang akan membuatnya kecewa
"Kakak sangat berharap kamu membuktikan ucapan kamu Zaskia!"
Zaskia pun bersumpah atas nama kedua orang tuanya, bagaimana pun keadaanya ia tak akan membuat keluarga kecewa walau sebenarnya sangat sulit menerima Vero.
Memang benar, Vero adalah teman kecilnya. Namun bukan berarti membuatnya harus menjadi istri dari teman kecilnya itu
"Kakak janji sama kamu, sekali saja dia berani kasar dengan kamu. Kakak akan membunuhnya; kakak tak akan membiarkan dia bebas menyiksa kamu! Dan akan kakak pastikan dia akan menjadi suami terbaik untuk kamu, cintanya kepada kamu akan menjadi cintai terbaik!" Zaskia menatap kakaknya dengan mata yang berkaca-kaca "Kak, bagaimana jika perlakuan kakak di masa lalu, karmanya menimpa aku?"
Devano menatap adiknya bingung "Maksud kamu?"
"Iya kak, bagaimana jika Vero memiliki wanita lain dan dia menikah dengan wanita pilihannya seperti yang kakak lakukan dulu dengan kak Tammy?"
Devano mengelus rambut adiknya "Adik ku sayang! Semua itu kakak lakukan demi kebaikan! Kakak menikah dengan Tammy untuk menyelamatkannya bukan karena kakak mencintainya. Kakak tau, perbuatan kakak juga enggak bisa di katakan benar! Tapi kamu harus tau, jika kakak tidak pernah bermaksud menyakiti hati Kimmy atau pun Tammy!"
Devano terdiam, ucapan Zaskia memang benar "Sebelum pernikahan mu terjadi, akan kakak pasti kan jika Vero tidak memiliki wanita lain di hidupnya atau pun di hatinya!"
Zaskia percaya dengan kakaknya, ia juga berharap agar Kimmy pulang dalam keadaan baik-baik saja.
**************************
Malam telah berlalu,
Kini cahaya matahari menyinari alam semesta, Zaskia membuat matanya perlahan. Menatap langit-langit kamar dengan kesadaran yang tidak penuh.
Hari terus saja berlalu, tak terasa beberapa jam lagi saja ia sudah menjadi istri orang lain, undangan sudah disebar ke semuanya.
Bahkan tak sedikit yang mengucapkan selamat kepada Zaskia baik teman-teman sekolah atau kerjanya. Semuanya memenuhi pesan WhatsApp Zaskia yang mengucapkan selamat dan penuh bahagia
Apakah Zaskia bahagia? Entah lah, sampai sekarang ia juga belum bertemu dengan Vero setelah sekian lama, bahkan keduanya tak pernah terlibat dalam membahas persiapan pernikahan.
"Lucu sekali! Kami yang menikah namun salah satu diantara kami tak berkomunikasi atau terlibat dalam semua persiapan!"
Zaskia kembali meletakkan ponselnya di samping dirinya, melamun adalah hal yang paling menyenangkan bagi dirinya
"Lebih baik aku melamun begini, lebih indah!" gumamnya sambil tersenyum, jika terus memikirkan pernikahan yang tidak di inginkan olehnya akan membuat kepalanya menjadi sakit
"Aku enggak mau memikirkan semuanya! Males banget!"
Zaskia bahkan mendumel sendiri, bagaimana tidak? Ia tidak mau pernikahan ini, namun keadaan yang memaksanya untuk mau
__ADS_1
Sangat menyebalkan bukan?
Di umur dua puluh enam tahun, ia harus menikah padahal dirinya tak pernah mau menikah
"Ini terlalu muda bukan?"
"Muda apanya?"
Zaskia kaget, segera duduk dan melihat ke arah suara itu ternyata itu adalah Kimmy
"Kak Kimmy?" Zaskia tersenyum senang, kakak iparnya telah kembali dengan sangat cepat, Zaskia berlari ke arah Kimmy
"Kakak, baru di tinggal satu malam aku sudah merindukan kakak! Kakak pergi tidak memberitahu ku dan sekarang juga pulang secara tiba-tiba,"
Zaskia memasang wajah cemberut, Kimmy meminta maaf kepada adik iparnya itu
"Maaf! Bukannya kakak tidak ingin memberitahu namun kakak ingin kamu fokus dengan pernikahan ini!"
Walau Kimmy sudah menjelaskan tetap saja Zaskia cemberut, ia ingin menemani Kimmy kemana pun kakak iparnya itu pergi
"Kak, lain kali jangan berpergian sendirian seperti ini! Ini terlalu bahagia untuk kakak apalagi kakak lagi hamil tua, berjalan saja kakak kesulitan! Bagaimana pergi sejauh itu?"
"Tenang saja bawel! Kakak mu juga enggak akan melepaskan kakak sendirian! Banyak pengawal dan juga tim medis yang menemani kakak. Kakak juga menggunakan helikopter pribadi kok! Jadinya aman dan terpantau!"
"Iya walau begitu, tetap saja kan kak! Jangan lagi membuat kesalahan! Bagaimana jika terjadi sesuatu dengan keponakan aku? Gimana kalau dia tiba-tiba mau lahir ke dunia ini? Enggak ada aku dan kak Devano,"
"Iya maaf! Kakak janji enggak akan mengulanginya lagi! Maaf ya?"
Kimmy meminta maaf kepada Zaskia, ia juga senang melihat adik iparnya yang begitu perhatian
"Makasih udah mau khawatir dengan kakak ya?"
"Kak, gimana enggak khawatir! Kakak itu kan kakaknya aku? Dan ini juga keponakan aku! Kak aku udah kehilangan Kayla, keponakan ku tersayang aku enggak mau kehilangan lagi,"
Kimmy memeluk Zaskia dengar erat "Maafin kakak! Tapi kakak berjanji kakak enggak akan membiarkan keponakan kamu ini kenapa-kenapa, kakak akan menjaga dia! Kamu enggak akan kehilangan keponakan lagi! Cukup kehilangan Kayla saja!"
Zaskia mengangguk,.membalas pelukan Kimmy dengan erat "Kak, aku sangat banget sama kakak! Sama Kayla juga anak yang kakak kandung sekarang. Aku enggak tau gimana aku tanpa kalian, kepergian Kayla sudah membuat aku merasa seperti orang gila, seperti kehilangan arah!"
Kimmy mengangguk, siapa yang lebih memahami perasaan hancur itu selain Kimmy? Ibu kandungnya Kayla
"Kakak yang melahirkan Kayla, Kakak juga yang mengandungnya, namun aku yang mengurusnya lebih banyak daripada kakak. Dia lebih banyak waktunya dengan aku,"
"Iya sayang! Kakak mengerti perasaan kamu, maaf! Maaf jika kakak gagal menjaga Kayla ya?"
"Tidak kak! Ini bukan salahnya kakak! Ini juga kesalahan aku! Aku yang lalai dalam menjaga Kayla, dan aku enggak mau kita melakukan kesalahan yang sama lagi kak! Kita harus menjaga anak kakak bersama-sama dengan ketat. Jangan lengah lagi! Itu sebabnya kakak nggak boleh pergi sendidian,"
Kimmy paham, berulangkali ia juga meminta maaf kepada Zaskia dan mengatakan jika dirinya tak akan melalukan kesalahan yang sama lagi
"Mulai sekarang, kemana pun kakak! Kakak akan mengatakannya kepada kamu dan kamu yang akan menemani kakak. Jika kamu tidak ada, ada Devano! Dia yang akan menemani kakak,"
Zaskia merasa sedih, keduanya melepaskan pelukan satu sama lain
"Kak, gimana kalau aku menikah? Aku tidak bisa menjaga kakak dan keponakan aku lagi!"
"Ada kakak mu! Devano yang akan menjaga ku juga keponakan kamu ini,"
"Tapi kak, kak Devano akan sibuk di kantor. Gimana kalau aku akan sering-sering main kerumah kakak?"
__ADS_1
Kimmy menggelengkan kepalanya "Tidak Zaskia! Saat kamu menikah nanti kamu harus mengurus keluarga baru mu! Ada suami dan juga mertua mu,"