
"Nyonya harus banyak berdoa untuk keselamatan saudara kembar nyonya. Jangan lemah nyonya! Jika nyonya menjadi lemah dan sedih siapa yang akan menguatkan saudara kembar nyonya? Saya mendengar kata orang, anak kembar memiliki ikatan batin yang kuat, jadi kalau anda lemah, begitu juga dengan saudara kembar anda,"
Tammy menangis, memohon kepada Tuhan untuk keselamatan saudara kembarnya itu "nyonya yang sabar ya? Saya percaya jika saudara kembar nyonya akan baik-baik saja," pelayan Tammy pun memberikan semangat kepadanya, agar Tammy tidak menangis saja
"Nyonya saya mendengar orang mengatakan jika saudara kembar itu memiliki ikatan batin yang sangat kuat. Jika nyonya tegar dan kuat bisa saja itu menjadi penguat untuk saudara kembar anda, namun jika nyonya lemah seperti ini saudara kembar anda tak akan memiliki kekuatan untuk melawan rasa sakitnya,"
Tammy berharap agar Kimmy baik-baik saja
*********
Di rumah sakit,
Suasana begitu hening dan tegang, dokter keluar dari ruang operasi dan mengatakan jika anaknya perempuan.
Namun, saat ini kondisi Kimmy lemah, dan juga koma. Semuanya menangis sedih
Devano melihat putrinya keluar dari ruangan operasi, begitu juga dengan Kimmy yang akan di pindahkan keruangan ICU
"Apa yang kalian lakukan? Bukannya saya sudah meminta kalian untuk melakukan yang terbaik untuknya? Kenapa sekarang keadaan istri saya menjadi lemah? Ruma sakit macam apa ini?"
"Devano, tenang lah nak! Kita harus sabar dan berdoa,"
Cyntia menenangkan Devano juga Zaskia
"Ma, gimana keadaan kak Kimmy? Dia akan baik-baik saja kan ma?"
"Sayang, kakak ipar kamu akan baik-baik saja! Kamu jangan khawatir, semuanya akan membaik! Kamu harus percaya sama kehendak Tuhan,"
__ADS_1
Zaskia meminta kesembuhan kakak iparnya, mendengar Kimmy yang koma membuatnya merasa hancur dan menderita
"Saat ini kita harus kuat untuk anak kamu Devano! Kamu harus kuat ya?"
Cyntia ingin Devano menjadi kuat untuk bayinya yang baru lahir
"Sampai kapan istri saya akan mengalami koma?"
"Kami akan melakukan yang terbaik, namun kami belum bisa memastikannya. Bisa jadi hanya sejam, sehari, satu minggu, satu bulan, atau bertahun-tahun,"
"Jawaban seperti apa itu?" Devano yang kesal menarik jas dokter tersebut
"Devano, tenangkan diri kamu!"
Chyntia pun menenangkan Devano
"Nak jangan seperti ini! Kamu bisa di tuntut oleh dokternya!"
"Ma, mereka dokter seharusnya bisa melakukan yang terbaik untuk istri aku!"
"Tapi dokter juga manusia biasa kak! Mereka sama seperti kita, mereka bukan Tuhan,"
Kelurga Vero meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada dokter karena sikap Devano yang kurang ajar. Untung saja Dokter itu bisa memakluminya
"Saya sudah biasa mendapatkan perlakuan kasar seperti ini,"
Dokter itu pun berpamitan, Devano menangis di pelukan mertua adiknya itu
__ADS_1
"Devano enggak tau ma gimana kedepannya tanpa Kimmy,"
"Jangan mengatakan hal itu nak! Kamu dan Kimmy juga anak kalian akan terus bersama,"
******************
Esoknya,
Mereka semua masih setia menunggu dan menjaga Kimmy yang masih koma, sementara bayinya Devano dan Kimmy masih dalam tanganan medis
Kemungkinan, besok bayinya sudah bisa dibawa pulang kerumah
Terdengar suara larian dari arah koridor rumah sakit "Dev, gimana keadaan Kimmy?"
Tammy yang khawatir bertanya dengan Devano keadaan kembarannya itu.
Chyntia, Vero dan papanya Vero kaget melihat Tammy. Tammy sangat mirip dengan Kimmy, bagai pinang di belah dua bahkan sulit membedakan keduanya
"Ma, ini kak Tammy. Saudara kembarnya kak Kimmy, dan ini Bintang anaknya kak Tammy juga kak Devano,"
Chyintia menatap Zaskia bingung "Kak tammy juga mantan istrinya kak Devano,"
Chyntia terkejut, namun tak mau membahasnya sekarang. Baginya, keadaan Kimmy yang paling utama
"Dev bagaimana keadaan Kimmy?"
"Dia koma,"
__ADS_1
Mendengar itu Tammy menjadi pusing, ingin terjatuh namun untungnya di tahan oleh Zaskia dan Devano. Zaskia langsung mengambil Bintang dan menggendongnya.
Bintang sudah semakin besar, Zaskia juga merindukannya namun keadaan Kimmy sekarang membuatnya menjadi tak konsentrasi