Menjadi Suami Bayaran

Menjadi Suami Bayaran
Bab 59 ~ Menjadi Suami Bayaran


__ADS_3

"Aku tidak dendam sama sekali kepadanya namun mengapa dia harus datang kembali?" Devano memukul setir mobilnya. Luka itu terasa kembali


Sebelum ia menikah dengan Kimmy dan memiliki hubungan dengan kekasihnya di kampus. Clara adalah cinta sekaligus luka pertama baginya.


Ia tak pernah mengkhianati cinta keduanya, namun rasa kecewa yang membuatnya begitu sangat terluka.


"Kenapa?"


Rasanya Devano sangat marah dengan dirinya, dengan dunia dan juga dengan keadaan.


Takdir membuat keduanya tak bisa bersama karena keyakinan keduanya berbeda


"Aku sudah melupakannya, namun dia menjadi bagian dari kehidupan yang sangat penting bagi ku,"


Devano sudah sangat mencintai Kimmy, dia ingin semua yang terbaik untuk Kimmy.


Drrttttt.....! Drtttt.....!


Suara ponselnya bergetar


Terlihat nama sang adik di layar


Terhubung


"Iya Zaskia, ada apa?"


"Kak, kakak di mana? Kak Kimmy mencari kakak. Katanya dia ingin sekali meminum bandrek,"

__ADS_1


Bandrek?


Devano berfikir dengan keras, di mana ada siang-siang yang menjual bandrek?


Apakah ada bandrek siang bolong begini?


"Kak?"


"I-iya, kakak akan mencari bandrek untuk kakak kamu ya?"


"Jangan lama ya kak?"


Devano berjanji kepada adiknya kalau dirinya akan segera pulang


"Jangan khawatir! Kakak akan segera pulang dan jaga lah kakak ipar mu ya!"


Ia pun segera melajukan mobilnya untuk mencari bandrek pesanan Kimmy sang istri yang sedang hamil.


Devano sudah biasa dengan permintaan Kimmy yang aneh-aneh saat hamil.


Dulu, saat Kimmy mengandung Kayla juga sering meminta hal yang aneh-aneh, ia jadi merindukan Kayla anaknya yang telah tiada


"Kayla sayang, papa sangat merindukan kamu nak. Kamu pasti sudah senang di sana ya sayang? Papa yakin, anak cantik papa sedang bahagia."


Devano berbicara sendiri, ia turun dari mobilnya bertanya dari satu toko ke toko lain


Namun, karena masih sangat pagi gak ada yang menjualnya.

__ADS_1


"Tolong lah Bu, buatkan untuk istri saya. Saya akan membayar berapapun, istri saya sedang mengandung,"


Akhirnya, ibu toko itu kasian dan membuatkan bandrek yang dipesan oleh Devano namun pria itu menunggu dengan waktu yang tak sebentar.


Baginya tak masalah, yang terpenting keinginan istrinya terpenuhi.


Namun ia berfikir apakah bandrek bagus untuk ibu hamil?


Ibu pemilik toko mengatakan jika tak masalah, asal jangan terlalu berlebihan. Ia pun merasa sangat lega


"Baik Bu, tolong buat kan untuk istri saya ya bu?"


Devano duduk dengan sabar, ia melihat ke arah luar. Terlihat wanita seorang diri sedang menggendong anak bayi. Devano mengamati wanita dan bayi itu


"Bintang,"


Ujarnya langsung, ia tersadar itu bukan Bintang, namun ia mengingat anak angkatnya itu.


"Bagaimana kabar Bintang ya?" Air matanya menetes tanpa sadar. Apakah ia gagal menjadi seorang ayah?


"Aku gagal menjaga Kayla, dan sekarang Bintang juga tak bersama ku?"


Devano sangat gagal menjadi ayah untuk Kayla dan Bintang. Walau ia masih menyediakan kebutuhan Bintang secara materi namun Bintang tidak mendapatkan perhatian kepadanya.


"Papa merindukan kamu nak"


Devano mau memberikan perhatian dan kasih sayang kepada Bintang namun Tammy meminta Devano untuk tidak terlalu sering menghubungi Bintang. Itu akan membuatnya semakin sakit

__ADS_1


Dewasa nanti, Bintang akan bingung mengapa papanya tak bersama mamanya namun bersama kembaran mamanya dan anak mereka. Tammy takut jika nantinya Bintang akan membenci Devano, Kimmy dan anak mereka kelak


__ADS_2