
Tammy membuka pintu apartemen, ia bingung melihat seorang wanita berdiri tepat di depan pintu apartemennya. Tammy tersenyum
"Ada apa ya?"
"Apakah Kevin ada?"
Tammy mengangguk "Ada, lagi sama Tammy anaknya. Maaf, anda siapa ya?" Tammy mengerutkan dahinya dengan bingung
"Boleh saya masuk?"
Tammy mengangguk "Tentu saja boleh, masuk lah!"
Tammy mempersilahkan wanita itu masuk. Kevin kaget melihat siapa yang datang
"N-namira?"
"Silahkan duduk!" Tammy meminta wanita itu duduk, ia masih bingung.
Namira duduk dengan elegan "Kenapa mas? Kaget aku tau alamat ia?" Namira melirik ke arah Tammy.
Tammy kecil berlari kearah Namira "Mama,"
Namira memeluknya "Udah tau belum jawabannya apa?"
__ADS_1
Namira kembali bertanya kepada Tammy "Maaf, saya tidak mengerti, kamu siapa ya?"
Tammy yang masih penasaran pun bertanya kepada Namira
"Saya, istri Kevin!"
"Istri?"
"Tammy, aku bisa menjelaskan semuanya,"
"Bukannya istri kak Kevin sudah meninggal dunia?"
Tammy bertanya dengan bingung, ia menjadi tak enak dengan wanita yang mengaku menjadi istri Kevin.
"Iya, mamanya Tammy memang sudah meninggal saat melahirkannya. Saya adalah adik dari ibunya Tammy lalu keluarga menikah kan kami. Mas, apakah saya bukan istri kamu?"
"Kamu jangan mencari keributan di sini Namira!"
"Kenapa mas? Apakah rencana kamu untuk dekat dengan Tammy gagal? Kamu takut!"
Namira bertanya dengan sangat serius "Hentikan Namira!"
"Maaf, saya enggak tau jika kamu adalah istri dari kak Kevin. Namun yang pasti, saya dan kak Kevin tidak mempunyai hubungan apapun!"
__ADS_1
Tammy meluruskan segalanya, ia takut jika istrinya Kevin salah paham.
"Kamu itu seorang wanita ya? Terlepas dari kamu tau atau tidak dia mempunyai istri. Kenapa kamu gampang sekali membawa lelaki yang bukan suami kamu masuk ke dalam apartemen kamu? Kamu enggak punya suami, dan hanya tinggal berdua dengan anak kamu. Apa pantas membawa pria ke dalam apartemen?"
"Cukup Namira!"
"Kenapa mas? Apakah pertanyaan saya salah? Seharusnya, sebagai wanita yang baik itu menjaga nama baik dan kehormatannya?"
"Maaf, saya enggak tau jika sebenarnya kak Kevin sudah punya istri. Dan saya selalu menyambut hangat tamu siapapun yang datang kerumah saja. Termaksud kepada anda bukan? Walau saya tidak mengenal anda. Saya menyambut Anda dengan baik bukan?"
Kevin meminta maaf kepada Tammy, ia tak tega melihat Tammy di hina seperti itu dengan istrinya.
"Sekarang anda sudah tau jika Kevin memiliki istri, dan wanita baik tak akan menganggu rumah tangga orang lain bukan?"
Tammy tersenyum "Maaf, daripada anda mengatakan hal itu kepada anda. Lebih baik anda mengatakan itu kepada suami anda, agar lebih menganggap anda menjadi istrinya. Karena saya sedih, saat mengetahui istrinya masih hidup namun dinyatakan sudah tiada,"
Namira menatap Tammy dengan penuh marah dan kebencian.
Tammy tidak kenal mengetahui Kevin mempunyai istri, namun yang membuatnya kesal, mengapa istri Kevin menyalahkan dia? Kenapa tidak menyalahkan suaminya sendiri?
"Maaf Tammy atas sikap Namira,"
"Enggak apa-apa kak, santai saja!"
__ADS_1
Kevin dan Namira pun berpamitan pergi dengan membawa Tammy kecil
Sebelum pergi, sekali lagi Kevin meminta maaf kepada Tammy atas semua kekacauan yang terjadi. Ia tak menyangka jika Namira yang ia ketahui sebagai orang yang pendiam justru berbuat nekat seperti itu