Menjadi Suami Bayaran

Menjadi Suami Bayaran
Bab 29 ~ Menjadi Suami Bayaran


__ADS_3

Sekalinya bajingan, tetap lah bajingan! Bahkan, Rama membuat Tammy mengkonsumsi obat-obatan terlarang, entah apa yang ada dipikirannya


"Jika dia membuat ku menderita, maka aku akan membuat hidup kembarannya menderita!"


Untung saja, ia baru menerima uang dua puluh milyar dari omset pembagian itu. Cukup untuk kehidupan beberapa saat


Rama memutar otaknya, ia lalu tersenyum sinis


Ia segera pergi meninggalkan Tammy seorang diri di kamar.


********


"Hai, Zaskia! Gimana hari ini kamu di kampus?" Kimmy mendekati Zaskia yang sedang sibuk belajar, terlihat kegelisahan di wajah Zaskia


"Kamu oke?"


Zaskia mengangguk, namun Kimmy tau jika adik iparnya berbohong


"Bilang aja kalau kamu mau ungkapi sesuatu,"


"Boleh enggak kita bicara ada kak Devano juga?"


Kimmy tak keberatan, ia segera memanggil suaminya


Kini, mereka bertiga sedang duduk melingkar "Ada apa?"


"Zaskia katanya mau bicara sama kita,"


"Ada apa Zaskia?"


"Kak, maaf banget! Kalau aku mungkin akan buat kalian enggak nyaman. Maaf banget juga kalau ucapan aku buat kalian tersinggung,"


"Ada apa Zaskia? Jangan buat kami khawatir!"


"Ak-aku,"


"Kenapa kamu?"

__ADS_1


"Maaf, tapi sungguh aku enggak nyaman di kampus sekarang,"


"Kenapa? Ada yang menyakiti kamu? Buat kamu enggak nyaman?"


Zaskia menggeleng "Bukan kak, enggak ada yang nyakitin aku, tapi dengan adanya pengawal. Dan kampus menjadi milik aku, aku di perlakukan bukan selayaknya mahasiswa biasanya! Mereka semua takut sama aku, apa yang aku lakukan selalu benar. Itu buat aku enggak bisa belajar dengan baik, karena di saat aku salah. Mereka enggak akan berani mengatakan aku salah karena takut aku pecat,"


Zaskia menangis, bukannya ia tak tahu bersyukur namun bukan kehidupan itu yang dia mau.


"Zaskia tau, kak Kimmy melakukan itu demi kebaikan aku, demi keselamatan aku. Tapi itu bukan kehidupan normal yang aku inginkan! Aku juga butuh, dosen yang killer, yang menegur bahkan menghukum aku kalau aku salah, agar aku bisa memperbaiki kesalahan aku! Bukan malah diem aja, apa yang aku buat enggak ada salahnya. Bahkan, aku sengaja buat tugas namun enggak ada yang berani kompin! Mereka benerin perbuatan aku,"


Zaskia mengatakan itu dengan nada yang berat "Bukannya aku enggak bersyukur, tapi aku juga mau hidup normal kak,"


Kimmy memeluk Zaskia, ia pun meminta maaf kepada adik iparnya "Maafin kakak, Kakak enggak bermaksud buat kamu merasa enggak nyaman! Sungguh, kakak enggak bermaksud gitu, maafin kakak ya?"


Kimmy merasa menyesal, tindakannya membuat Zaskia sampai merasa tidak nyaman.


Devano juga memeluk Zaskia "Jadi sekarang kamu maunya gimana?" Devano bertanya kepada adiknya, hanya kebahagiaan Zaskia yang menjadi prioritas baginya saat ini. Untuk apa semua kekayaaan dan harta berlimpah, uang banyak kalau adiknya enggak merasa bahagia?


"Kak,"


"Kamu mau pindah sekolah? Pindah kampus? Enggak apa-apa Zaskia, kakak akan mengurus semuanya! Kamu enggak usah panik ya? Orang-orang kakak akan mengurus segalanya, itu bukan hal yang sulit,"


"Lalu, kamu mau gimana dek?"


Devano mendekati adiknya, ia ingin tahu apa yang adiknya ingin kan


"Kak, aku mau pindah sekolah tapi tanpa adanya identitas dari keluarga kak Kimmy! Aku ingin menjadi wanita sederhana, tanpa adanya pengawal,"


"Enggak bisa!" Kimmy langsung bangkit, matanya merah dan berkaca-kaca


"Enggak masalah mau pindah kampus, oke juga nggak masalah tanpa identitas keluarga kakak. Tapi tanpa pengawal? Tidak! Kakak enggak bisa ambil keputusan yang akan membuat kamu semakin menderita! Kakak melakukan ini demi keselamatan kamu!"


Zaskia terdiam "Giman kalau nanti orang-orang menyakiti kamu?"


"Kak, enggak akan ada yang mau menyakiti orang biasa! Aku akan menyamar kak, aku akan merubah penampilan aku!"


Kimmy dan Devano belum mengerti "Kak, kalian khawatir dengan aku kan? Tapi kalau aku merubah penampilan, enggak ada yang tau kalau itu aku!"

__ADS_1


"Tapi Kimmy,"


"Kak, aku mohon! Itu satu-satunya cara agar aku tetap bisa normal kaya orang-orang di luar sana,"


Kimmy pun pasrah dan mengalah kepada adik iparnya "Oke kalau itu mau kamu, kakak akan turuti. Tapi kamu harus janji! Kamu harus bisa menjaga diri kamu,"


Zaskia memeluk.Kimmy "Terimakasih banyak kak! Zaskia janji akan menjadi diri Zaskia sendiri! Kakak jangan khawatir!"


Walau sebenarnya Kimmy masih khawatir, namun ia juga mau Zaskia hidup dengan bebas dan tenang. Bebas bukan berarti Zaskia bisa melakukan apapun, ia ingin Zaskia tak merasa tertekan saja.


Devano juga yakin, jika Zaskia bisa menjaga dirinya. Karena dahulu, mereka juga hidup tanpa adanya pengawal dan semuanya baik-baik aja.


"Kakak akan mempersiapkan semuanya,"


Zaskia mengangguk, ia juga berpikir akan berpenampilan seperti apa di kampus barunya.


"Aku harus merubah penampilan, dengan begitu enggak ada yang bisa kenalin aku. Dan aku akan merasa hidup tenang!"


Zaskia permisi kepada Devano dan Kimmy untuk masuk kamar. Devano mengikuti adiknya ke kamar


Ceklek!


Pintu terbuka, keduanya masuk ke dalam kamar. Zaskia meminta maaf kepada saudaranya "Kak, maafin Zaskia kalau permintaan Zaskia membuat kakak kesal,"


Devano menggelengkan kepalanya "Kakak enggak kesal, yang penting kamu merasa nyaman aja! Tapi, satu pesan kakak ya? Jangan buat kami kecewa, kamu juga harus pintar menjaga diri. Dik, Kimmy itu udah baik sekali sama kita, jadi jangan kecewakan dia ya? Kamu harus belajar yang benar! Jangan kebiasaan buruk kita dulu saat mama dan papa ada. Terulang kembali,"


Zaskia mengangguk, ia berjanji kepada kakaknya "Iya kak, Zaskia hanya ingin hidup normal aja! Tanpa adanya pengawal, Zaskia sangat risih sekali kak, dan enggak ada yang mau berteman dengan Zaskia! Bukan hanya teman-teman namun dosen juga. Zaskia merasa itu bukan sebuah kehidupan,"


"Ya sudah, sekarang sudah tanpa pengawal! Udah seperti kehidupan kan?" Zaskia mengangguk, dengan manja memeluk kakaknya


"Kak, tadi aku ketemu sama paman dan bibi,"


"Lalu? Apakah mereka menyakiti kamu?" Zaskia menggelengkan kepalanya "Enggak, tapi dia meminta aku untuk kembali kerumah mama dan papa,"


"Mereka mau mengembalikan hak kita?" tanya Devano, namun Zaskia menggelengkan kepalanya


"Zaskia juga enggak paham kak, tapi kata bibi Zaskia pulang sama mereka dan tinggal sama mereka, gimana pun Zaskia ini juga tanggung jawab mereka. Kakak udah menikah, enggak pantas Zaskia ikut kakak,"

__ADS_1


Devano kembali memeluk adiknya dengan erat "Kamu adik kakak, sampai kapan pun akan terus bersama kakak. Kakak nggak akan melepaskan kamu, membiarkan kamu tanpa kakak kecuali kamu sudah menikah. Kakak akan menyerahkan kamu dengan suami kamu kelak. Jadi, sebelum kamu menikah. Kamu enggak boleh kemana-mana!""


__ADS_2