Menjadi Suami Bayaran

Menjadi Suami Bayaran
Bab 70 ~ Menjadi Suami Bayaran


__ADS_3

"Kak minum lah!" perhatian Zaskia tak pernah pudar untuk kakak iparnya


"Makasih Zaskia!" Kimmy meminum perlahan air yang di berikan oleh adik iparnya "Kakak istirahat saja ya!" Kimmy mengangguk, ia juga meminta Zaskia untuk tidak mengambil hati dengan ucapannya tadi


"Kak, Zakia tau! Apa yang kakak katakan itu demi kebaikan Zaskia! Zaskia juga enggak merasa sakit hati dengan perkataan kakak kok. Kakak jangan memikirkan itu lagi ya!"


Kimmy mengangguk, Zaskia meminta Kimmy untuk istirahat saja "Sudah kakak istirahat lah! Jangan memikirkan apa pun lagi. Zaskia juga minta maaf dengan sikap kekanakan Zakia tadi!"


"Zaskia! Sungguh, kakak ingin kamu menjadi wanita yang bertanggungjawab! Sebentar lagi kamu menjadi seorang istri! Kakak enggak mau kamu menjadi istri yang selalu kabur saat ada masalah dengan suami kamu,"


Kimmy juga sedih, sebentar lagi Zaskia menikah dan pergi dari rumah


**************


Satu jam berlalu


Devano yang telah kembali masuk ke dalam kamar untuk melihat keadaan Kimmy


"Zaskia, bagaimana kabar kakak kamu?"


Zaskia mengatakan jika Kimmy sudah agak mendingan, Devano mendekati istirnya ia merasa cemas dengan kehamilan Kimmy


"Sayang, jangan terjadi apapun lagi. Saya tidak sanggup kehilangan kamu!"

__ADS_1


"Kak, Sebaiknya kakak membiarkan kak Kimmy untuk istirahat! Kasihan dia kak,"


Devano mengangguk, ia pun meminta kepada Zaskia untuk istirahat "Kamu juga istirahat saja! Pasti, kamu merasa lelah kan?"


"Tidak terlalu kak,"


"Jangan membantah adikku!"


"Maaf kak!"


Zaskia meminta maaf, ia pun segera pergi dari kamar kakaknya untuk istirahat.


**************


Cyntia berhenti saat anaknya memanggil "Ada apa!"


Chyntia kecewa dengan sikap anaknya yang tidak mau menemui Zaskia! Padahal, semua itu atas permintaan Devano sendiri


"Bagaimana tadi ma?"


"Memangnya kamu perduli? Kamu membiarkan dia menyiapkan semuanya sendirian! Itu enggak bagus!"


"Maafin Vero ma! Tapi Vero juga memiliki alasan karena melakukan itu,"

__ADS_1


"Alasan apa Vero? Apa kamu mau membenarkan diri kamu?" Vero menggelengkan kepalanya


"Tidak ma! Dan Vero juga enggak bisa cerita sama mama namun Vero harap mama bisa mengerti!"


Vero pun segera masuk ke dalam kamar. Dia sudah menyukai Zaskia sejak kecil, bahkan di saat Zaskia dan kakaknya menghilang Vero masih setia menunggu Zaskia sampai wanita itu kembali


"Mama enggak habis pikir kamu tega seperti itu! Belum menjadi suami saja kamu sudah abai bagaimana jika kalian menikah? Mama enggak akan menerima jika kamu tidak menghormati,.menghargai istri kamu!"


Vero tak mendengarkan, ia memilih masuk kamar daripada harus berdebat dengan mamanya


"Papa lihat kelakuan anak kita! Bahkan, dia tidak menghargai mamanya saat bicara. Bagaimana nanti sikapnya dengan Zaskia?"


"Ma, mama tenang! Jangan emosi seperti ini, papa yakin Vero mempunyai alasan melakukan ini semua. Lagipula, Vero bukannya tidak perduli! Buktinya, dia juga mempersiapkan semuanya dengan secara matang dan baik! Tidak melibatkan keluarga Zaskia, hanya karena Vero tak menemani Zaskia mencoba gaun pengantin. Mama memarahinya seperti ini?"


"Pa, bukannya mama marah! Mama hanya enggak mau kalau Vero menjadi suami yang tak bertanggungjawab!"


"Ma, kamu tau kan siapa mamanya Vero? Apakah papanya ini tidak bertanggung jawab baik menjadi suami atau ayah?"


Cyntia menggelengkan kepalanya "Nah, Jika suami mama saja menjadi orang yang bertanggungjawab, lalu kenapa harus cemas dengan anak kita?"


"Tapi pa-,"


"Sudah lah ma! Jangan terlalu keras dengan anak kita, sebentar lagi dia menjadi suami. Dia tau apa yang baik dan tidak baik untuk keluarga kecilnya!"

__ADS_1


__ADS_2