Menjadi Suami Bayaran

Menjadi Suami Bayaran
Bab 21 ~ Menjadi Suami Bayaran


__ADS_3

Ternyata, Tammy enggak sepenuhnya jahat. Mungkin saja, ia salah mendapatkan pasangan, dan luka di hatinya justru di ambil keuntungan oleh Rama.


Devano yakin, perbuatan Tammy itu karena Rama yang sudah mencuci otaknya hingga Tammy bisa berbuat hal lebih nekat


"Tapi aku senang, karena Kimmy masih mengingat Tammy! Ia mau menjaga Tammy!"


"Iya, saudara kembar seharusnya memang saling menyayangi dan melindungi satu sama lain," ujarnya. Ia berharap, Tammy dan Kimmy kembali kompak seperti dulu


"Ini hanya tentang waktu saja, namun sebenarnya Tammy itu yang paling baik, dia tidak sombong, tidak suka menyakiti perasaan orang lain dan dia orang yang paling bisa memanusiakan manusia,"


"Kimmy juga kan?"


"Iya sama, Kimmy juga baik. Namun, Kimmy hanya tau bagaimana caranya mengontrol sesuatu dengan uang, tapi Kimmy itu wanita yang luar biasa. Dia selalu membela Tammy, tidak ikut menyakiti Tammy!"


Devano tersenyum, ia tahu jika Kimmy tidak bersalah atas itu semua.


"Kamu ada disini, tandanya ada yang menjaga Kimmy. Kalau begitu saya pulang dulu ya?" Lala mengangguk, lagipula ia ingin mengobrol dengan sahabat lamanya itu.


*********


Kimmy dan Zaskia kini berada di klinik kecantikan yang terkenal bagus dan mahal "K-kak,"


"Iya Zaskia, kita akan melakukan perawatan. Biar wajah lebih fresh aja! Kamu juga lihat itu kantung matanya, kebanyakan menangis dan tidur tak teratur bukan? Wajah kamu juga, tampak kusam!"


Zaskia mengangguk, bagaimana tidak kusam? Dia dan kakaknya pernah hidup di jalanan, tidak merasakan nyamannya di sebuah rumah yang mampu melindungi keduanya dari sinar matahari atau pun hujan


"Sebaliknya kamu ambil treatment ini deh, cocok dengan masalah kulit kamu sekarang,"

__ADS_1


Zaskia hanya mengikuti kakak iparnya saja, lagipula itu uangnya Kimmy mau menolak juga tidak enak. Zaskia dulu sering ke klinik ini, namun itu uang kedua orang tuanya dia tidak masalah harus mengeluarkan uang yang banyak untuk perawatan. Namun sekarang? Semuanya uang istri dari kakak laki-lakinya. Zaskia merasa tak enak


"Total semuanya empat ratus juta,"


Zaskia tak heran mendengar itu, karena dulu ia juga mengeluarkan uang yang tak sedikit.


Kimmy dengan santai membayarnya, keduanya pun masuk kedalam ruangan yang sudah di siapkan. Semuanya tampak nyaman sekali, suasana yang begitu tenang membuat keduanya merasa relax.


Dua jam berlalu


Keduanya telah selesai perawatan


Tidak heran jika Kimmy memiliki kulit wajah yang sehat, bukan hanya kulit wajah namun seluruh tubuhnya terlihat indah dan sehat.


"Ayo kita masuk mobil,"


"Kamu kalau ada apa-apa cerita dong sama kakak! Kakak ini kan kakaknya kamu juga,"


"Kak, Zaskia boleh nanya enggak?"


"Mau nanya apa?"


"Mau sampai kapan hubungan kakak dan kak Devano? Maksudnya, kalian enggak saling cinta. Pernikahan juga karena kesepakatan, mau berapa bulan atau berapa tahun kakak membayar kakak ku?"


Kimmy tersenyum "Kenapa? Kamu udah enggak betah ya tinggal sama kakak?"


"B-bukan begitu kak, ma-maksudnya apakah seumur hidup pernikahan kalian hanya karena kesepakatan? Kapan itu berakhir kak? Jika kalian ingin hidup bersama selamanya, usaikan perjanjian itu kak!"

__ADS_1


"Zaskia, saat ini kakak enggak punya rasa apapun sama Devano kakak kamu, begitu juga sebaliknya. Kakak juga enggak tahu mau sampai kapan ini berakhir. Tapi, kakak bilang sama kakak kamu, kalau dia menemukan wanita yang dia cintai, dia boleh kok menikah lagi!"


"Menikah lagi?"


Kimmy mengangguk


"Iya, enggak apa-apa Devano menikah lagi dengan wanita yang dia cintai, kakak akan terus membayarnya sesuai kesepakatan bersama. Bahkan, akan menaikan gajinya kok kalau memang diharuskan. Kalau memang pengeluarannya lebih baik, suatu saat dia pasti akan punya anak dan kebutuhan anaknya pasti banyak. Belum lagi kebutuhan kamu!"


Zaskia menggelengkan kepalanya, apakah pernikahan itu permainan bagi Kimmy?


"Kamu pasti mengira jika kakak menganggap pernikahan ini permainan kan?" Zaskia mengangguk, Kimmy pun meneteskan air matanya


"Kakak enggak pernah menganggap pernikahan itu sebagai permainan, bahkan kakak selalu menghayal bisa menikah dengan lelaki yang kakak cintai dan memiliki anak lalu hidup bahagia, tapi? Kamu tahu bukan gimana keadaan kakak? Kakak udah hancur masa depannya, apa kakak masih pantas berharap cinta kepada kakak kamu? Dia pria yang baik, kakak juga mau melepaskannya tapi kalau kakak melepaskannya bagaimana dengan anak ini?"


Kimmy mengelus perutnya "Kakak enggak bisa membiarkan dia hidup tanpa ayah, hanya Devano yang mengerti keadaan kakak! Laki-laki lain, tidak akan bisa menerima ini?"


Kimmy mengatakan itu dengan terisak "Saat Tammy menikah, kakak bahagia. Kakak berharap pernikahan kakak juga akan mewah sepertinya! Namun takdir? Mempermainkan kakak,"


Zaskia memeluk kakak iparnya "Kak, maaf kalau ucapan aku menyakiti hati kakak! Sungguh, Zaskia enggak bermaksud apa-apa kak! Zaskia cuman mau yang terbaik untuk kita semua. Zaskia mau kakak dan kak Devano hidup dengan cinta. Pernikahan yang penuh cinta, bukan hanya kesepakatan aja,"


"Tapi Devano pantes mendapatkan istri yang lebih baik Zaskia, pantas mendapatkan wanita yang suci. Dia pantas memiliki ibu yang baik dari anak-anaknya bukan wanita rusak seperti kakak!"


"Kakak juga baik, kakak enggak rusak! Ini hanya karena dunia dan keadaan yang jahat sama kakak. Tapi aku yakin, kakak ku akan mencintai kakak! Dia tidak akan menyakiti dan mengecewakan kakak. Kakak hanya perlu belajar membuka hati dan menerima kakak ku saja,"


Kimmy pun tak berjanji, namun ia akan berusaha dan mencoba menerima Devano menjadi suaminya. Ia akan belajar mencintai Devano, agar pernikahan ini bukan hanya sebuah kesepakatan saja


"Kak, kakak ku juga sudah menerima anak ini, apalagi yang kakak khawatirkan?"

__ADS_1


Kimmy terdiam sejenak "Dia tidak menerima anak ini karena hatinya, namun ia menerima semua ini karena kesepakatan saja. Hanya demi kamu! Masa depan kamu, jadi kakak minta kamu belajar yang baik ya? Belajar yang bagus-bagus jadi pengorbanan kakak kamu enggak sia-sia!"


__ADS_2