Menjadi Suami Bayaran

Menjadi Suami Bayaran
Bab 84 ~ Menjadi Suami Bayaran


__ADS_3

"Kimmy mengalami banyak pendarahan, keadaannya semakin drop dan itu membuatnya menjadi koma,"


Devano tampak lemas, Tammy langsung memeluk Devano dan memberikan kekuatan untuk mantan suaminya itu


"Kamu harus kuat, dan yakin kalau semuanya akan membaik!"


Chyntia yang sudah menyayangi Kimmy tampak tidak suka dengan tindakan Tammy


"Maaf, saya tidak tau kamu siapanya Devano anak saya! Tapi yang saya tau, hubungan kalian ini hanya sebatas ipar saja sekarang enggak pantas seperti ini! Apa yang orang-orang katakan nantinya jika melihat ini? Sangat tidak baik kan?"


Cyntia menatap Tammy dengan tatapan yang tak suka, sebagai wanita seharusnya ia bisa menjaga harga dirinya sendiri bukan?


"Ma,"


Zaskia merasa tak enak dengan Tammy, terlihat wajah Tammy yang sedih "Maaf, saya tidak bermaksud membuat kamu sedih atau sakit hati. Tapi kamu juga harus memahami batas-batasannya, saya mengerti kamu sedih tapi kamu bisa memeluk Zaskia, atau saya! Kamu juga bisa menganggap saya sebagai mama kamu tapi jangan memeluk lelaki yang ada disini, enggak baik! Apalagi mereka bukan suami kamu,"


"Maaf tante,"


Tammy tau, perbuatannya sudah kelewatan batas. Enggak seharusnya ia memeluk Devano seperti itu


"S-saya salah, saya meminta maaf tante,"


Tammy melihat betapa beruntungnya Kimmy, begitu disayangi oleh mertuanya Zaskia


"Kak Tammy, ini mama Chyntia mama mertua aku, ini papa mertua aku dan i-ini s-su-suami aku,"


Zaskia agak merasa aneh memanggil Vero dengan sebutan suami. Namun jika bukan sebutan suami apalagi? Memang Vero sudah menjadi suaminya.


Tammy tersenyum, dan sekali lagi meminta maaf karena perbuatannya sudah membuat mama mertua Zaskia tidak suka


"Saya sekali lagi meminta maaf tante, saya nggak bermaksud apa-apa,"


"Tidak apa-apa! Saya juga mengatakan itu bukan karena saya membenci kamu! Namun saya orang tua di keluarga ini sekarang, sebagai seorang mama saya harus memarahi anaknya jika anaknya melakukan kesalahan bukan? Dan kamu, jangan anggap kamu sendiri! Kamu bisa menganggap saya sebagai mama kamu,"


Tammy tersenyum kepada wanita paru baya itu, ia tau jika mama mertuanya Zaskia seperti itu karena takut rumah tangga Kimmy akan dihancurkan apalagi mengingat hubungan Devano dan Tammy di masa lalu


"Wah, ternyata cucu mama tampan sekali! Lihat pa, cucu papa sangat tampan,"


Chyntia mengambil Bintang dari gendongan Zaskia, ia sangat senang dan memperlakukan Bintang dengan baik.


"Lalu, apa yang dokter katakan?"


Tammy kembali bertanya keadaan Kimmy, ia kembali ke tanah air untuk melihat saudara kembarnya itu


"Kimmy koma, dokter akan melakukan yang mereka bisa dengan terbaik! Tapi mereka juga enggak bisa memastikan akan berapa lama Kimmy koma, dan juga anakku. Dia perempuan sangat cantik seperti kamu juga Kimmy,"


Tammy tersenyum menatap Devano sambil berkaca-kaca, Chyntia merasa tak nyaman dan takut dengan kehadiran Tammy


Apakah wanita ini akan menggangu rumah tangga Devano dan Kimmy?

__ADS_1


Namun, Chyntia tak mengatakan apapun lagi, ia berharap tegurannya tadi bisa membuat Tammy dasar.


Zaskia yang seakan tau apa yang sedang di pikirkan oleh mama mertuanya pun langsung mengajak mertuanya untuk keluar


"Ma, boleh bicara sebentar?"


"Tentu saja sayang!"


Cyntia dan Zaskia langsung menjauh dari tempat itu


"Ma, sebenarnya kak Tammy enggak seburuk yang mama bayangkan. Awalnya Zaskia juga salah paham sama kak Tammy,"


"Sayang! Sudah mama katakan mama tidak membencinya namun mama harus waspada kan? Apalagi Tammy pernah menikah dengan kakak kamu! Jika dia wanita baik, kenapa dia mengambil suami kembarannya sendiri?"


Zaskia pun memberitakan semuanya dari awal, ia juga tidak mau pengorbanan Tammy sia-sia dan orang menganggapnya buruk


"Apa, jadi begitu ceritanya? Ya Tuhan, mama sangat menyesal sekali sudah sinis dengannya. Dia wanita kuat dan sudah berjuang sejauh ini namun mama berpikiran hal buruk kepadanya, mama sangat menyesal sekali nak,"


Zaskia lega akhirnya ibu mertuanya itu mengerti "Ma, enggak mudah menjadi kak Tammy! Ia sudah membayar semua kesalahannya ma, jadi kita harus mendukung dia kan ma? Mungkin, kak Tammy tidak sengaja memeluk kak Devano karna merasa khawatir dengan keadaan kak Kimmy yang sekarang koma," Chyntia pun mengangguk, Vero memanggil keduanya dan mengatakan jika Kimmy sudah sadar


Zaskia dan mama mertuanya langsung berlari senang. Berharap, jika Kimmy akan baik-baik saja


Mereka masuk ke dalam ruangan ICU satu persatu, karena keadaan Kimmy yang masih lemah membuat mereka tak bisa masuk dengan bersamaan


**********


Devano dan Tammy masuk terlebih dahulu


Kimmy tersenyum menyambut Tammy "K-kamu datang?"


Tammy mengangguk "I-iya aku datang, aku ingin melihat kau. Jadi kamu harus baik-baik aja Kimmy!"


Tammy menangis, Kimmy memegang tangan saudara kembarnya itu "Ak-aku sangat senang,"


"Sayang, sudah lah! Jangan terlalu banyak bicara! Kamu baru saja sadar, sebaiknya kamu banyak istirahat. Anak kita juga perempuan, dia cantik seperti kamu!"


Kimmy memasang senyuman yang sangat manis


"T-tolong j-jaga anakku y-ya Tammy?"


"Hust! Kamu jangan bilang gitu! Yang harus menjaga anak mu ya kamu Kimmy! Itu sebabnya kamu harus lekas sembuh,"


Kimmy dengan lemas mengambil satu tangan Devano dan Tammy! Menyatukan kedua tangan mereka "J-jaga ana-anakku!"


Tak lama, ia memejamkan kedua matanya, Tammy dan Devano panik. Memanggil dokter, tim medis masuk keruangan ICU dan memeriksa keadaan Kimmy.


Perawat meminta Devano dan Tammy untuk keluar


"Ada apa kak?" Zaskia menghampiri Devano, pria itu pun menggelengkan kepalanya. Ia juga tak tau apa yang terjadi dengan Kimmy

__ADS_1


Keluarga kembali menunggu di ruang tunggu, Tammy meminta kepada Raka untuk membawa Bintang juga pelayannya pulang kerumah. Bintang harus istirahat


"Bi, tolong jagain Bintang ya? Raka kamu bawa lah mereka pulang kerumah saya,"


Asisten pribadi Tammy mengangguk, ia membawa Bintang pulang kerumah Tammy yang ada di Indonesia.


************


Sudah setengah jam


Dokter keluar dan mengatakan keadaan Kimmy semakin menurun,


Wanita itu kembali koma "Dokter apa yang terjadi? Tadi istri saya sudah siuman, dia juga sudah berbicara kepada saya dan saudara kembarnya lalu mengapa dia kembali menurun kesehatannya? Ada apa sebenarnya dokter?"


Dokter mengatakan jika itu bisa terjadi kepada wanita yang baru melahirkan apalagi sampai mengeluarkan banyak darah. Namun mereka akan melakukan semua yang terbaik untuk kesehatan Kimmy


Devano dan yang lainnya lemas, Vero pun membawakan mereka minum dan beberapa makanan


"Saya tau ini bukan waktu yang pas untuk makan juga minum, namun kalian semua harus mengisi tenaga agar bisa menjaga nona Kimmy. Sudah dari kemarin tidak makan apapun, kalian bisa sakit. Jika kalian semua sakit, siapa yang akan menjaga nona Kimmy juga baby-nya?"


Ucapan Vero ada benarnya, Zakia mengambil sekotak makanan itu untuk diberikan kepada kakaknya "Kakak harus makan kak! Kasian anak kakak kalau kakak sampai sakit,"


Zaskia pun membuka kotak makanan itu, memberikan sesuap makanan ke mulut kakaknya


"Kakak harus makan kak! Kakak jangan sakit! Kasian anak kakak, sekarang anak kakak juga butuh papanya disaat mamanya lagi enggak berdaya,"


Devano kepikiran ucapan dokter itu, apakah benar Kimmy sedang mengalami stres saat hamil? Jika memang benar, apa yang sedang Kimmy pikirkan atau hal apa yang membuatnya merasa ketakutan dan khawatir? Selama ini, ia tahu jika Kimmy baik-baik saja


Devano melihat kearah Tammy "Tammy, saat Kimmy menjenguk mu dan Bintang di luar negeri apakah dia mengatakan sesuatu? Apakah dia terlihat cemas?"


Tammy menatap Devano "Dia takut, dia takut aku kembali kepada mu dan masa depan anak kalian. Dia takut dan khawatir, dia tau kau sering mencoba menghubungi ku dan dia mengira jika kau mencintai ku tidak mencintainya. Dia takut dengan masa depan anak kalian,"


Tammy mengatakan semua kecemasan yang di alami oleh Kimmy "Aku sudah menyatakan kepadanya untuk tak khawatir, bahkan aku membiarkan dia memblokir nomor kamu di handphone aku, tapi aku enggak tau jika ketakutan dia akan menyebab kan kondisinya semakin drop,"


Devano mengusap wajahnya dengan kasar, ia merasa sangat bersalah karena dirinya Kimmy menjadi seperti ini.


"Aku yang salah, aku sudah membuatnya merasa gemas,"


Devano menyesal, pantas saja tiba-tiba Kimmy ingin menemui Tammy dan menjenguk Bintang.


"Lalu, mengapa dia meminta kita menjaga anaknya tadi?"


Devano bingung, Tammy juga tak mengerti


"Kak, mungkin kak Kimmy takut jika umurnya tak panjang, jadi dia ingin kalian bersatu untuk merawat anaknya. Dia ingin anaknya mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tua yang utuh, sementara keadaannya melemah,"


"Enggak! Aku enggak mau!"


Tammy bangkit, bukannya ia tak mau menjaga keponakannya namun Tammy tidak bisa menyakiti Kimmy lagi.

__ADS_1


"Sudah lah! Kita jangan berpikir terlalu jauh sebaiknya kita menunggu kabar selanjutnya dari dokter bagaimana perkembangan Kimmy,"


__ADS_2