Mertua Serasa Madu

Mertua Serasa Madu
Bab 35


__ADS_3

" Halo semuanya Nuryati datang. " ucap Nuryati saat masuk ke dalam rumah Yuli.


" Waaah udah pada datang semua ini. " ucap Nuryati lagi lalu duduk di sofa yang kosong.


David bak anak ayam yang selalu mengikuti kemanapun induknya pergi. David ikut mendudukkan dirinya di samping Ibunya.


" Wah Yati enak ya selalu di anterin sama anaknya. " celetuk salah satu teman arisan Nuryati.


" Iya iya dong dia kan anak yang berbakti dan sayang banget sama ibunya yakan David? " jawab Nuryati dengan bangga.


" Tentu saja Bu, kemanapun Ibu pergi pasti akan aku antar. " jawab David membuat teman arisan Nuryati mendadak heboh.


" Wah beruntung banget kamu Yati punya anak seperti David udah ganteng, pekerjaan ok, berbakti lagi sama orang tua tapi sayang kok masih jomblo ya? apa gak pengen menikah? " ujar teman Nuryati lagi.


" Ah Tante bisa saja saya sudah me... " jawab David dengan suara yang tertahan karena kakinya diinjak oleh ibunya.


" Ya pengennya sih secepatnya tapi gimana dong belum ada jodohnya. " sambung Nuryati yang sengaja menutupi pernikahan David dan Adira.


" Waaah sayang banget salahnya anakku cowok, coba kalau cewek udah aku jodohkan sama anak kamu Yati. " timpal yang lainnya.


" Iya bener salahnya anak kita-kita pada cowok semua, kalau cewek pasti pada rebutan mau jodohin dengan David. " sahut yang lainnya juga.


Nuryati semakin mengembangkan senyum bahagianya saat para temannya memuji putranya dan banyak yang ingin menjodohkan dengan anaknya.


" Kalau anakku mau di jodohkan ya aku ikut aja, tapi paling gak ya perempuannya yang berpendidikan tinggi dan memiliki pekerjaan ya minimal yang sama dengan anakku. " tutur Nuryati.


" Kalau itu mah yang cocok anaknya Yuli, kan cuma Yuli yang anaknya cewek kalau ibu bos kita mah anaknya cowok. " ucap teman Nuryati yang sengaja menyindir Hani teman satu geng Arisan Nuryati yang paling kaya bahkan sangat kaya raya.


" Ada apa nih sebut-sebut namaku. " ucap Yuli yang baru saja keluar sambil membawa nampan yang berisikan minuman untuk para tamunya.


" Ini kita-kita kalau punya anak cewek pengen jodohin sama anaknya Yati tapi sayang anak kita cowok semua. " jawab teman Nuryati menjelaskan.


" Waaah ini anak kamu Yati, makin ganteng aja ya? Masih kerja di kantor? " tanya Yuli dengan semangat setelah dirinya meletakkan minuman tersebut di atas meja.

__ADS_1


" Tante bisa saja, iya Tante saya masih kerja di kantor. " jawab David dengan sopan.


" Waah bagus itu udah ada calon istrinya belum? kalau belum Tante kenalin sama anak Tante mau gak? Namanya Aura dia baru pulang dari kerja di jepang. " ujar Yuli lagi lalu duduk di samping David.


Baru saja David ingin menolak karena ingat statusnya yang sudah memiliki istri tapi sayang ibunya sudah lebih dahulu berbicara.


" Boleh juga Yul panggilkan dong Auranya biar kenalan sama David. " sambung Nuryati yang langsung memutuskan tanpa meminta persetujuan dari David.


" Oke aku panggilkan Auranya dulu ya? " sahut Yuli dan Nuryati pun mengangguk.


Yuli kembali masuk ke dalam untuk memanggil putrinya yang berada di dalam kamar.


" Ibu apa-apaan sih aku udah punya istri Bu. " ucap David dengan suara yang berbisik.


" Udah kamu diem aja nurut apa kata ibu, apa kamu mau jadi anak durhaka. " balas Nuryati yang ikut berbisik pula.


Dengan terpaksa David diam dan menuruti perintah ibunya karena dia tidak mau jadi anak yang durhaka.


" Ngomongin apa sih Yati kok bisik-bisik? " ujar Hani bertanya.


Cukup lama mereka menunggu akhirnya Yuli keluar bersama seorang wanita cantik, bertubuh tinggi semampai dengan body yang aduhai bak gitar spanyol, kulit putih bersih nan mulus, yang di balut dengan blouse crop top hitam lengan pendek dan rok span berwarna cream membuat Aura terlihat semakin cantik dan sexy.


Sebagai seorang lelaki David tentu terpesona dan terpana melihat kecantikan dan kesexyan tubuh Aura. Namun kekaguman David mendadak luntur saat wajah sang istri yang tiba-tiba saja melintas di dalam ingatannya.


" Astaghfirullah. " batin David yang langsung mengalihkan pandangannya dari tubuh Aura yang sedang pberjalan lenggak-lenggok mendekat ke arahnya.


" Kamu liat itu David cantikkan mana sexy lagi, Adira aja mah kalah. " ucap Nuryati yang sengaja memanas-manasi putranya.


" Ibu ini apa-apaan sih Adira gak bisa di bandingkan dengan wanita mana pun. " jawab David tidak suka.


" Alah sok jual mahal kamu David nanti kamu juga pasti jatuh ke pelukan Aura. " jawab Nuryati dengan yakin.


" Gak akan Bu, aku akan setia dengan istriku. " jawab David yang tetap berbisik.

__ADS_1


" Maaf ya sudah membuat kalian menunggu lama. " ucap Yuli yang baru saja tiba di ruang tamu bersama putrinya.


" Iya gak apa-apa, ini anak kamu Yuli? waaah cantik ya mana sexy lagi. " puji yang lainnya kecuali Hani.


" Cantikkan? Anakku ini namanya Aura dia baru pulang dari jepang dan anakku ini uangnya banyak loh hampir 1M berkat kerja di jepang. " ucap Yuli dengan bangga.


" Wah hebat banget anak kamu Yuli. " ucap yang lainnya lagi.


Yuli membawa Aura duduk di dekat David dan Nuryati.


" Aura kenalin ini David yang ibu ceritakan tadi dan ini ibunya namanya Tante Yati. " ucap Yuli memperkenalkan David dan Ibunya.


" Halo Tante aku Aura. " ucap Aura lalu mencium pipi kanan dan pipi kiri Nuryati.


" Kamu cantik banget Aura mana wangi lagi. " celetuk Nuryati.


" Tante Yati bisa aja, aku kan jadi malu. " ujar Aura.


Sedangkan David hanya diam saja dan sama sekali tidak memandang Aura karena takut khilaf. Sebagai seorang pria David sadar jika dia masihlah sangat lemah imannya, jadi dia lebih baik menghindari dari pada khilaf.


" Aura kenalin ini anak Tante namanya David dia tampan kan? " Nuryati Turut mengenalkan putranya pada Aura.


Aura memandang David dari atas hingga kebawah dan Aura cukup terpana melihat David yang memang terlihat tampan.


" Hai David aku Aura? " ucap Aura yang mengulurkan tangannya sambil tersenyum menggoda ke arah David.


David yang merasa terpanggil mau tak mau akhirnya menatap Aura secara langsung dan David semakin terpesona karena Aura jauh lebih cantik jika di lihat dari dekat.


" Hai juga Aura aku David. " ucap David yang membalas sapaan dari Aura sekaligus menyambut uluran tangannya.


Dan tanpa aba-aba Aura langsung mencium pipi kanan dan pipi kiri David di depan semua orang sambil menempelkan buah melon kembarnya.


David yang syok hanya diam terpaku melihat reaksi spontan dari Aura, apalagi saat dadanya merasakan kenyalnya melon kembar Aura membuat David hampir khilaf tapi beruntung lagi-lagi wajah istrinya melintas begitu saja di dalam pikirannya membuat David langsung menjauh dari Aura.

__ADS_1


" Maaf aku harus pergi, Ibu nanti pulangnya naik taksi saja ya? Aku baru ingat jika aku ada janji dengan temanku. " ucap David yang buru-buru langsung permisi tanpa sempat berpamitan pada teman-teman Ibunya.


__ADS_2